Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Dampak Pemberitaan Pelecehan Seksual Media Online Terhadap Layanan Ojek Syar’i untuk Kebutuhan Berkendara Perempuan di Kabupaten Pesisir Selatan) Noprijon; Gusril Kenedi; Ulfatmi; Afnibar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6545

Abstract

Tujuan penelitian ini membahas tentang “Dampak Pemberitaan Pelecehan Seksual Media Online Terhadap Layanan Ojek Syar’i untuk Kebutuhan Berkendara Perempuan di pesisir selatan”. Adapun sub permasalahan yaitu dampak pemberitaan media online terkait pelecehan seksual konsumen layanan ojek syar’i untuk kebutuhan berkendara perempuan, faktor keberhasilan ojek syar’i dalam menciptakan layanan yang aman dan nyaman untuk perempuan Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengambilan data dianalisis dengan cara induktif dalam hasil peneliti menggunakan metode yakni observasi, wawancara Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Pemberitaan media online terkait isu pelecehan seksual konsumen layanan ojek online cenderung berdampak terhadap layanan. Menimbulkan kekhawatiran dalam memesan jasa transportasi online khawatir mengendarai sepedah motor sendirian yang dapat memancing kejahatan jika pulang larut malam. Ada rasa cemas dalam menggunaan jasa transportasi online yang drivernya adalah laki-laki. Dampak inilah yang memicu ketakutan pada perempuan.Kurangnya kepercayaan pada mitra layanan transportasi online yang dirivernya adalah laki- laki. Faktor keberhasilan ojek syar’i dalam menciptakan layanan yang aman dan nyaman untuk perempuan. Jasa transportasi ojek syar’i ini mengedepankan metode “ yang kesemuanya masih menggunakan online dan masih bertahan hingga saat ini. Banyaknya perempuan-perempuan yang mensupport di buatnya layanan ojek syar’i khusus perempuan. Sulusi nya adalah dengan mecoba Layanan Well Sway yang sepenuhnya masih online, keunggulan dari layanan ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu: Menggunakan sistem (Top Up) dan menggunakan sistem pemesanan.
Dampak Pemberitaan Pelecehan Seksual Media Online Terhadap Layanan Ojek Syar’i untuk Kebutuhan Berkendara Perempuan di kabupaten Pesisir Selatan) Noprijon; Gusril Kenedi; Ulfatmi; Afnibar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6558

Abstract

Tujuan penelitian ini membahas tentang “Dampak Pemberitaan Pelecehan Seksual Media Online Terhadap Layanan Ojek Syar’i untuk Kebutuhan Berkendara Perempuan di pesisir selatan”. Adapun sub permasalahan yaitu dampak pemberitaan media online terkait pelecehan seksual konsumen layanan ojek syar’i untuk kebutuhan berkendara perempuan, faktor keberhasilan ojek syar’i dalam menciptakan layanan yang aman dan nyaman untuk perempuan Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengambilan data dianalisis dengan cara induktif dalam hasil peneliti menggunakan metode yakni observasi, wawancara Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Pemberitaan media online terkait isu pelecehan seksual konsumen layanan ojek online cenderung berdampak terhadap layanan. Menimbulkan kekhawatiran dalam memesan jasa transportasi online khawatir mengendarai sepedah motor sendirian yang dapat memancing kejahatan jika pulang larut malam. Ada rasa cemas dalam menggunaan jasa transportasi online yang drivernya adalah laki-laki. Dampak inilah yang memicu ketakutan pada perempuan.Kurangnya kepercayaan pada mitra layanan transportasi online yang dirivernya adalah laki- laki. Faktor keberhasilan ojek syar’i dalam menciptakan layanan yang aman dan nyaman untuk perempuan. Jasa transportasi ojek syar’i ini mengedepankan metode “ yang kesemuanya masih menggunakan online dan masih bertahan hingga saat ini. Banyaknya perempuan-perempuan yang mensupport di buatnya layanan ojek syar’i khusus perempuan. Sulusi nya adalah dengan mecoba Layanan Well Sway yang sepenuhnya masih online, keunggulan dari layanan ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu: Menggunakan sistem (Top Up) dan menggunakan sistem pemesanan.
Pendampingan Dalam Penyusunan Job Deskripsion Struktural Pengurus JPRMI Kecamatan Linggo Saribaganti: Assistance in Preparing Job Descriptions for the Management Structure of JPRMI, Linggo Saribaganti District Noprijon; Martin Kustati; Rezkiamelia
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7801

Abstract

Permasalahan yang umum dihadapi oleh pengurus organisasi adalah dalam menetapkan job deskripsion( pembagian tugas) dan keberlangsungan proses pelaksanaan dilapangan, jaringan pemuda remaja masjid indonesia( JPRMI) kecamatan linggo saribaganti merupakan ormas yang sangat bermanfaat terhadap perkembangan remaja, akibat tidak jelasnya pembagian tugas terjadi pergerakan yang stagnan. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk penguatan kapasitas pengurus JPRMI kecamatan linggo saribaganti kabupaten pesisir selatan. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah PAR. dalam pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan empat tahapan yaitu perencanaan, pengorganisasian pelaksa- naan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan Pendampingan dalam penyusunan job deskripsion struktural jprmi yang dilaksanakan melalui metode PAR dan pengarahan dan yang diberikan kepada peserta kegiatan pendampingan,dengan empat langkah menunjukan bahwa ada peningkatan dari jumlah item yang belum ada sekarang sudaha ada job deskripsion yang sesuai dengan struktural dan telah dipakai dalam pergerakan jprmi di kecamatan linggo sari baganti. . Hal itu menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman ketua dan pengurus inti serta seksi-seksi yang tergabung dalam kepengurusan, di lingkungan kecamatan linggo saribaganti Kabupaten pesisir selatan setelah mendapatkan pendampingan terkait penyusunan job deskripsion struktural pengurus JPRMI kecamatan linggo saribaganti.
Motivation to Writing Articles for Islamic Religious Education Teachers at MTsN 10 Pesisir Selatan Noprijon; Martin Kustati; Rezki Amelia
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i3.7979

Abstract

This study aims to determine and analyze the motivation of Islamic Religious Education (PAI) teachers in writing scientific articles at MTsN 10 Pesisir Selatan. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that the motivation of PAI teachers in writing articles is influenced by intrinsic factors, such as encouragement of professional development, the desire to share knowledge, and self-actualization; as well as extrinsic factors, such as demands for career development, awards from institutions, and encouragement from colleagues. However, challenges such as time constraints, lack of writing training, and lack of access to scientific journals are still obstacles. This study recommends the need for ongoing scientific writing training, stronger institutional support, and strengthening of academic culture in the madrasah environment.
IMPLEMENTATION OF THE COOPERATIVE LEARNING MODEL IN INCREASING STUDENT LEARNING MOTIVATION IN THE FIQH SUBJECT Rahmadani Safitri, Nindi; Noprijon
Mandeh : Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2025): Mandeh : Jurnal Pendidikan Islam (Januari-Juni)
Publisher : Amanah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this thesis is the low learning motivation of eighth grade students in the subject of Fiqh at Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Pasaman Barat. Based on initial observations and information from subject teachers, it is known that students are less active in the learning process, are not enthusiastic about the material, and have learning outcomes below standard. The purpose of this study is to describe the implementation of the cooperative learning model in increasing the learning motivation of eighth grade students in the subject of Fiqh and to determine the supporting and inhibiting factors in the application of the cooperative learning model in Fiqh learning in schools. This type of research is field research that uses a qualitative descriptive approach. This approach is appropriate to describe phenomena that occur in the field. Data collection techniques are carried out through interviews, observation, and documentation. The informants of this study are eighth grade students, the principal, and the vice principal of the curriculum department. The results of this data are carried out by testing the validity of the data using data reduction, data presentation, the author uses source triangulation. Based on the results of the study, it shows that the implementation of the cooperative learning model at Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Pasaman Barat can increase student learning motivation in the subject of Fiqh. The increase in motivation is seen from the increased activeness of students in the group discussion process, increased interest in the subject matter, and increased enthusiasm in completing assignments given by the teacher. Supporting factors are teacher readiness in designing and implementing learning, high student enthusiasm, the availability of adequate learning media, and support for school infrastructure. While the inhibiting factors found include low reading interest among some students, limited time in implementing cooperative learning, and the lack of variety of learning media used.
Implementation of tahfidz learning using the Tahsin and Tasmi' Methods Yudi Darmawan; Adi Putra; Noprijon
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 11 No. 1 (2025): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v11i1.466

Abstract

Maintaining the memorization of the Qur'an is very important and difficult, therefore it is highly recommended in memorizing the Qur'an for the memorizers to use the tahfidz, tahsin and tasmi' methods continuously. In order to make it easier for them to add memorization and maintain memorization. This study aims to analyze and describe the Implementation of tahfidz tahsin and tasmi' learning in improving the quality of students' memorization of the Qur'an at Mts Darul Yamani, Kejorongan Pisang Hutan, Sasak Ranah Pasisie District, West Pasaman Regency. This study uses a field research method, the type of approach is qualitative, The source of this research data is Primary data obtained through interviews with informants, namely the Principal of MTS Darul Yamani, teachers and students of SMK Darul Yamani regarding the Implementation of tahfidz learning using the tahsin and tasmi' methods at MTS Darul Yamani. Tahfidz learning using the tahsin and tasmi' method at MTS Darul Yamani is implemented once a week so that students understand and memorize the Qur'an more quickly. The form of the method used before teaching must use a learning plan. The implementation process that the tahsin and tasmi' method in tahfidz learning is one of the lessons to support the Qur'an tahfidz program. As well as evaluation of the implementation of tahfidz learning using the tahsin and tasmi' method is that at the end of each semester, MTS Darul Yamani holds an Al-Qur'an memorization test to evaluate student achievement. Students must meet the memorization targets that have been set according to their class level and supporting factors in the implementation of tahfidz learning using the Tahsin and tasmi' method are that the tahfidz program gets full support from the school, parental encouragement and student interest in participating in tahfidz learning. The inhibiting factors are due to sin and immorality, intentions that are not sincere because of Allah SWT and being full. The implications of this research can be used as initial data for subsequent researchers in studying this problem in different contexts and issues.