Transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru untuk mampu memanfaatkan teknologi secara pedagogis dalam merancang pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada peserta didik. Namun, pemanfaatan teknologi pembelajaran oleh guru IPA di MGMP SMP Kabupaten Maros masih terbatas pada penggunaan media presentasi sederhana dan bahan ajar statis. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kompetensi guru dalam merancang bahan ajar digital yang lebih inovatif dan interaktif. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain micromodul berbasis multimedia interaktif yang dapat digunakan dalam pembelajaran IPA. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui metode learning by doing, kolaborasi antarguru, serta pendampingan implementatif. Kegiatan melibatkan 15 guru MGMP IPA SMP Kabupaten Maros dan dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu perencanaan dan sosialisasi, pelatihan inti micromodul, pengembangan dan kurasi produk, pendampingan implementatif, serta evaluasi dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam merancang micromodul berbasis multimedia interaktif yang ditunjukkan melalui peningkatan skor rata-rata pretest sebesar 19,33 menjadi 55,27 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,79 yang berada pada kategori tinggi. Selain itu, terjadi peningkatan pemanfaatan berbagai platform digital dalam pembelajaran serta respon positif peserta terhadap pelaksanaan program dengan rata-rata penilaian sebesar 4,66 (93,20%). Program ini berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi digital guru serta mendorong terciptanya inovasi pembelajaran IPA berbasis teknologi melalui pengembangan micromodul multimedia interaktif di lingkungan MGMP.