Maura, Yusuf
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN ANALISIS KEUANGAN: MANFAAT RASIO KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA UMKM Manurung, Elon; Syahrial, Irzan; Suratman, Adji; Pratiwi, Wiwik; Noviherni; Maura, Yusuf
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v1i1.174

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat diselenggarakan kepada mitra "Pengurus Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau Provinsi DKI Jakarta" dengan judul “Manfaat Rasio Keuangan untuk Meningkatkan Kinerja UMKM” bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengelola keuangan mereka melalui penggunaan rasio keuangan. Acara ini diadakan pada hari Jumat, 14 Juni 2024, di Jl. Kramat 2 No. 48, RT 08, RW 04, Kelurahan Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, dihadiri lebih dari 23 orang peserta, dan dengan menghadirkan pembicara ahli di bidang keuangan, yang sekaligus juga merupakan anggota dari Team Abdimas STIE Y.A.I. Jakarta. Materi yang meliputi pengertian, jenis, dan fungsi rasio keuangan, serta manfaat penggunaannya dalam pengambilan keputusan bisnis, disampaikan melalui presentasi langsung dan diikuti diskusi dan tanya jawab. Peserta diajarkan cara menghitung dan menganalisis rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas, serta bagaimana penerapan rasio-rasio tersebut dapat meningkatkan kinerja dan kesehatan keuangan UMKM, diikuti dengan diskusi kasus relevan. Peserta menunjukkan antusiasme dan respon positif dan merasa materi ini sangat relevan dan bermanfaat, dan peserta berencana untuk menerapkan ilmu yang didapat dalam pengelolaan keuangan usaha mereka, dan diharapkan memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan keuangan untuk mendukung keberlanjutan dan peningkatan pertumbuhan usaha mereka.
Pembekalan Pengurus Persatuan Bundo Kanduang Minangkabau Provinsi DKI Jakarta dalam Penyusunan Laporan Keuangan Organisasi dan Laporan Keuangan UMKM Tahun 2024 Suratman, Adji; Maura, Yusuf; Hidayat, Malik; Osman, Irwan R; Noviherni, Noviherni; Syahrial, Irzan; Manurung, Elon; Muksin, Abdullah
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pengurus Paguyuban Bundo Kanduang Minangkabau Provinsi DKI Jakarta. Sesuai dengan ketentuan, paguyuban seperti organisasinya juga mewajibkan penyusunan laporan keuangan. Beberapa tujuan pembuatan laporan keuangan bagi organisasi nirlaba dan yang mencari laba seperti UMKM adalah: 1. Memberikan informasi kepada pemangku kepentingan mengenai laporan mengenai keuangan, operasional, dan kinerja organisasi. 2. Transparansi dan Akuntabilitas, laporan keuangan memberikan gambaran yang jelas dan transparan mengenai keuangan organisasi kepada pemangku kepentingan, meliputi anggota, donatur, sponsor, pemberi pinjaman, dan masyarakat umum. 3. Pengambilan Keputusan. Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan membantu para manajer dan penasihat dalam membuat keputusan strategis, perencanaan, dan alokasi sumber daya. 4. Pendanaan dan Penggalangan Dana, Laporan keuangan dapat digunakan untuk menarik calon donatur, sponsor, atau pemberi pinjaman. 5. Kepatuhan Regulasi: Organisasi nirlaba mungkin harus mematuhi berbagai peraturan dan standar akuntansi yang berlaku. 6. Evaluasi dan Peningkatan Kinerja, Laporan keuangan memungkinkan organisasi untuk mengevaluasi kinerjanya secara berkala dan mengidentifikasi area yang dapat dilakukan perbaikan. Selain itu, karena pengurus Paguyuban Bundo Kanduang Minangkabau Provinsi DKI Jakarta pada umumnya juga merupakan pelaku UMKM, maka dalam Abdimas ini kami juga memberikan pelatihan mengenai pentingnya laporan keuangan UMKM. Dengan begitu, para pelaku UMKM yang juga merupakan pengurus paguyuban ini dapat memahami dan menyadari pentingnya laporan keuangan UMKM. Saat menyampaikan materi, tim pengabdian masyarakat melakukan tanya jawab dengan peserta dan terjadi interaksi antara dosen pengabdi masyarakat dengan peserta. Hal ini menunjukkan bahwa pembekalan singkat yang diberikan kepada pengurus paguyuban cukup dapat dipahami dan dimengerti oleh peserta. Disadari bahwa pembekalan ini baru permulaan, dan perlu dilanjutkan dengan pelatihan praktik mengenai penyusunan Laporan Keuangan Organisasi dan penyusunan Laporan Keuangan UMKM.
Pengaruh Kepuasan Kerja, Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada Direktorat Fasilitas Kepabeanan di Jakarta Timur Maura, Yusuf; Febriandika, Muhammad Nur
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 8 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menelaah sejauh mana kepuasan kerja, disiplin kerja, dan kondisi lingkungan kerja memengaruhi kinerja pegawai di Direktorat Fasilitas Kepabeanan yang berlokasi di Jakarta Timur. Data penelitian bersumber dari kuesioner yang disebarkan kepada seluruh pegawai, berjumlah 80 orang, dengan menggunakan metode saturated sampling. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif, dan pengolahan datanya dilakukan menggunakan aplikasi SmartPLS melalui beberapa tahapan, meliputi analisis deskriptif, pengujian model pengukuran (outer model), pengujian model struktural (inner model), serta pengujian hipotesis untuk melihat pengaruh langsung dan tidak langsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepuasan kerja terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, demikian pula dengan lingkungan kerja yang juga memberikan kontribusi positif dan signifikan. Sebaliknya, variabel disiplin kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja. Kesimpulan ini memperlihatkan bahwa kepuasan kerja dan lingkungan kerja merupakan faktor yang patut menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kinerja, sedangkan disiplin kerja tidak selalu menjadi faktor penentu. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak manajemen dalam merancang kebijakan atau strategi peningkatan kinerja melalui optimalisasi kepuasan kerja dan pembentukan lingkungan kerja yang lebih mendukung.