Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Asas Itikad Baik dalam Pelaksanaan Kontrak Bisnis Berdasarkan Perspektif Hukum Perdata Samuel, Maria Gabriela; Putri, Moody Rizqy Syailendra
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4443

Abstract

Dalam pelaksanaan kontrak bisnis, penerapan asas itikad baik menjadi prinsip yang penting untuk dipatuhi kedua belah pihak. Asas ini dapat membuka kepercayaan, keterbukaan, dan kejelasan antara kedua belah pihak yang menjalankan bisnis. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi asas itikad baik dalam pelaksanaan kontrak bisnis menurut perspektif hukum perdata. Hasil analisis menunjukkan penerapan asas itikad baik dalam kontrak bisnis memberikan manfaat bagi kemajuan bisnis. Adanya asas ini mendorong upaya dalam membangun dan menjaga kepercayaan dari pihak yang terlibat. Pada hubungan berbisnis, kepercayaan dijadikan fondasi bagi kerjasama secara berkelanjutan. Namun, terdapat juga berbagai pelanggaran asas itikad baik misalnya dalam kontrak bisnis asuransi ataupun pada perdagangan online. Faktor yang berpengaruh terhadap penerapan asas itikad baik ini yaitu kesadaran hukum, kesadaran terhadap KUHPerdata, praktik penegakkan hukum, kualitas dan kejelasan kontrak serta budaya organisasi. Pelanggaran terhadap asas itikad baik dapat menganggu validitas karena memungkinkan pembatalan kontrak bisnis dan menganggu keberlanjutan dari hubungan bisnis. Dengan demikian, dibutuhkan penguatan penerapan asas itikad baik sebagai pemahaman dari pelaku bisnis agar dapat menjalankan hubungan bisnis secara sehat dan berkelanjutan.
Safeguarding Young Lives: The Critical Role of Government in Addressing Sexual Violence Against Children in Indonesia Samuel, Maria Gabriela; Yolanda, Maureen Keisha; Gunadi, Ariawan
Journal of Health Education Law Information and Humanities Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/helium.v2i1.4639

Abstract

Sexual violence against children is an urgent issue that has become a global concern, including in Indonesia. Although the Indonesian government has issued various policies and regulations to address this issue, implementing the policies and regulations still faces significant obstacles. These include the establishment of a Regional Technical Service Unit for the Protection of Women and Children (UPTD PPA), training programs for relevant institutions, and educational campaigns for the prevention of sexual violence against children. However, the prevalence of sexual violence against children remains alarmingly high, with over 11,000 cases reported in 2022. The main factors contributing to the high rate of child sexual abuse are weak law enforcement, lack of coordination between institutions, and cultural barriers that hinder understanding and education about child protection. Additionally, resistance to implementing the Child Protection Law highlights the gap between policy formulation and practical law enforcement. In order to minimize the incidence of sexual violence against children, this study emphasizes the necessity of greater collaboration among the society, non-governmental organizations (NGOs), the private sector, and the government. The research further highlights the need to raise awareness of the significance of children's rights and sexual violence prevention. Key recommendations include strengthening the implementation of the policies and regulations, improving law enforcement, and enhancing the capacity of law enforcement institutions in order for child protection policies to be implemented more effectively and efficiently.
Implementasi Asas Itikad Baik dalam Pelaksanaan Kontrak Bisnis Berdasarkan Perspektif Hukum Perdata Samuel, Maria Gabriela; Putri, Moody Rizqy Syailendra
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4443

Abstract

Dalam pelaksanaan kontrak bisnis, penerapan asas itikad baik menjadi prinsip yang penting untuk dipatuhi kedua belah pihak. Asas ini dapat membuka kepercayaan, keterbukaan, dan kejelasan antara kedua belah pihak yang menjalankan bisnis. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi asas itikad baik dalam pelaksanaan kontrak bisnis menurut perspektif hukum perdata. Hasil analisis menunjukkan penerapan asas itikad baik dalam kontrak bisnis memberikan manfaat bagi kemajuan bisnis. Adanya asas ini mendorong upaya dalam membangun dan menjaga kepercayaan dari pihak yang terlibat. Pada hubungan berbisnis, kepercayaan dijadikan fondasi bagi kerjasama secara berkelanjutan. Namun, terdapat juga berbagai pelanggaran asas itikad baik misalnya dalam kontrak bisnis asuransi ataupun pada perdagangan online. Faktor yang berpengaruh terhadap penerapan asas itikad baik ini yaitu kesadaran hukum, kesadaran terhadap KUHPerdata, praktik penegakkan hukum, kualitas dan kejelasan kontrak serta budaya organisasi. Pelanggaran terhadap asas itikad baik dapat menganggu validitas karena memungkinkan pembatalan kontrak bisnis dan menganggu keberlanjutan dari hubungan bisnis. Dengan demikian, dibutuhkan penguatan penerapan asas itikad baik sebagai pemahaman dari pelaku bisnis agar dapat menjalankan hubungan bisnis secara sehat dan berkelanjutan.