Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MASLAHAH MURSALAH TENTANG KEWAJIBAN SERTIFIKASI HALAL BAGI UMKM PENJUAL JAJANAN PASAR DI PASAR TEMPEL WAY DADI KOTA BANDAR LAMPUNG Isnaini, Andira Putri; Zaki, Muhammad; Alghiffary, Idrus
El-Iqthisadi Volume 6 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.vi.53999

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip maslahah mursalah dalam kewajiban sertifikasi halal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penjual jajanan pasar, dengan fokus pada studi di Pasar Tempel Way Dadi, Kota Bandar Lampung. Subfokus penelitian ini adalah Analisis Maslahah Mursalah Terhadap Kewajiban Setifikasi Halal Bagi UMKM Penjual Jajanan Pasar di Pasar Tempel Way Dadi Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan  wawancara mendalam kepada pemilik UMKM. Hasil penelitian menunjukan bahwa kendala utama yang menghambat UMKM untuk mematuhi kewajiban ini terletak pada kurangnya pengetahuan tentang sertifikasi halal, mengira biaya sertifikasi yang tinggi, dan kompleksitas prosedur. Analisis maslahah mursalah menunjukkan bahwa kewajiban ini bertujuan untuk melindungi konsumen dari produk yang tidak sesuai dengan syariat Islam yang mana hal ini merupakan kebutuhan mendasar bagi kelangsungan hidup mereka.  Penelitian ini juga telah berhasil membantu UMKM untuk mendaftarkan produk mereka dalam proses sertifikasi halal, memberikan dukungan praktis untuk mengatasi kendala yang ada. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan untuk menyederhanakan prosedur sertifikasi, memberikan bantuan untuk menerbitkan sertifikasi, serta meningkatkan sosialisasi mengenai pentingnya sertifikasi halal. Kata kunci : maslahah mursalah, sertifikasi halal, UMKM.   Abstract This study aims to analyze the application of the principle of maslahah mursalah in the obligation of halal certification for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) selling market snacks, focusing on studies at Tempel Way Dadi Market, Bandar Lampung City. The subfocus of this research is the Maslahah Mursalah Analysis of the Obligation of Halal Certification for MSMEs Selling Market Snacks at Tempel Way Dadi Market, Bandar Lampung City. The method used in this research is a qualitative approach with observation methods and in-depth interviews with MSME owners. The results showed that the main obstacles that prevent MSMEs from complying with this obligation lie in the lack of knowledge about halal certification, considering the high cost of certification, and the complexity of the procedure. The maslahah mursalah analysis shows that this obligation aims to protect consumers from products that are not in accordance with Islamic law, which is a fundamental need for their survival.  This research has also successfully helped MSMEs to register their products in the halal certification process, providing practical support to overcome existing obstacles. Based on these findings, this study provides policy recommendations to simplify certification procedures, provide assistance to issue certification, and increase socialization on the importance of halal certification. Keywords: maslahah mursalah, halal certification, MSMEs.
Analisis Penegakan Hukum dan Tantangan dalam Perlindungan Hak Asasi Anak terhadap Eksploitasi Anak “Silver” Santoso, Rudi; Isnaini, Andira Putri; Zaharah, Rita
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 21, Nomor 1 (Januari 2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v21i1.77932

Abstract

Fenomena eksploitasi anak silver di Kota Bandar Lampung menunjukkan adanya pelanggaran serius terhadap hak asasi anak, terutama dalam aspek perlindungan dari eksploitasi ekonomi, kekerasan, dan pengabaian. Meskipun pemerintah telah memiliki perangkat hukum seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 2 Tahun 2016, praktik eksploitasi anak silver masih terus terjadi sehingga menunjukkan lemahnya implementasi perlindungan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya penegakan hukum dan tantangan struktural yang dihadapi dalam penanganan eksploitasi anak silver. Subjek penelitian meliputi aparat Satpol PP, Dinas Sosial, lembaga perlindungan anak, masyarakat sekitar lokasi aktivitas anak silver, serta anak silver yang ditemui di lapangan sebagai informan kunci. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-sosiologis. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan studi dokumentasi dengan instrumen pedoman wawancara, lembar observasi, dan checklist analisis regulasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum belum optimal akibat lemahnya koordinasi antarinstansi, minimnya sumber daya rehabilitasi, faktor ekonomi keluarga, serta rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan eksploitasi anak silver memerlukan penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas rehabilitasi, serta strategi pencegahan dan edukasi publik yang berkelanjutan. Implikasi penelitian menegaskan perlunya reformasi tata kelola perlindungan anak berbasis pendekatan hukum dan sosial secara simultan.