Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Sosialisasi Perpajakan, Kualitas Pelayanan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Di KPP Medan Barat Rosanna Purba; Rika Mei Hayani Ginting
JURNAL MUTIARA AKUNTANSI Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Mutiara Akuntansi Volume 3 No. 1 Tahun 2018
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.1 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah Kesadaran Wajib Pajak, Sosialisasi Perpajakan, dan Kualitas Pelayanan berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Penelitian ini dilakukan di KPP Pratama Medan Barat. Metodologi penelitian dalam skripsi ini adalah dengan menggunakan desain peneltian kausal, dengan teknik pengambilan sampel yaitu Sampling Insidental sebesar 100 sampel. Jenis data yang dipakai adalah data primer, data diperoleh dari Koesioner yang telah dibagikan. Data yang telah dikumpulkan terlebih dahulu dilakukan Uji Klasik sebelum melakukan pengujian hipotesis, yaitu uji Normalitas, Autokorelasi, Heterokedasitas, dan Multikolinearitas. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan regresi berganda, dengan uji signifikan parsial, uji signifikan simultan dan uji koefisien determinasi. Hasil analisis secara parsial dan simultan menunjukkan bahwa Kesadaran Wajib Pajak, Sosialisasi Perpajakan, dan Kualitas Pelayanan berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. , dari persamaan linear mempunyai pengaruh positif. Variasi atau perubahan dalam Kepatuhan Wajib Pajak dapat dijelaskan oleh variasi variabel Kesadaran Wajib Pajak, Sosialisasi Perpajakan, dan Kualitas Pelayanan sebesar R2 = 45,6%. Serta mempunyai hubungan yang kuat sebesar R = 0,675. Kata kunci : Kesadaran Wajib Pajak, Sosialisasi Perpajakan, Kualitas Pelayanan, Kepatuhan Wajib Pajak
ANALISIS MEKANISME PEMOTONGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 PADA PERUM BULOG KANTOR DIVRE SUMATERA UTARA Renika Hasibuan; Rosanna Purba
JURNAL MUTIARA AKUNTANSI Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Akuntansi Volume 3 No. 2 Tahun 2018
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.12 KB)

Abstract

Pajak sebagai iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang dengan tidak mendapatkan jasa timbal balik yang langsung dapat ditujukkan dan digunakan untuk membayar pengeluaran umum. Salah satu pajak penghasilan adalah pajak penghasilan pasal 23. Dalam pajak penghasilan terdapat pemotongan, penyetoran, dan pelaporan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mekanisme pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak penghasilan pasal 23 pada Perum Bulog Kantor Divre Sumatera Utara. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian pada Perum Bulog Kantor Divre Sumatera Utara telah melaksanakan pemotongan dengan tarif 2% dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, penyetoran dan pelaporan pajak penghasilan pasal 23 sering mengalami keterlambatan dan tidak sesuai dengan peraturan menteri keuangan No. 80/PMK.30/2013 tentang tanggal jatuh tempo penyetoran dan pelaporan pajak penghasilan pasal 23. Kata kunci : Pemotongan, Penyetoran, dan Pelaporan
PENGARUH SELF ASSESMENT SYSTEM DAN KETEPATAN PELAPORAN SPT TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA MEDAN BELAWAN Rosanna Purba
JURNAL MUTIARA AKUNTANSI Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Mutiara Akuntansi Volume 4 No. 1 Tahun 2019
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.042 KB)

Abstract

This study aims to analyze the effect of self assessment system and the accuracy of SPT reporting on receipt of Value Added Tax (VAT) at the KPP Pratama Medan Belawan. Each self assessment system variable and the accuracy of SPT reporting will be tested and analyzed partially and simultaneously on receipt of VAT. The study sample was a Taxable Entrepreneur registered at the KPP Pratama Medan Belawan in the 2014-2016 period. The method of data collection uses library and field methods. The method used in this study is a quantitative approach, with a type of quantitative descriptive research. The statistical model used is a multiple linear regression model by SPSS program. The conclusion of this study is that partially the self assessment system variable significantly influences the receipt of VAT. Likewise the variable accuracy of SPT reporting also significantly influences the receipt of VAT. Based on the results of the simultaneous test, the self assessment system variable and the accuracy of the joint SPT reporting together have a significant effect on receipt of VAT.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI PERUSAHAAN PADA SEKTOR ANEKA INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Rosanna Purba
JURNAL MUTIARA AKUNTANSI Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Mutiara Akuntansi Volume 4 No. 2 Tahun 2019
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the factors that affecting the firm value in basic industrial and chemical sectors companies listed in Indonesia Stock Exchange. The factors consist of tax avoidance, information transparency and earnings management. Each factors will be tested and analyzed partially and simultaneously on the firm value. The study population was manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange. The sample was basic industrial and chemical sectors companies listed in Indonesia Stock Exchange in the 2014-2017 period. The method of data collection uses purposive sampling by using of secondary data. The method used in this study is a quantitative approach, with a type of quantitative descriptive research. The statistical model used is a multiple linear regression model by SPSS program.The conclusion of this study is that partially information transparency variable influences on the firm value. Otherwise the tax avoidance and earnings management variables have no influence on the firm value. Based on the results of the simultaneous test, tax avoidance, information transparency and earnings management variables together have influence significantly on the firm value.
PENGARUH PERSEPSI WAJIB PAJAK ATAS PEMBERLAKUAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 23 TAHUN 2018, PEMAHAMAN PERPAJAKAN, DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI KOTA MEDAN Heri Enjang Syahputra; Rosanna Purba; Andre Agasi Subandi Sitompul
JURNAL MUTIARA AKUNTANSI Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Mutiara Akuntansi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taxpayer Perceptions of the Enforcement of PP No. 23/2018, Understanding Taxation, and Tax Sanctions affect the Compliance of Taxpayers for Micro, Small and Medium Enterprises in Medan City. The population in this study is 1,016 Taxpayers for Micro, Small and Medium Enterprises who are registered at the Office of Cooperatives and Micro, Small and Medium Enterprises, Medan City. The sample in this study was 91 taxpayers for Micro, Small and Medium Enterprises in Medan City. The data collection method is a questionnaire that is distributed to respondents. The analysis prerequisite test includes normality test, linearity test, heteroscedasticity test, and multicollinearity test. Data analysis techniques used are partial significant test analysis (t-test), simultaneous significant test analysis (F-test), and the coefficient of determination (R -Square). The results of the partial and simultaneous analysis show that the Taxpayers' Perception of the Enforcement of Government Regulation No. 23/2018, Understanding of Taxation, and Tax Sanctions have a significant effect on Taxpayer Compliance for Micro, Small and Medium Enterprises in Medan City. The linear regression equation Y = 0.985 + 0.579X1 + 0.295X2 + 0.360X3 + e also shows a positive effect. Variations or changes in MSME Taxpayer Compliance can be explained by variations in the Taxpayer's Perception of the Enforcement of Government Regulation No. 23 of 2018, the understanding of taxation and tax sanctions is R2 = 24.8%, and has a strong enough relationship of R = 0.498.
PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN INTELLECTUAL CAPITAL MELALUI VALUE ADDED INTELLECTUAL COEFFICIENT (VAIC™) PADA PERUSAHAAN SEKTOR ANEKA INDUSTRI DI BURSA EFEK INDONESIA Tia Novira Sucipto; Rosanna Purba
JURNAL ILMIAH SIMANTEK Vol 2 No 3 (2018): JURNAL ILMIAH SIMANTEK
Publisher : LP2MTBM MAKARIOZ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.381 KB)

Abstract

Seiring dengan semakin tingginya pengakuan akan intellectual capital sebagai salah satu keunggulan kompetitif (competitive advantage) dan nilai tambah bagi perusahaan, maka dibutuhkan suatu alat ukur terhadap intellectual capital tersebut. Salah satu alat ukur yang dapat digunakan adalah VAIC™ (Value Added Intellectual Coefficient) yang dikembangkan oleh Pulic (2000). Akan tetapi Pulic tidak mengukur secara langsung intellectual capital perusahaan melainkan mengajukan suatu ukuran untuk menilai efisiensi dari nilai tambah sebagai hasil dari kemampuan intelektual perusahaan (Value Added Intellectual Coefficient-VAIC™). Selanjutnya, komponen dari VAIC™ dapat dilihat dari sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan yaitu physical capital (VACA-value added capital employed), human capital (VAHU-value added human capital), dan structural capital (STVA-structural capital value added).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh dari Intellectual Capital (VAIC™) dan kinerja keuangan perusahaan (ROA, ROE, EPS, ATO, dan GR) pada perusahaan Sektor Aneka Industri di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2011 – 2015. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian eksplanatoris. Populasi penelitian adalah perusahaan sektor aneka industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2015. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intellectual capital (VAIC™) berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan kontribusi sebesar 24,9%, kemudian Intellectual capital (VAIC™) berpengaruh signifikan terhadap ROE dengan kontribusi sebesar 23,8%, Intellectual capital (VAIC™) berpengaruh signifikan terhadap EPS dengan kontribusi sebesar 5,6%, Intellectual capital (VAIC™) berpengaruh signifikan terhadap ATO dengan kontribusi sebesar 12,6%, dan Intellectual capital (VAIC™) berpengaruh signifikan terhadap GR dengan kontribusi sebesar 9,4%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Intellectual capital (VAIC™) berpengaruh signifikan terhadap ROA, ROE, EPS, ATO dan GR
Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada PT.Pelabuhan Indonesia I (Persero) Periode 2013-2017 : (Berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor: KEP-100/MBU/2002) Rosanna Purba; Renika Hasibuan; Prananda Akbar Syam
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2021): Article Research Volume 5 Number 2, Agustus 2021
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v5i2.452

Abstract

This study aims to determine and analyze the level of financial performance at PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) for the period 2013-2017 in terms of financial ratio analysis based on the Decree of the Minister of BUMN No: KEP-100/ MBU/2002. Information on the condition of the company's financial performance is necessary to maintain the company's existence from competition. The analytical method used is descriptive method with a quantitative approach, with data collection techniques in the form of documentation studies. The data analyzed were the financial statements of PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero), which is the income statement and statement of financial position (balance sheet) for the period 2013-2017. Assessment of the performance level from the financial aspect based on the Decree of the Minister of BUMN No: KEP-100/MBU/2002 uses 8 (eight) financial ratio indicators, which is Return On Equity, Return On Investment, Cash Ratio, Current Ratio, Collection Periods, Inventory Turnover, Total Asset Turn Over, and the Ratio of Equity Capital to Total Assets. The results of the assessment of financial performance PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) received a healthy predicate with the AA category in a row during the period 2013 to 2017.
PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA Derma Tasya Sinaga; Yansen Siahaan; Rosanna Purba; Jubi Jubi
JURNAL AKUNTANSI FINANCEIAL STIE SULTAN AGUNG Vol 1, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.894 KB) | DOI: 10.37403/financial.v1i1.6

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran profitabilitas dan harga saham serta untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap harga saham pada Perusahaan Sektor Pertambangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Objeknya adalah Perusahaan Sektor Pertambangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2009 sampai dengan 2013 yang mempublikasikan laporan keuangannya yang telah diaudit secara berturut-turut selama tahun penelitian serta tidak pernah mengalami posisi laba bersih negatif selama tahun penelitian berjumlah 13 perusahaan. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik (uji normalitas, uji heteroskedastisitas & uji autokorelasi), analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Terdapat 11 perusahaan yang profitabilitas dan harga saham di bawah rata-rata dan 2 perusahaan di atas rata-rata, 2) Hasil pengujian regresi adalah LnH_SAHAM = 4,376 + 0,626LnEPS + ε berarti profitabilitas berpengaruh positif terhadap harga saham. 3) Kekuatan hubungan kedua variabel adalah kuat dan positif, yaitu r = 0,786 dan koefisien determinasi sebesar 61,7%, dan sisanya 38,3 % dijelaskan oleh faktor lainnya yang yang tidak dibahas dalam penelitian ini. 4) Hipotesis penelitian H0 ditolak, artinya profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham pada Perusahaan Sektor Pertambangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan melalui uji hipotesis, dimana hasil uji thitung 9,673 > ttabel 2,00172.
PENGARUH CURRENT RATIO TERHADAP PERUBAHAN LABA PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Lestari Fransiska; Yansen Siahaan; Rosanna Purba; Elly Susanti
JURNAL AKUNTANSI FINANCEIAL STIE SULTAN AGUNG Vol 1, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.677 KB) | DOI: 10.37403/financial.v1i1.2

Abstract

Tujuan penelian ini adalah untuk mengetahui gambaran current ratio dan perubahan laba serta untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh current ratio terhadap perubahan laba pada perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Objek penelitian adalah Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 yang telah memenuhi kriteria yaitu sebanyak 19 perusahaan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana, koefisien korelasi, determinasi dan uji t. Analisis data dilakukan dengan menggunakan bantuan software statistic SPSS 19.Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Current Ratio baik, Perubahan Laba cukup baik. 2) Ada pengaruh negatif antara Current Ratio terhadap Perubahan Laba. 3) Terdapat pengaruh yang tidak signifikan antara Current Ratio terhadap Perubahan Laba sebesar 26,1 persen. 4) Hipotesis penelitian H0 ditolak artinya Current Ratio berpengaruh negatif terhadap Perubahan Laba pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Penelitian ini menyimpulkan bahwa apabila hasil pengukuran current ratio meningkat maka akan menyebabkan menurunnya perubahan laba, sebaliknya apabila hasil pengukuran current ratio menurun maka akan menyebabkan meningkatnya perubahan laba. Hal ini disebabkan karena efisiensi biaya modal.
PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PADA PT BRIDGESTONE SUMATRA RUBBER ESTATE KABUPATEN SIMALUNGUN Dika Wahyu Agus Miran; Yansen Siahaan; Mahaitin H Sinaga; Rosanna Purba
JURNAL AKUNTANSI FINANCEIAL STIE SULTAN AGUNG Vol 1, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.544 KB) | DOI: 10.37403/financial.v1i1.7

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan akuntansi pertanggungjawaban sebagai alat pengendalian biaya dan untuk mengetahui apakah penerapan akuntansi pertanggungjawaban berperan sebagai alat pengendalian biaya pada PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate Kabupaten Simalungun. Data yang dibutuhkan diperoleh dengan menggunakan motode wawancaradan  dokumentasi. Data tersebut dianalisis dengan analisis deskriptif dan induktif.Hasil penelitian dapat disimpulkan PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate sudah menerapkan akuntansi pertanggungjawaban dengan memadai. Hal ini dapat dilihat dari struktur organisasi, anggaran biaya, penggolongan biaya, sistem akuntansi biaya, dan sistem pelaporan biaya. Namun dari penggolongan biaya masih terdapat kelemahan yang dilakukan oleh perusahaan di antaranya tidak adanya pemisahan  biaya  terkendali  dan  biaya tidak terkendali. Pada pengendalian biaya perusahaan sudah memenuhi seluruh prosedur dalam pengendalian biaya di antaranya menetapkan tolak ukur standar (anggaran), melaksanakan pencatatan hasil atas pelaksanaan yang sebenarnya dan melaksanakan perbandingan terhadap pelaksanaan hasil yang sebenarnya dengan standar-standar yang ditetapkan.