Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Nuryani, Dina Dwi; Perdana, Agung Aji; Adelita, Audrey; Putri, Delima Selviyani; Syarifah, Dinda Rachma; Meliyana, Rossy
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i1.227

Abstract

Background: Clean and healthy living is something that people should implement in their daily lives. So health promotion efforts to the community are very important to prevent disease. One of the PHBS programs that can be carried out is Washing Your Hands with Soap. The focus of hand washing in the education sector is elementary school children, because children are an important component as carriers of change. Purpose: To provide education regarding Hand Washing with Soap (CTPS) behavior at Public Elementary School 3 Keteguhan, East Teluk Betung District, Bandar Lampung City so that students' knowledge increases. Method: Using lecture and question and answer methods. Results: Students focused on listening and actively asked questions about Hand washing Behavior with Soap (CTPS) material. Conclusion: The activity consisted of 2 activities, namely education about Hand Washing Behavior with Soap (CTPS) attended by 65 students and a question and answer session. Keywords: Hand Wash; Knowledge;  Student Pendahuluan: Hidup bersih dan sehat merupakan suatu hal yang seharusnya memang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat. Maka upaya promosi kesehatan kepada masyarakat sangat penting dilakukan untuk mencegah penyakit. Salah satu program PHBS yang dapat dilakukan adalah Cuci Tangan Pakai Sabun. Fokus cuci tangan di bidang pendidikan adalah anak – anak sekolah dasar, karena anak – anak merupakan komponen penting sebagai pembawa perubahan. Tujuan: Untuk memberikan edukasi mengenai Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di SD Negeri 3 Keteguhan, KecamatanTelukBetungTimur, Kota Bandar Lampung agar pengetahuan siswa meningkat. Metode: Menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil: Siswa fokus mendengarkan dan aktif bertanya mengenai materi Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Simpulan: Kegiatan terdiri dari 2 aktifitas yaitu edukasi tentang Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dihadiri sebanyak 65 siswa dan dilakukan sesi tanya jawab.
Hubungan Pengetahuan, Dukungan Suami dan Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Standar Kunjungan (K6) Antenatal Care (ANC) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Pinang Jaya Kota Bandar Lampung Tahun 2023 Adelita, Audrey; Aryastuti, Nurul; Angelina Febriani, Christin
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i2.2840

Abstract

Pada tahun 2021 AKI mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020 yaitu dari 4.627 kasus menjadi 7.389 di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan AKI-AKB melalui pelaksanaan antenatal care (ANC) terpadu dengan 6x pemeriksaan kehamilan kunjungan 1x di trimester 1, 2x trimester 2 dan 3x di trimester 3. Tujuan penelitian adalah untuk melihat Hubungan Pengetahuan, Dukungan Suami, dan Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Standar Kunjungan (K6) Antenatal Care (ANC) Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pinang Jaya Kota Bandar Lampung Tahun 2023. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada bulan September sampai Oktober tahun 2023 dengan sampel 85 ibu hamil ditrimester 3. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan membagikan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan analisis bivariat didapatkan hasil ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan standar kunjungan (K6) ANC pada ibu hamil dengan p-value = 0,002, ada hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan standar kunjungan (K6) ANC pada ibu hamil dengan p-value = 0,006 dan ada hubungan yang bermakna antara dukungan tenaga kesehatan dengan standar kunjungan (K6) ANC pada ibu hamil dengan p-value = 0,008. Saran yang dapat diberikan adalah untuk dapat meningkatkan pengetahuan bukan hanya ibu hamil saja tetapi suami ibu hamil juga mengenai standar kunjungan (K6) ANC serta suami dan tenaga kesehatan harus selalu memberikan dukungan positif kepada ibu hamil agar ibu mau melakukan standar kunjungan (K6) ANC.