Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INOVASI ABON IKAN TONGKOL BERBASIS EKONOMI IRU DI DUSUN PANDANAN DESA MALAKA KECAMATAN PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA Tira, Hendry; Mandragiri, I Gde Ananta Wijaya; Hidayat, Lalu Ramdoni; Mettasari, Febriani; Putriani, Era; Wati, Ema Rahma; Mardiyani, Vini; Hidayah, Alvin; Syafitri, Dea Dahlania; Jayatri, Ika; Irfani, Nurul Kasytiana
Jurnal Bakti Nusa Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v5i2.131

Abstract

Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, memiliki potensi sumber daya laut yang melimpah, khususnya ikan tongkol yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas Mataram bertujuan untuk membuat pelatihan inovasi rasa baru pada produk abon ikan tongkol dan sekaligus promosi produk. Metode yang digunakan ialah observasi dan wawancara pada awal survei dengan menghasilkan metode pelatihan yang rinci. Melalui pelatihan ini telah menghasilkan inovasi abon ikan rasa baru, berupa Spicy Lime Leaves. Selain itu, promosi produk dilakukan melalui media sosial seperti Instagram, Shopee, dan TikTok Shop untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan.
Analisis Kesejahteraan Ekonomi Rumah Tangga Petani Padi Berprevalensi Stunting di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah Ayu, Candra; Mettasari, Febriani
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i1.4864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kegiatan ekonomi produktif rumah tangga petani berprevalensi stunting di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah, (2) mengetahui kesejahteraan ekonomi rumah tangga petani padi yang berprevalensi stunting di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Unit analisis dalam penelitian ini adalah rumah tangga petani padi yang memiliki balita kondisi  stunting di kedua desa tersebut. Sampel ditentukan dengan teknik quota sampling sebanyak 30 responden. Alat analisis yang digunakan meliputi perhitungan pendapatan rumah tangga, konsumsi rumah tangga, dan nilai tukar petani (NTP) dan perbandingan pendapatan rumah tangga dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Lombok Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekonomi produktif rumah tangga petani padi meliputi sektor pertanian (usahatani padi, buruh tani, beternak) dan non-pertanian (pedagang, perangkat desa, buruh bangunan, guru/penjaga sekolah). Berdasarkan analisis nilai tukar petani, rumah tangga petani berprevalensi stunting di Kecamatan Praya tergolong tidak sejahtera, karena nilai NTP sebesar 0,9245 dan lebih kecil dari 1. Sedangkan berdasarkan indikator standar gaji minimum Kabupaten Lombok Tengah, terdapat 17 rumah tangga petani atau 56,67% yang tergolong sejahtera dan 13 rumah tangga petani atau 43,33% tergolong tidak sejahtera. Analysis of the Economic Walfare of Rice Farmer Households with Stunting Prevalence in Praya District, Central Lombok Regency Abstract The study aims to: (1) identify the productive economic activities of rice farmer households with stunting prevalence in Praya District, Central Lombok, and (2) assess the economic welfare of these rice farmer households. The research method is descriptive. The study area was selected purposively. The unit of analysis consists of rice farmer households with stunted toddlers in the two villages. A quota sampling technique was used to select 30 respondents. The analysis tools include calculations of household income, household consumption, farmer exchange rate (NTP),and  comparison of household income to the Central Lombok Regency Minimum Wage (UMK). The results show that the productive economic activities of rice farmer households include agricultural sectors (rice farming, farm labor, livestock) and non-agricultural sectors (traders, village officials, construction workers, teachers/school guards). Based on the farmer exchange rate analysis, rice farmer households with stunting prevalence in Praya District are categorized as not prosperous, as the NTP value is 0.9245, less than 1. Meanwhile, according to the minimum wage standard of Central Lombok Regency, 17 farmer households (56.67%) are considered prosperous and 13 households (43.33%) are not.