Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penyuluhan Edukasi Fisioterapi Komunitas dalam Meningkatkan Pengetahuan tentang Carpal Tunnel Syndrome dan Terapi Latihannya pada Komunitas Pekerja di Kantor Kecamatan Sukun T., Hendrawan; Anita Faradilla Rahim; Anisa Mila Prasetya
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/bkectj61

Abstract

Individu yang rutin bekerja di depan komputer dan menghabiskan berjam-jam dengan penggunaan mouse yang tidak tepat berisiko mengembangkan Gangguan Muskuloskeletal (MSDs). MSDs adalah kelompok kondisi kesehatan yang mempengaruhi otot, tendon, dan saraf. Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah contoh gangguan MSDs yang sering terjadi, khususnya di antara pekerja kantoran. CTS disebabkan oleh kompresi saraf median yang melintasi terowongan karpal di pergelangan tangan, yang bisa menyebabkan rasa sakit, kesemutan, dan kelemahan di tangan. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pekerja mengenai carpal tunnel syndrome dan latihan fisioterapi yang dapat dilakukan sendiri untuk mengatasinya. Metode penyuluhan meliputi edukasi tentang definisi, prevalensi, faktor risiko, gejala, serta manajemen fisioterapi melalui latihan yang dapat dilakukan mandiri, dengan menggunakan leaflet sebagai media promosi. Hasil dari penyuluhan edukasi fisioterapi yang dilaksanakan pada 29 Oktober 2024 di kantor kecamatan Sukun menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pekerja tentang carpal tunnel syndrome dan latihan fisioterapi yang dapat dilakukan secara mandiri.
Penyuluhan Fisioterapi Komunitas Lansia dalam Meningkatkan Pengetahuan tentang Latihan Fisioterapi yang Dapat Dilakukan Secara Mandiri di Rumah pada Kondisi Osteoarthritis Lutut di Puskesmas Janti Dewi Sawitri; Anita Faradilla Rahim; Anisa Mila Prasetya
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/zxf4zt71

Abstract

Abstrak: Penuaan yang mengarah pada status lanjut usia yang didefinisikan sebagai individu berusia 60 tahun atau lebih, membawa perubahan multifaset pada aspek fisik, mental, dan sosial. Proses biologis ini sering kali diiringi dengan penurunan daya tahan tubuh, meningkatkan kerentanannya terhadap penyakit degeneratif, salah satunya adalah osteoarthritis. Osteoarthritis, yang umumnya menyerang sendi lutut, dipicu oleh penurunan fungsi kondrosit dan kerusakan pada jaringan tulang rawan, seiring dengan proses penuaan. Penyuluhan kesehatan bagi lansia ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai osteoarthritis lutut serta latihan fisioterapi yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Metode yang diterapkan meliputi penyuluhan berbasis promosi kesehatan mengenai osteoarthritis lutut dan berbagai latihan yang dapat dilakukan di rumah, dengan menggunakan media poster sebagai sarana edukasi. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan, tetapi juga menyelenggarakan sesi tanya jawab untuk mengidentifikasi keluhan-keluhan yang dialami lansia dalam komunitas. Selain itu, dilakukan pula edukasi dan praktikum latihan fisioterapi yang bisa diimplementasikan secara mandiri oleh lansia. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman lansia tentang osteoarthritis lutut serta penerapan latihan fisioterapi yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah di lingkungan Puskesmas Janti.
PROGRAM EDUKASI FISIOTERAPI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN MANAJEMEN DISMENORE PADA KOMUNITAS REMAJA PUTRI DI SMP NASIONAL MALANG Purukan, Anisya Setya Anggriani; Anita Faradilla Rahim; Anisa Mila Prasetya
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/20qh4g09

Abstract

Nyeri haid atau juga dikenal sebagai dismenore adalah gangguan menstruasi yang sering dialami remaja. Nyeri ini muncul menjelang menstruasi dan berlangsung selama dua hari atau selama menstruasi. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengedukasi remaja perempuan mengenai dismenore dan penanganan nyeri dengan latihan fisioterapi. Metode pengambilan sampel menggunakan kuisioner pre-post test untuk mengetahui pemahaman sampel terhadap materi yang diberikan, dengan sampel yang diambil pada penyuluhan ini ialah 40 orang siswi kelas 7 SMP Nasional Malang. Diagram post-test menunjukkan hasil dari 5 pertanyaan yang diberikan kepada 40 orang siswi perempuan didapatkan hasil semua siswi menjawab ya pada setiap pertanyaan. Berdasarkan post-test menunjukkan keberhasilan kegiatan penyuluhan ini dalam meningkatkan pengetahuan siswi SMP Nasional Malang. Proses penyuluhan terkait dismenore berjalan dengan lancar, sehingga pemahaman dan wawasan  para remaja perempuan SMP Nasional Malang terkait dengan dismenore meningkat, sehingga peserta mampu meminimalisir nyeri yang dirasakan dengan  latihan yang telah diberikan secara mandiri.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KOMUNITAS FUTSAL SMP NASIONAL MALANG MENGENAI METODE PRICE DALAM PENANGANAN CEDERA rianni, Fatmarianni; Anita Faradilla Rahim; Anisa Mila Prasetya
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/0p97x441

Abstract

Atlet pada sekolah menengah, perguruan tinggi dan tingkat yang lebih tinggi sering kali mendapatkan penekanan pada kemampuan mereka untuk bersaing, atlet yang mengalami ini biasanya mengalami cedera karena melakukan aktivitas melampaui aktivitas sebelumnya seperti berlatih. Penyuluhan bertujuan untuk mendukasi komunitas futsal mengenai penanganan pertama cedera.  Penyuluhan ini memiliki 13 sampel yang merupakan peserta komunitas fustal SMP Nasional Malang, metode yang dilakukan penyuluhan ini berupa promosi kesehatan mengenai penanganan pertama cedera menggunakan power point dan poster dengan tujuan pemahaman peserta komunitas, mengetahui pemahaman penanganan cedera pada peserta komunitas futsal menggunakan kuisioner pre-posttest. Proses penyuluhan berjalan dengan lancar sehingga peserta Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan pada komunitas futsal SMP Nasional Malang mendapatkan pemahaman dan wawasan terkait dengan metode PRICE untuk penanganan pertama cedera, sehingga peserta mampu melakukan metode PRICE ini untuk penanganan pertama cedera secara mandiri dan mampu melakukannya
EDUKASI FISIOTERAPI MENGENAI POSTUR DUDUK ERGONOMIC UNTUK MENCEGAH KIFOSIS PADA KOMUNITAS REMAJA SMP NASIONAL MALANG Simbolon, Melisa Cindy; Anita Faradilla Rahim; Anisa Mila Prasetya
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/neb09q21

Abstract

Kifosis adalah kelainan postur yang banyak dialami anak dan remaja, terjadi akibat kelengkungan abnormal tulang belakang yang menyebabkan punggung atas tampak bungkuk. Kondisi ini semakin umum di kalangan pelajar yang sering duduk lama tanpa postur ergonomis. Penyuluhan bertujuan untuk mengedukasi komunitas anak dan remaja SMP tentang kifosis terutama tentang gejala gejala dan faktor penyebab terjadinya kifosis, serta latihan peregangan untuk duduk dalam waktu yang lama. Penyuluhan ini memiliki 70 sampel yang merupakan siswa kelas 7 SMP Nasional Malang, metode yang dilakukan, berupa promosi kesehatan tentang kifosis, dengan menggunakan poster dan powerpoint sebagai media, dengan tujuan pemahaman remaja SMP kelas 7, melakukan tanya jawab untuk mengetahui informasi tentang kifosis dan mengedukasi dengan latihan-latihan dan penanganan yang bisa dilakukan untuk mencegah kifosis, menggunakan kuisioner pre-post test. Penyuluhan berhasil meningkatkan pemahaman siswa, ditunjukkan pada tahap pre-test, hanya 14.3% siswa yang memahami konsep dasar kifosis dan pentingnya postur duduk ergonomis. Setelah penyuluhan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 95.7% siswa memahami materi dan latihan pencegahan secara mandiri.