Kristisanthy, Akwilina Dwi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi dan Tindak Tanjut Upaya Penanganan Stunting di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali Kristisanthy, Akwilina Dwi; Putri, Rokhiyatul Maila; Mulyani, Sri
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.14718

Abstract

Background: Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah melalui program intervensi sensitif dan spesifik, namun belum secara optimal untuk menurunkan angka kejadian stunting. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk megidentifikasi masalah dan faktor penyebab masalah serta memberikan rekomendasi solusi alternatif untuk penaganan dan pencegahan stunting stunting di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali. Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah PAR (Participatory Action Research). Data diperoleh dari data sekunder dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dan disampaikan melalui FGD untuk pra-rembuk dan musyawarah stunting. Hasil: Belum tercapai beberapa indikator intervensi sensitif dan spesifik penaganan stunting yaitu ASI ekslusif, pemantauan tumbuh kembang, KB pascapersalinan, akses sanitasi yang layak dan pendampingan pada keluarga beresiko stunting. Untuk mengatasi permasalahan yang didapatkan maka diberikan beberapa usulan rekomendasi program yaitu Garda Pendukung ASI (GARDU ASI), Ikatan Cinta Posyandu (ICIP), Gerakan Bersama Pantau Pasca Salin (GEMA PAULIN) dan Sanitasi Layak Warga Sehat (SAYA SEHAT). Kesimpulan: Belum tercapainya beberapa upaya intervensi sensitif dan spesifik dalam penanganan stunting di desa Potronayang desebabkan oleh multi faktor, oleh sebab itu diperlukan komitmen bersama dalam menjalankan upaya penaganan stunting.
SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS MODEL PREDIKSI PERSEN LEMAK TUBUH UNTUK PENENTUAN STATUS GIZI DEWASA Kristisanthy, Akwilina Dwi; Wiboworini, Budiyanti
Journal of Nutrition College Vol 15, No 2 (2026): April
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v15i2.50935

Abstract

ABSTRACTBackground: Measurement of body fat percentage with BIA (Bio Impedance Analyzer) is an accurate standard for obesity. Another alternative is using an equation (model) predicting body fat percentage with simpler anthropometric indicators. This prediction model refers to foreign references that need to be tested for validity for use in Indonesia.Objectives: This study aims to test the Deurenberg prediction model and the Relative Fat Mass Index (RFM) as a predictor of fat mass Methods: This is a preliminary research, with a case study on students of Master of Nutrition Science in Human Nutrition, Sebelas Maret University. Primary data on body weight, height, waist circumference were then calculated using the Deurenberg formula and Relative Fat Mass Index (RFM) to obtain body fat results, then compared with the results of BIA measurements as a standard. Data analysis is presented with descriptive analysis followed by validity test.Results The validity test results show that the Deurenberg prediction model has a sensitivity value of 94.7%, specificity of 50%, PPV 81.8% and NVP 80%, while RFM has a sensitivity value of 66.7%, specificity of 66.5%, PPV 80% and NVP 45.5%.Conclusion: The Deurenberg body fat percentage prediction model has a better validity value than the RFM prediction model and can be recommended for wider testing in the adult age group.Keywords : Deurenber; percent body fat; RFM, sensitivity; specificity ABSTRAKLatar belakang: Pengukuran persen lemak tubuh dengan BIA (Bio Impedance Analyzer) menjadi standar yang akurat untuk obesitas.  Alternatif lain menggunakan persamaan (model) prediksi persen lemak tubuh dengan indikator antropometri yang lebih sederhana. Model prediksi ini mengacu pada referensi luar negeri yang perlu diuji validitasnya untuk digunakan di Indonesia.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menguji model prediksi Deurenberg dan Relative Fat Mass Index (RFM) sebagai prediktor massa lemak.Metode: merupakan penelitian pendahuluan, dengan studi kasus pada mahasiswa Magister Ilmu Gizi Human Nutrition Universitas Sebelas Maret. Data primer berat badan, tingggi badan, lingkar pinggang kemudian dihitung dengan rumus Deurenberg dan Relative Fat Mass Index (RFM) untuk mendapatkan hasil lemak tubuh, Selanjutnya dibandingkan dengan hasil pengukuran BIA sebagai standar.Hasil: Analisis data disajikan dengan analisis deskriptif dilanjutkan uji validitas. Hasil uji validitas menunjukan bahwa model prediksi Deurenberg memiliki nilai sensitivitas 94,7%, spesifisitas 50%, PPV 81,8% dan NVP 80%, sedangkan RFM  nilai sensitivitas 66,7%, spesifisitas 66,5%, PPV 80% dan NVP 45,5%. Simpulan: Model prediksi persentase lemak tubuh Deurenberg memiliki nilai validitas yang lebih baik dibandingkan model prediksi RFM dan dapat direkomendasikan untuk pengujian yang lebih luas pada kelompok usia dewasaKata Kunci : Deurenberg; persen lemak tubuh; RFM; sensitivitas; spesifisitas