Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendekatan Edukatif Teka-Teki Matematika untuk Peningkatan Numerasi di SDN 065/IV Kota Jambi Alim, Khairul; Pratiwi, Nurul; Bemis, Restina; Al Faruqi, Fiqri; Safitri, Ayu Nadila; Shalihin, Muhammad Irhash
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 02 Nomor 02 (Oktober 2024)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v2i2.4734

Abstract

Kemampuan numerasi berperan penting dalam pengembangan berpikir logis dan kritis siswa, terutama di tingkat sekolah dasar. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan numerasi siswa SDN 065/IV Kota Jambi melalui permainan teka-teki matematika yang interaktif. Program ini dilaksanakan oleh dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi untuk meningkatkan literasi numerasi dan mengurangi kecemasan siswa terhadap matematika. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, di mana siswa terlibat dalam permainan kelompok yang dirancang untuk mengasah keterampilan berhitung dan pemecahan masalah secara logis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam motivasi dan kemampuan numerasi siswa, yang terlihat dari partisipasi aktif dan hasil soal numerasi yang meningkat hingga 85% siswa dapat menjawab dengan benar. Permainan edukatif ini terbukti membantu siswa mengatasi ketakutan terhadap matematika dan merangsang minat belajar mereka. Temuan ini menyoroti efektivitas permainan edukatif sebagai solusi yang relevan untuk peningkatan kemampuan numerasi di sekolah dasar. Ke depan, diharapkan model pengabdian ini dapat berlanjut dengan pengembangan permainan yang sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif siswa dan diterapkan dalam konteks lebih luas.
Integrasi Smartphone dan ImageJ sebagai Inovasi Digital untuk Praktikum Deteksi Pencemaran Air di SMAN 13 Jambi Rahayu, Martina Asti; Erliana, Dina; Tarigan, Indra Lasmana; Wijaya, Dhian Eka; Permana, Edwin; Safitri, Ayu Nadila
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpmittc.v4i2.4015

Abstract

Limited laboratory facilities have become a major obstacle in conducting science practicums at SMA Negeri 13 Jambi. In fact, laboratory activities are essential components of science education to develop students’ scientific skills and contextual conceptual understanding. This community service program aimed to enhance the capacity of teachers and students in conducting simple digital-based practicums using Smartphone Digital Image Colorimetry (SDIC) and the ImageJ software as an alternative to conventional spectrophotometry. The program employed a participatory and quasi-experimental approach through five main stages: (1) preparation and coordination with the school, (2) training on water pollution concepts and digital colorimetry principles, (3) demonstration of Fe²⁺ detection in environmental water samples using 1,10-phenanthroline, (4) color image analysis using ImageJ, and (5) evaluation of participants’ understanding and satisfaction. The subjects consisted of 25 eleventh-grade science students and 4 accompanying teachers selected purposively. Evaluation was conducted through pre- and post-tests, observation of practical skills, and satisfaction questionnaires. The results showed an average increase of 42.5% in students’ understanding after participating in the training, with a significant improvement in their ability to analyze color data. Additionally, 92% of participants stated that the SDIC method was engaging, easy to apply, and increased their interest in science practicums. The program produced printed and digital practical modules, ImageJ tutorial videos, and a contextual learning model that can be replicated in other schools with limited facilities. Therefore, the application of SDIC proved effective as an innovative, low-cost, and practical science learning approach that supports the strengthening of digital science literacy in secondary schools.
PENGEMBANGAN DAN VALIDASI METODE PENENTUAN RESIDU PELARUT DALAM BAHAN FARMASI AKTIF LAMIVUDIN MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI GAS Safitri, Ayu Nadila; Abshar, Irham Fauzi; Herlambang, Aldillah
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelarut kimia yang digunakan dalam sintesis bahan farmasi aktif dapat tertinggal sebagai residu pelarut yang berdampak negatif bagi kesehatan. Bahan farmasi aktif lamivudin beresiko mengandung residu pelarut berupa etanol, isopropil asetat, metanol dan trietilamina. Sedangkan metode penentuan residu pelarut dalam bahan farmasi aktif lamivudin sulit untuk diimplementasikan dan membutuhkan biaya yang mahal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi metode penentuan residu pelarut dalam bahan farmasi aktif lamivudin yang sederhana, tepat, dan akurat dengan menggunakan kromatografi gas. Percobaan dilakukan dengan sistem kromatografi gas (Sistem GC Shimadzu) yang dilengkapi dengan detektor ionisasi nyala. Hasil yang diperoleh dibandingkan dengan batas yang ditentukan dari pedoman standar USP. Parameter validasi dilakukan dengan mengevaluasi spesifisitas, linearitas, presisi, akurasi, batas deteksi, batas kuantifikasi, kestabilan larutan dan ketahanan. Tidak adanya interferensi puncak menunjukkan metode tersebut spesifik. Hubungan linear dievaluasi pada rentang 1-150% dan diperoleh koefisien regresi R’ untuk residu pelarut ≥0,9974. Nilai batas deteksi dan kuantifikasi memenuhi syarat dengan penentuan signal-to-noise (S/N). Nilai presisi pada enam kali pengulangan dan akurasi pada level konsentrasi 80%, 100% dan 120% menghasilkan nilai sesuai persyaratan. Pengujian ketahanan dengan modifikasi parameter tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Semua larutan standar dan sampel menunjukkan kestabilan hingga 12 jam. Metode kromatografi gas yang sederhana, spesifik, akurat, presisi dan tangguh berhasil dikembangkan dan divalidasi.