Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dari Eco-Masjid Menuju Green Campus: Transformasi Kesadaran Lingkungan Melalui Peran Strategis Masjid Restya, Winda Putri Diah; Zainab, Syarifah; Maisyarah, Siti; Alfarizy, Rizky
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i4.23187

Abstract

Isu permasalahan lingkungan adalah sesuatu yang urgen untuk dibahas dan ditangani karena kualitas lingkungan akan secara langsung mempengaruhi kualitas hidup manusia dan kehidupan generasi yang akan datang. Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia, memiliki masjid yang tidak hanya bisa dipergunakan sebagai fasilitas ibadah tradisional, tetapi juga dapat memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran lingkungan dan mendorong tindakan berkelanjutan (environmental sustainability). Namun, banyak pengurus masjid yang belum menyadari bahwa masjid dapat menjadi bagian dalam mendidik masyarakat tentang isu-isu lingkungan dan keberlanjutan yaitu melalui program Eco-Masjid. Program Eco-Masjid bertujuan untuk mengubah masjid dari pusat ibadah tradisional menjadi pusat inovasi berkelanjutan yang mendukung terwujudnya konsep “green campus” dan “green economy” di masa depan. Melalui metode Asset-Based Community Development (ABCD), pengabdian ini telah berhasil mengatasi beberapa permasalahan utama yang dihadapi oleh masjid terkait pengelolaan sumber daya dan kesadaran lingkungan. Pengabdian ini juga berhasil memberdayakan komunitas masjid dengan memaksimalkan potensi yang ada untuk mencapai tujuan bersama.
ENHANCING MENTAL HEALTH LITERACY THROUGH SOCIALIZATION AMONG STUDENTS OF BAITUL ARQAM MUHAMMADIYAH ISLAMIC BOARDING SCHOOL, SIBREH" Zainab, Syarifah; Alfarizy, Rizky; Rahma, Lisa; Khotimah, Khoirul Rizki; Vatarisa, Desika
ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Vol 5, No 1 (2025): Vol 5 No 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/abdimu.v5i1.2420

Abstract

Mental health is a crucial aspect in developing individuals who are emotionally, psychologically, and socially healthy, especially during adolescence, a vulnerable period for mental disorders. Pesantren, as boarding-based educational institutions, face high stress levels, compounded by low mental health literacy and social stigma that hinder help-seeking behavior. Based on initial screening at Pesantren Baitul Arqam Sibreh, most santri showed limited understanding of mental health and emotional management skills. This community service was conducted through an educational workshop using a participatory learning approach for 32 santri. Activities included a pre-test, interactive material delivery, educational games, and a post-test. Evaluation results indicated improved understanding and positive attitudes toward mental health, with 85% of participants showing significant change. This activity effectively increased mental health literacy and encouraged openness and help-seeking. In conclusion, the socialization plays an important role in creating a more supportive pesantren environment and serves as a foundation for further programs promoting and preventing mental health issues among santri. Keywords: mental health, mental health literacy, santri, pesantren, mental health promotion
Dari Eco-Masjid Menuju Green Campus: Transformasi Kesadaran Lingkungan Melalui Peran Strategis Masjid Restya, Winda Putri Diah; Zainab, Syarifah; Maisyarah, Siti; Alfarizy, Rizky
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i4.23187

Abstract

Isu permasalahan lingkungan adalah sesuatu yang urgen untuk dibahas dan ditangani karena kualitas lingkungan akan secara langsung mempengaruhi kualitas hidup manusia dan kehidupan generasi yang akan datang. Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia, memiliki masjid yang tidak hanya bisa dipergunakan sebagai fasilitas ibadah tradisional, tetapi juga dapat memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran lingkungan dan mendorong tindakan berkelanjutan (environmental sustainability). Namun, banyak pengurus masjid yang belum menyadari bahwa masjid dapat menjadi bagian dalam mendidik masyarakat tentang isu-isu lingkungan dan keberlanjutan yaitu melalui program Eco-Masjid. Program Eco-Masjid bertujuan untuk mengubah masjid dari pusat ibadah tradisional menjadi pusat inovasi berkelanjutan yang mendukung terwujudnya konsep “green campus” dan “green economy” di masa depan. Melalui metode Asset-Based Community Development (ABCD), pengabdian ini telah berhasil mengatasi beberapa permasalahan utama yang dihadapi oleh masjid terkait pengelolaan sumber daya dan kesadaran lingkungan. Pengabdian ini juga berhasil memberdayakan komunitas masjid dengan memaksimalkan potensi yang ada untuk mencapai tujuan bersama.
Differences in Self-disclosure Levels between Real World and Cyberspace in Students with Introverted Personalities ALFARIZY, RIZKY; Selian, Sri Nurhayati
Nosipakabelo: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 6 No. 02 (2025): NOSIPAKABELO: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING KEISLAMAN
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/nosipakabelo.v6i02.4370

Abstract

This research aims to understand the experiences of students with introverted personalities in carrying out self-disclosure (Self-disclosure) in two interaction contexts, namely the real world (face to face) and the virtual world (online). This research uses a qualitative approach with phenomenological methods that focus on subjective meaning of participants' experiences. The research subjects consisted of three Muhammadiyah University of Aceh students who had introverted personality tendencies and actively used social media. Data were obtained through in-depth interviews and non-participant observations, then analyzed using Miles and Huberman's interactive model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Results show that introverted students find it easier to open up in cyberspace due to a sense of security, privacy, anonymity and control over self-expression, whereas in the real world self-openness is limited and selective. Cyberspace provides a safe space for expressing thoughts and feelings, while the real world becomes a means of building more authentic social relationships. The balance of self-openness in both contexts plays an important role in supporting healthy communication and the psychological well-being of introverted students.