Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat baca mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS) serta menentukan strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan mahasiswa dari berbagai angkatan serta pustakawan. Fokus penelitian ini adalah memahami faktor internal dan eksternal yang berperan dalam membentuk minat baca mahasiswa calon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat baca mahasiswa PGMI masih bervariasi; sebagian besar mahasiswa membaca hanya untuk memenuhi tuntutan akademik seperti tugas, presentasi, atau ujian, sementara sebagian kecil lainnya menjadikan membaca sebagai kebutuhan intelektual yang berkelanjutan. Faktor yang memengaruhi minat baca dikategorikan menjadi dua, yaitu faktor internal seperti motivasi diri, rasa senang terhadap bacaan, dan kebiasaan membaca sejak dini, serta faktor eksternal seperti peran dosen, pengaruh teman sebaya, fasilitas perpustakaan, dan perkembangan teknologi digital. Dosen berperan sebagai fasilitator literasi yang menumbuhkan budaya membaca melalui pembelajaran berbasis literatur, sedangkan teman sebaya turut berkontribusi membangun lingkungan sosial yang mendukung kegiatan membaca. Kemajuan teknologi dapat menjadi sarana positif apabila dimanfaatkan secara bijak dalam menunjang akses literasi. Strategi peningkatan minat baca mencakup optimalisasi layanan perpustakaan, penguatan peran dosen dalam literasi akademik, pemanfaatan media digital secara produktif, serta pembentukan komunitas literasi mahasiswa. Kesimpulannya, minat baca mahasiswa PGMI merupakan hasil interaksi dinamis antara motivasi pribadi dan lingkungan sosial yang dapat ditingkatkan melalui kolaborasi literasi di lingkungan pendidikan.