Rinanda Filsofi Siregar, Kurnia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Analisis Keputusan Multi Kriteria Dengan Metode Promethee Dalam Seleksi Awal Calon Pohon Induk Kelapa Sawit Dura: Studi Kasus Data Pengamatan Lapangan Di Kebun Percobaan PPKS BJ43S (DXD), Bah Jambi, Sumatera Utara Prima Sani Nasution, Zulfi; Nazhri Simamora, Arfan; Rinanda Filsofi Siregar, Kurnia; Yenni, Yurna
Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Vol 32 No 3 (2024): Jurnal Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.jur.jpks.v32i3.274

Abstract

Pengambilan keputusan yang didasarkan pada multi-kriteria memerlukan metode yang komprehensif agar dapat diambil keputusan yang tepat. Salah satu cara yang digunakan adalah mengaplikasikan Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA). Metode Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluations (PROMETHEE) adalah salah satu metode dalam MCDA yang sudah umum digunakan di bidang bisnis, finansial, teknologi, dan lain-lain, namun masih sangat jarang digunakan di bidang pemuliaan tanaman. Pada tulisan ini, metode PROMETHEE digunakan untuk seleksi awal calon pohon induk melalui pemeringkatan pohon-pohon yang diuji pada kebun percobaan PPKS BJ43S (DxD), Kebun Bah Jambi, Sumatera Utara. Analisis ini menggunakan data pengamatan lapangan dari 1.395 pohon yang diuji, dan dipilih 10% atau sekitar 140 pohon terbaik berdasarkan metode PROMETHEE. Pemilihan pohon-pohon tersebut telah mempertimbangkan banyak kriteria antara lain bobot tandan, rasio buah per tandan, rasio mesokarp per buah, dan juga karakter minyak. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode ini terbukti cukup efektif digunakan dalam seleksi awal calon pohon induk karena mampu memberikan wawasan mengenai kontribusi relatif masing-masing kriteria yang mempengaruhi pemeringkatan (ranking) pohon. Urutan pohon-pohon berdasarkan hasil analisis ini dapat menjadi pertimbangan dalam memilih pohon-pohon sebagai tetua berdasarkan banyak karakter untuk tujuan pengembangan bahan tanaman maupun komersial.
Pemanfaatan Mekanisasi dalam Proses Pengangkutan Hasil Produksi di Perkebunan Kelapa Sawit Rinanda Filsofi Siregar, Kurnia; Nurkhoiry, Ratnawati; Prima Sani Nasution, Zulfi; Akmal Agustira, Muhammad; Amalia, Rizki
Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Vol 33 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.jur.jpks.v33i1.262

Abstract

Luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia meningkat dari 14,0 juta ha pada tahun 2017 menjadi 16,8 juta ha pada tahun 2022, yang berimplikasi pada bertambahnya kebutuhan tenaga kerja panen dan pemeliharaan. Saat ini, di Indonesia semakin sulit mencari tenaga kerja lapangan yang terlatih khususnya pada kegiatan panen dan muat Tandan Buah Segar (TBS) di industri kelapa sawit. Pada masa industri 4.0, pemanfaatan mekanisasi menjadi solusi potensial untuk mengatasi kelangkaan tenaga kerja di sektor pertanian dan perkebunan. Mekanisasi dalam manajemen panen melibatkan penggunaan alat-alat seperti: tractor scissor lift grabber, quick tractor, crawller dump, along-along, wintor dan truck bin system yang berfungsi mengevakuasi TBS dari Tempat Pengumpulan Hasil (TPH) hingga pengiriman ke pabrik kelapa sawit (PKS). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangan dari penggunaan mekanisasi dalam proses pengangkutan hasil produksi serta menganalisis kelayakannya dari segi finansial melalui metode analisis NPV, IRR, B/C dan PP. Hasil perhitungan menunjukkan truck bin system memperoleh nilai NPV Rp 424 juta, IRR 21,38%, B/C 1,21, PP 5 tahun. tractor scissor lift grabber memperoleh NPV Rp 433 Juta, IRR 22,5%, B/C 1,28, PP 5 tahun, quick tractor memperoleh NPV Rp 39 juta, IRR 23,91%, B/C 1,11, PP 3 tahun, wintor mencapai NPV Rp 45 juta, IRR 26,05%, B/C 1,27, PP 3 tahun, dan Along-along mencatat NPV Rp 78 juta, IRR 212,1%, B/C 1,49, PP 1 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara teknis dan ekonomi, mekanisasi layak untuk diterapkan pada perkebunan kelapa sawit.