Usboko, Metri Gamelia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Nilai-Nilai Kebangsaan dan Religius dalam Kegiatan Sosial BPC GMKI Sentani Labobar, Julianus; Malatuny, Yakob Godlif; Usboko, Metri Gamelia
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i2.5956

Abstract

Perubahan zaman dan dinamika masyarakat kontemporer memunculkan tantangan terhadap relevansi nilai-nilai religius dan kebangsaan dalam konteks kegiatan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana BPC GMKI Sentani merespons dinamika tersebut dengan mempertahankan esensi nilai-nilai religius dan kebangsaan sambil beradaptasi dengan tuntutan zaman. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif, penelitian ini menggali secara mendalam berbagai isu yang dihadapi oleh GMKI Sentani, seperti penurunan solidaritas sosial, degradasi demokrasi, dan pernikahan anak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa GMKI Sentani secara aktif menerapkan strategi edukasi, diskusi, dan kolaborasi untuk mengatasi tantangan ini, dengan fokus pada penguatan nasionalisme, demokrasi, dan hak asasi manusia melalui program kaderisasi dan kegiatan sosial. Kesimpulannya, BPC GMKI Sentani berhasil mengintegrasikan nilai-nilai religius dan kebangsaan dalam setiap aktivitas mereka, menjadikannya sebagai fondasi yang kokoh bagi anggotanya untuk menghadapi perubahan zaman. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat identitas religius dan kebangsaan di kalangan anggota tetapi juga mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan sosial, menjadikan mereka agen perubahan positif di masyarakat. ReferensiAtimeta, A., & Jatiningsih, O. (2021). Internalisasi Nilai-Nilai Multikultur dalam Aktivitas Organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Surabaya. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 9(1). https://doi.org/10.26740/kmkn.v9n1.p173-187 Çakmak, H., Gordijn, E. H., Koc, Y., & Stroebe, K. E. (2024). Unraveling Image and Justice Concerns: A Social Identity Account on Appraisals and Emotional Drivers of High-Status Transgressor Group Members’ SolidarityWith Low-Status Groups. Personality and Social Psychology Bulletin, 01461672241252871. Dwi Novia Sirait, Suwardi Lubis, & Robert Sibarani. (2022). Analysis of the Role of the Indonesian Christian Student Movement (GMKI) Medan Branch in Improving Cadre Information Literacy through the Literacy Movement. East Asian Journal of Multidisciplinary Research, 1(8). https://doi.org/10.55927/eajmr.v1i8.1181 HM, A., Mualimin, M., & Nurliana, N. (2018). Elit Agama dan Harmonisasi Sosial di Palangka Raya. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 16(2). https://doi.org/10.18592/khazanah.v16i2.2337 Malatuny, Y. G. (2020). Percikan Gagasan: Menelaah Problematika Kontemporer Kewarganegaraan. Yogyakarta: Deepublish. Muchtar, S. Al. (2015). Dasar Penelitian Kualitatif. Gelar Potensi Mandiri. Mufti, D. F. (2018). Internalisasi Nilai Nasionalisme Mahasiswa Melalui Organisasi Ekstra Kampus (Deskriptif pada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesian Cabang Tulungagung). Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila, 4(2). Olga, C. (2023). Patriotism in a Transitive Society: Socio-Psychological Analysis. Internal Security, 15(2). https://doi.org/10.5604/01.3001.0053.4220 Rungkat, J. (2022). Penguatan Sistem Berpikir Kristen Bagi Pemuda di GMKI Kabupaten Mimika. Jurnal PAKEM AMATA, 2(1). https://doi.org/10.55334/pakem_amata.v2i1.296 Savickaya, Y. P., Koltunova, Y. I., & Derikot, T. E. (2022). Religious values in the value orientations system of students on the example of the Tyumen region. Polish Psychological Bulletin, 53(2). https://doi.org/10.24425/ppb.2022.141140 Simanjuntak, M. M. (2022). Meningkatkan Kemampuan Metode Berpikir Mahasiswa Melalui Kegiatan Seminar Masa Bimbingan. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1). https://doi.org/10.31004/cdj.v3i1.3630 Sitorus*, F. B. A., Perangin-angin, E. br, Sibarani, N., & Pungki, R. (2023). The Role of the Indonesian Christian Student Movement on Political Life Medan City in 1965-1998. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 6(2). https://doi.org/10.24815/jr.v6i2.31214 Wambrauw, M., & Novana Kareth. (2022). Pelatihan Pembuatan Karya Tulis Ilmiah (KTI) Bagi Mahasiswa di Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Jayapura. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 1(3). https://doi.org/10.59025/js.v1i3.46
Perkawinan Antarbudaya Dan Tantangan Kewargaan: Analisis Kritis atas Realitas Sosial di Kampung Lapua Usboko, Metri Gamelia; Labobar, Julianus; Malatuny, Yakob Godlif
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v7i1.6726

Abstract

Pasangan lintas budaya di kampung Lapua menghadapi perbedaan nilai, tradisi, serta tekanan sosial, dan bagaimana hal ini berdampak pada pembentukan karakter warga negara yang toleran. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menggali data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap pasangan antarbudaya, tokoh adat, dan peran gereja setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan antarbudaya berpotensi memperkuat integrasi sosial dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila, terutama sila Persatuan Indonesia. Namun, dinamika tribalisme dan dominasi budaya dalam rumah tangga dapat melemahkan harmoni jika tidak dikelola dengan bijak. Gereja terbukti memainkan peran strategis sebagai agen transformasi sosial melalui pendidikan nilai-nilai kasih, kesetaraan, dan toleransi. Kesimpulannya, perkawinan antarbudaya di Kampung Lapua menjadi laboratorium sosial bagi praktik hidup berbangsa yang menjunjung tinggi kebhinekaan, sekaligus memperlihatkan urgensi pembinaan kewarganegaraan sejak dari lingkup keluarga dalam membangun Indonesia yang inklusif dan damai dalam perbedaan.   Referensi  Abdelrahim, Y. (2022). Hofstede’s Cultural Dimensions Theory: Can Researchers Add More Cultural Dimensions? Lecture Notes in Networks and Systems, 319. https://doi.org/10.1007/978-3-030-85540-6_60 Alaguev, M. V. (2021). Entry into intercultural marriage: factors of spouse choice. National Psychological Journal, 41(1). https://doi.org/10.11621/npj.2021.0106 Almahdali, H., Milia, J., Pristiyanto, P., Juliardi, B., Patmawati, S. A., Riyanti, D., Baali, Y., Udaya, L. O. M. R. A., Rozikin, I., & Arman, Z. (2024). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah. Angelita, T., Lestari, S. M., Gultom, F., Agatha, C., Ramadhani, T., & Prasasti, T. I. (2024). Strategi Bimbingan dan Konseling untuk Penanaman Sikap Toleransi Antarbudaya pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Revolusioner, 8(5). Baumfield, V. M., & Cush, D. A. (2017). Religious education and identity formation: encountering religious and cultural diversity. In British Journal of Religious Education (Vol. 39, Issue 3). https://doi.org/10.1080/01416200.2017.1347377 Berry, J. W. (2008). Globalisation and acculturation. International Journal of Intercultural Relations, 32(4). https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2008.04.001 Candra, J. C. (2022). Preserving Cultural Identity in Intercultural Marriage Between Chinese Indonesian and Javanese Couple During Suharto Era. K@ta Kita, 10(1). https://doi.org/10.9744/katakita.10.1.114-123 Carpintero, R. (2024). Love Through Patience: A Contribution to the Kierkegaardian Discussion on the Spiritual Nature of Love Relationships. Religions, 15(11), 1372. Chin, C. (2021). Multiculturalism and nationalism: Models of belonging to diverse political community. Nations and Nationalism, 27(1). https://doi.org/10.1111/nana.12657 Clark, C. J., & Winegard, B. M. (2020). Tribalism in War and Peace: The Nature and Evolution of Ideological Epistemology and Its Significance for Modern Social Science. Psychological Inquiry, 31(1). https://doi.org/10.1080/1047840X.2020.1721233 Cova, B., & Cova, V. (2002). Tribal marketing: The tribalisation of society and its impact on the conduct of marketing. European Journal of Marketing, 36(5–6). https://doi.org/10.1108/03090560210423023 Djawas, M., & Nurzakia, N. (2019). Perkawinan Campuran di Kota Sabang (Studi terhadap Faktor dan Persepsi Masyarakat tentang Dampak Perkawinan Campuran). Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 2(2), 307– 334. Doncheva, M. (2016). Intercultural Relationships in Marriage. New Knowledge Journal of Science, 5(1). Farida, M. C., & Christy, A. (2023). Pentingnya Landasan Keluarga Kristen Berdasarkan Perjanjian Baru Dalam Membentuk Kecerdasan Spiritual Remaja Kristen. Inculco Journal of Christian Education, 3(3). https://doi.org/10.59404/ijce.v3i3.168 Groves, K. S., Feyerherm, A., & Gu, M. (2015). Examining Cultural Intelligence and Cross-Cultural Negotiation Effectiveness. Journal of Management Education, 39(2). https://doi.org/10.1177/1052562914543273 Hui, B. P. H., Chen, S. X., Leung, C. M., & Berry, J. W. (2015). Facilitating adaptation and intercultural contact: The role of integration and multicultural ideology in dominant and non-dominant groups. International Journal of Intercultural Relations, 45. https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2015.01.002 Jayantini, I. G. A. S. R., Sulatra, I. K., Andriyani, A. A. A. D., & Sharita, J. (2022). Acculturations in intercultural marriage families: The story from Denpasar City. Humanus, 21(1). Johannessen, Ø. L., & Skeie, G. (2019). The relationship between religious education and intercultural education. Intercultural Education, 30(3). https://doi.org/10.1080/14675986.2018.1540142 Khairuddin, A. (2018). Epistemologi Pendidikan Multikultural Di Indonesia. Ijtimaiyah, 2(1). Knoblauch, C. (2023). Cultural and Religious Diversity in Early Childhood Education Implications of Socialization and Education for the Geographies of Childhood. Religions, 14(4). https://doi.org/10.3390/rel14040555 Kurniawan, Y. F., & Purworini, D. (2019). Komunikasi Antar Budaya Dalam Pernikahan Jawa dan Cina (Studi Deskriptif Kualitatif Komunikasi Antar Budaya Dalam Proses Pernikahan Jawa dan Cina). Universitas Muhammadiyah Surakarta. Li, S., Shangguan, S., Shen, Y., & Yu, Y. (2023). Intercultural Communciation in the International Negotiation. BCP Education & Psychology, 8. https://doi.org/10.54691/bcpep.v8i.4308 Machette, A. T., & Ioana, A. (2023). In-Laws, Communication, and Other Frustrations: The Challenges of Intercultural Marriages. Interpersona, 17(1). https://doi.org/10.5964/ijpr.8047 Marisi, C. G., Prasetya, D. S. B., Lidya S, D., & Situmorang, R. (2021). Etika Teologis Dalam Memandang Tanggung Jawab Kristen Terhadap Kelestarian Budaya Nusantara. Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, 2(1). https://doi.org/10.46445/jtki.v2i1.367 Miles, M. H. and M. B. (1992). Analisis Data Kualitatif. Universitas Indonesia. Moriizumi, S. (2011). Exploring identity negotiations: An analysis of intercultural Japanese-US American families living in the United States. Journal of Family Communication, 11(2), 85–104. Nauck, B. (2001). Intercultural contact and intergenerational transmission in immigrant families. Journal of Cross-Cultural Psychology, 32(2).  Abdelrahim, Y. (2022). Hofstede’s Cultural Dimensions Theory: Can Researchers Add More Cultural Dimensions? Lecture Notes in Networks and Systems, 319. https://doi.org/10.1007/978-3-030-85540-6_60 Alaguev, M. V. (2021). Entry into intercultural marriage: factors of spouse choice. National Psychological Journal, 41(1). https://doi.org/10.11621/npj.2021.0106 Almahdali, H., Milia, J., Pristiyanto, P., Juliardi, B., Patmawati, S. A., Riyanti, D., Baali, Y., Udaya, L. O. M. R. A., Rozikin, I., & Arman, Z. (2024). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah. Angelita, T., Lestari, S. M., Gultom, F., Agatha, C., Ramadhani, T., & Prasasti, T. I. (2024). Strategi Bimbingan dan Konseling untuk Penanaman Sikap Toleransi Antarbudaya pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Revolusioner, 8(5). Baumfield, V. M., & Cush, D. A. (2017). Religious education and identity formation: encountering religious and cultural diversity. In British Journal of Religious Education (Vol. 39, Issue 3). https://doi.org/10.1080/01416200.2017.1347377 Berry, J. W. (2008). Globalisation and acculturation. International Journal of Intercultural Relations, 32(4). https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2008.04.001 Candra, J. C. (2022). Preserving Cultural Identity in Intercultural Marriage Between Chinese Indonesian and Javanese Couple During Suharto Era. K@ta Kita, 10(1). https://doi.org/10.9744/katakita.10.1.114-123 Carpintero, R. (2024). Love Through Patience: A Contribution to the Kierkegaardian Discussion on the Spiritual Nature of Love Relationships. Religions, 15(11), 1372. Chin, C. (2021). Multiculturalism and nationalism: Models of belonging to diverse political community. Nations and Nationalism, 27(1). https://doi.org/10.1111/nana.12657 Clark, C. J., & Winegard, B. M. (2020). Tribalism in War and Peace: The Nature and Evolution of Ideological Epistemology and Its Significance for Modern Social Science. Psychological Inquiry, 31(1). https://doi.org/10.1080/1047840X.2020.1721233 Cova, B., & Cova, V. (2002). Tribal marketing: The tribalisation of society and its impact on the conduct of marketing. European Journal of Marketing, 36(5–6). https://doi.org/10.1108/03090560210423023 Djawas, M., & Nurzakia, N. (2019). Perkawinan Campuran di Kota Sabang (Studi terhadap Faktor dan Persepsi Masyarakat tentang Dampak Perkawinan Campuran). Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 2(2), 307–334. Doncheva, M. (2016). Intercultural Relationships in Marriage. New Knowledge Journal of Science, 5(1). Farida, M. C., & Christy, A. (2023). Pentingnya Landasan Keluarga Kristen Berdasarkan Perjanjian Baru Dalam Membentuk Kecerdasan Spiritual Remaja Kristen. Inculco Journal of Christian Education, 3(3). https://doi.org/10.59404/ijce.v3i3.168 Groves, K. S., Feyerherm, A., & Gu, M. (2015). Examining Cultural Intelligence and Cross-Cultural Negotiation Effectiveness. Journal of Management Education, 39(2). https://doi.org/10.1177/1052562914543273 Hui, B. P. H., Chen, S. X., Leung, C. M., & Berry, J. W. (2015). Facilitating adaptation and intercultural contact: The role of integration and multicultural ideology in dominant and non-dominant groups. International Journal of Intercultural Relations, 45. https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2015.01.002 Jayantini, I. G. A. S. R., Sulatra, I. K., Andriyani, A. A. A. D., & Sharita, J. (2022). Acculturations in intercultural marriage families: The story from Denpasar City. Humanus, 21(1). Johannessen, Ø. L., & Skeie, G. (2019). The relationship between religious education and intercultural education. Intercultural Education, 30(3). https://doi.org/10.1080/14675986.2018.1540142 Khairuddin, A. (2018). Epistemologi Pendidikan Multikultural Di Indonesia. Ijtimaiyah, 2(1). Knoblauch, C. (2023). Cultural and Religious Diversity in Early Childhood Education Implications of Socialization and Education for the Geographies of Childhood. Religions, 14(4). https://doi.org/10.3390/rel14040555 Kurniawan, Y. F., & Purworini, D. (2019). Komunikasi Antar Budaya Dalam Pernikahan Jawa dan Cina (Studi Deskriptif Kualitatif Komunikasi Antar Budaya Dalam Proses Pernikahan Jawa dan Cina). Universitas Muhammadiyah Surakarta. Li, S., Shangguan, S., Shen, Y., & Yu, Y. (2023). Intercultural Communciation in the International Negotiation. BCP Education & Psychology, 8. https://doi.org/10.54691/bcpep.v8i.4308 Machette, A. T., & Ioana, A. (2023). In-Laws, Communication, and Other Frustrations: The Challenges of Intercultural Marriages. Interpersona, 17(1). https://doi.org/10.5964/ijpr.8047 Marisi, C. G., Prasetya, D. S. B., Lidya S, D., & Situmorang, R. (2021). Etika Teologis Dalam Memandang Tanggung Jawab Kristen Terhadap Kelestarian Budaya Nusantara. Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, 2(1). https://doi.org/10.46445/jtki.v2i1.367 Miles, M. H. and M. B. (1992). Analisis Data Kualitatif. Universitas Indonesia. Moriizumi, S. (2011). Exploring identity negotiations: An analysis of intercultural Japanese-US American families living in the United States. Journal of Family Communication, 11(2), 85–104. Nauck, B. (2001). Intercultural contact and intergenerational transmission in immigrant families. Journal of Cross-Cultural Psychology, 32(2). https://doi.org/10.1177/0022022101032002004 Oyedeji, B. (2017). Managing Tribalism within Nigeria’s Democratic Challenges. Modern Applied Science, 11(11). https://doi.org/10.5539/mas.v11n11p49 Rasjid, A. R., Putri, D. S., Nona, N., Putri, C. T., Gatji, K., Amelia, P., Heriyanti, H., & Yinata, S. S. (2024). Pengembangan sikap positif dalam kesadaran sosial untuk membangun kohesi Di Masyarakat. Aksiologi: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial. Rodríguez García, D. (2006). Mixed marriages and transnational families in the intercultural context: A case study of African-Spanish couples in Catalonia. Journal of Ethnic and Migration Studies, 32(3). https://doi.org/10.1080/13691830600555186 Sholahuddin, A., & Sukowati, P. (2024). Customary Marriage Culture of the Gampong Iboih Community: Study of Social Change in Interracial Marriages in Suka Makmue District, Sabang City, Aceh Province. International Journal of Research in Social Science and Humanities (IJRSS) ISSN: 2582-6220, DOI: 10.47505/IJRSS, 5(7), 47–67. Silva, L. C., Campbell, K., & Wright, D. W. (2012). Intercultural relationships: Entry, adjustment, and cultural negotiations. Journal of Comparative Family Studies, 43(6). https://doi.org/10.3138/jcfs.43.6.857