Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan prevalensi nasional sebesar 21,6% berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas anak pada masa dewasa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik gizi ibu hamil serta orang tua balita melalui edukasi gizi dan demonstrasi pembuatan MPASI berbahan pangan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif, meliputi pendampingan edukasi gizi, pelatihan pembuatan MPASI lokal, serta evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan terhadap 45 ibu hamil dan 52 balita di Kota Padang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang jelas pada pemahaman peserta terhadap gizi seimbang, di mana mayoritas mulai menerapkan menu MPASI berbahan lokal yang lebih variatif dan bergizi. Perbaikan juga tampak pada praktik pemberian MPASI dan pola konsumsi rumah tangga. Pada balita, terjadi pergeseran status gizi ke arah lebih baik, ditandai meningkatnya proporsi gizi normal setelah intervensi. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya literasi gizi keluarga, penguatan pemanfaatan pangan lokal, serta kontribusi terhadap pencegahan stunting melalui edukasi yang aplikatif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026