Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Development of a Mindfulness Intervention Guide as an Effort to Optimize Self-Love to Maintain Student Mental Health Puswiartika, Dhevy; Ratu, Bau; Gagaramusu, Yusdin; Hasan, Hasan; Amiruddin, Amiruddin; Inayah, Putri
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 9, No 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v9i1.2609

Abstract

This research aimed to develop a mindfulness intervention guide and test the effectiveness of implementing the mindfulness intervention guide as an effort to optimize self-love to maintain college students' mental health. The research method was the research and development model. This research and development procedure includes 1) the preparation stage, 2) the implementation stage, namely preparing a product draft, and 3) product testing, product validation, and preparation of the final product. This product was tested and validated by a team of experts in the field of psychology. In the implementation phase of the mindfulness intervention guide, the researchers assessed the respondents' mental health before and after administering the mindfulness intervention. Research data was analyzed descriptively, quantitatively, and qualitatively. This research showed that the intervention guide had been developed validly regarding usefulness, accuracy, suitability, and ease of guidance in implementing college student mindfulness interventions. This study also showed increased mental health levels in college students after providing mindfulness intervention to optimize self-love to maintain students' mental health. This research implied that lecturers and college students could use this mindfulness intervention guide for optimizing self-love on a limited basis to maintain daily mental health. Apart from that, this intervention guide can also be widely used by various practitioners in the mental health field, such as psychologists, counselors, guidance and counseling teachers, and social workers.
Improving Indonesian Language Learning Outcomes Through a Cultural Responsive Teaching Approach and the Secret Cards Game Method Inayah, Putri; Muttaqien, Zedy; Maharani, Desi; Sukmawati, Sukmawati
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 9, No 2 (2024): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v9i2.6976

Abstract

This research aims to improve student learning outcomes in Indonesian language subjects using the CRT (Cultural Responsive Teaching) approach and the Secret Cards Game method. This approach is a culture-based approach by linking the material taught. This learning highlights the background and culture that suits the student's profile. The goal is to create fun learning. The subjects of this research were 39 students (18 male students and 21 female students) in class VIII SMP. This classroom action research is reflective and collaborative. The implementation was carried out over two cycles. The results of this research show that the application of the CRT (Cultural Responsive Teaching) approach and the Secret Cards Game method can improve Indonesian language learning outcomes for class VIII SMP students. This can be seen from the increase in the percentage of the average value of observations in cycle 1, namely the completeness value was 55% and the average value was 73%. Of the 39 students, 23 students have achieved the KKM score. Meanwhile, in cycle 2 there was a very good increase with a percentage of 85% and the average value in this cycle reached 87.5%. There were 34 students whose learning outcomes improved. So, using the Cultural Responsive Teaching learning approach and the Secret Cards Game method in learning Indonesian has had an impact on improving the learning outcomes of class VIII students at SMPN 2 Mataram.
Pendekatan Dan Teori Konseling Solution Focused-Brief Counseling Inayah, Putri; Purwoko, Budi; Habsy, Bakhrudin All
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.873

Abstract

Artikel ini dibuat dengan tujuan menjelaskan mengenai pendekatan Solution Focused-Brief Counseling (SFBC) yang fokus pada solusi dalam kegiatan konseling dengan menggunakan metode penelitian library research. Informasi dan data yang termuat dalam artikel ini bersumber dari artikel, jurnal, dan riset melalui internet yang telah melakukan penelitian terkait pendekatan solution focused-brief counseling sebelumnya. Hasil pembahasan dalam artikel ini meliputi kajian mengenai pendekatan solution focused-brief counseling, yakni sejarah perkembangan, hakikat manusia, perkembangan perilaku, hakikat konseling, kondisi pengubahan, mekanisme pengubahan, serta kelebihan dan kekurangan. Pendekatan Solution Focused-Brief Counseling (SFBC) ialah kegiatan konseling yang berpusat pada penemuan solusi untuk megatasi masalah dan mendorong suatu perubahan untuk mengembangkan pribadi konseli. Solution Focused Brief Counseling (SFBC) menekankan pada singkatnya waktu dan bersifat fleksibel sehingga dapat dikombinasikan dengan pendekatannya konseling lainnya. Artikel ini diharapkan mampu memberikan manfaat dan pengetahuan baru mengenai salah satu
Landasan Pengembangan Kurikulum Dan Riset Konseling Berbasis Evidence Based Practice: Perdebatan Antara Evidence-Based Dan Practice-Based Evidence Inayah, Putri; Budiyanto, Budiyanto; Winingsih, Evi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.890

Abstract

Artikel ini menganalisis dialektika antara paradigma Evidence-Based Practice (EBP) dan Practice-Based Evidence (PBE) dalam bidang konseling serta implikasinya terhadap pengembangan kurikulum pendidikan konselor. EBP menekankan penggunaan bukti penelitian empiris terbaik, keahlian klinis, dan preferensi klien dalam pengambilan keputusan intervensi, namun sering dikritik karena kekakuan dan potensi dekontekstualisasinya. Sebaliknya, PBE membangun bukti secara induktif dari praktik klinis nyata, sehingga lebih responsif terhadap kompleksitas, keunikan individu, dan konteks sosio-budaya klien. Analisis menunjukkan bahwa pendekatan yang integratif, yang mensinergikan kekuatan EBP dan PBE, merupakan solusi paling komprehensif. Implikasinya, pengembangan kurikulum pendidikan konselor perlu dirancang untuk membekali calon konselor dengan kompetensi ganda: kemampuan mengkritisi dan menerapkan temuan EBP, serta keterampilan melakukan refleksi sistematis untuk menghasilkan PBE. Demikian pula, arah riset konseling masa depan harus mendorong model siklus umpan balik yang simbiotik, menggabungkan rigor metodologis (seperti RCT dan meta-analisis) dengan metodologi yang menangkap kompleksitas kontekstual (seperti mixed-methods dan studi kasus). Sintesis ini diharapkan menghasilkan praktik konseling yang lebih efektif, relevan, berorientasi pada bukti, sekaligus manusiawi dan adaptif.