Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ventilator Associated Pneumonia dengan Faktor Determinan terkait Pemasangan Ventilator Mekanik Usman, Rini; Martalena, Martalena; Nurhamidah, Nurhamidah; Afriani, Lisa; Ariyasra, Utami; Sari, Sri Rahma
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i2.2302

Abstract

Ruangan Intensive Care Unit merupakan unit perawatan intensif dan diidentifikasi sebagai target mutu pelayanan dan keselamatan pasien dirumah sakit. Pasien ICU didominasi menggunakan ventilator mekanik yang berdampak kejadian Ventilator Associated Pneumonia (VAP). Pencegahan infeksi nosokomial menjadi landasan salah satunya penerapan bundels VAP dalam perawatan untuk pencegahan VAP. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor determinan kejadian VAP pada pasien yang terpasang ventilator mekanik. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan menggunakan teknik total sampling. Sampel penelitian semua subjek menggunaan ventilator mekanik di ICU yang memenuhi kriteria inklusi 54 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tervalidasi setelah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha (r = 0,694). Analisa data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan analisa multivariat menggunakan uji Regresi Logistik Berganda. Hasil penelitian menunjukkan faktor paling dominan yang mempengaruhi kejadian VAP dengan pasien terpasang ventilator yaitu Glasgow Coma Scale (GCS) p < 0,05 OR= 2,596 95%CI (1,021-6,601) yang artinya GCS memberikan pengaruh sebesar 25,96 kali terhadap kejadian VAP dan penyakit gagal ginjal p < 0,05, OR= 1,182 95%CI (1,070-5,560) yang artinya penyakit gagal ginjal memberikan pengaruh sebesar 11,82 kali terhadap kejadian VAP. Simpulan penelitian menunjukkan penyakit komorbid seperti gagal ginjal adalah salah satu faktor determinan terjadinya VAP. Berdasarkan tindakan yang telah dilakukan oleh perawat di ruangan ICU dalam penatalaksanaan pencegahan VAP sudah dilaksanakan sesuai dengan skor GCS dan bundles VAP.
Pendampingan Edukasi Gizi dan Demonstrasi MPASI Berbahan Lokal bagi Ibu Hamil dan Balita di Kota Padang, Sumatera Barat Helmizar, Helmizar; Azrimaidaliza, Azrimaidaliza; Putri, Yosi Irene; Zain, Gilang Ramadhan; Febmahanelal, Angel; Sari, Sri Rahma; Ariyasra, Utami
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2389

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan prevalensi nasional sebesar 21,6% berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas anak pada masa dewasa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik gizi ibu hamil serta orang tua balita melalui edukasi gizi dan demonstrasi pembuatan MPASI berbahan pangan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif, meliputi pendampingan edukasi gizi, pelatihan pembuatan MPASI lokal, serta evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan terhadap 45 ibu hamil dan 52 balita di Kota Padang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang jelas pada pemahaman peserta terhadap gizi seimbang, di mana mayoritas mulai menerapkan menu MPASI berbahan lokal yang lebih variatif dan bergizi. Perbaikan juga tampak pada praktik pemberian MPASI dan pola konsumsi rumah tangga. Pada balita, terjadi pergeseran status gizi ke arah lebih baik, ditandai meningkatnya proporsi gizi normal setelah intervensi. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya literasi gizi keluarga, penguatan pemanfaatan pangan lokal, serta kontribusi terhadap pencegahan stunting melalui edukasi yang aplikatif dan berkelanjutan.