Akmal Agustira, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Mekanisasi dalam Proses Pengangkutan Hasil Produksi di Perkebunan Kelapa Sawit Rinanda Filsofi Siregar, Kurnia; Nurkhoiry, Ratnawati; Prima Sani Nasution, Zulfi; Akmal Agustira, Muhammad; Amalia, Rizki
Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Vol 33 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.jur.jpks.v33i1.262

Abstract

Luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia meningkat dari 14,0 juta ha pada tahun 2017 menjadi 16,8 juta ha pada tahun 2022, yang berimplikasi pada bertambahnya kebutuhan tenaga kerja panen dan pemeliharaan. Saat ini, di Indonesia semakin sulit mencari tenaga kerja lapangan yang terlatih khususnya pada kegiatan panen dan muat Tandan Buah Segar (TBS) di industri kelapa sawit. Pada masa industri 4.0, pemanfaatan mekanisasi menjadi solusi potensial untuk mengatasi kelangkaan tenaga kerja di sektor pertanian dan perkebunan. Mekanisasi dalam manajemen panen melibatkan penggunaan alat-alat seperti: tractor scissor lift grabber, quick tractor, crawller dump, along-along, wintor dan truck bin system yang berfungsi mengevakuasi TBS dari Tempat Pengumpulan Hasil (TPH) hingga pengiriman ke pabrik kelapa sawit (PKS). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangan dari penggunaan mekanisasi dalam proses pengangkutan hasil produksi serta menganalisis kelayakannya dari segi finansial melalui metode analisis NPV, IRR, B/C dan PP. Hasil perhitungan menunjukkan truck bin system memperoleh nilai NPV Rp 424 juta, IRR 21,38%, B/C 1,21, PP 5 tahun. tractor scissor lift grabber memperoleh NPV Rp 433 Juta, IRR 22,5%, B/C 1,28, PP 5 tahun, quick tractor memperoleh NPV Rp 39 juta, IRR 23,91%, B/C 1,11, PP 3 tahun, wintor mencapai NPV Rp 45 juta, IRR 26,05%, B/C 1,27, PP 3 tahun, dan Along-along mencatat NPV Rp 78 juta, IRR 212,1%, B/C 1,49, PP 1 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara teknis dan ekonomi, mekanisasi layak untuk diterapkan pada perkebunan kelapa sawit.
Penilaian Tingkat Keberlanjutan Usaha Perkebunan Sawit Rakyat dengan Aplikasi Metode RAPPO di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara Nabila, Asma; Prima Sani Nasution, Zulfi; Akmal Agustira, Muhammad
Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Vol 33 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.jur.jpks.v33i2.291

Abstract

Eksistensi perkebunan sawit rakyat memegang peran sentral dalam pertumbuhan luas lahan perkebunan sawit di Indonesia. Namun, perkebunan sawit rakyat masih menghadapi tantangan besar terkait produktivitas dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat keberlanjutan pekebun sawit rakyat bersertifikasi dan non-sertifikasi di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dengan menggunakan metode Rapid Appraisal for Palm Oil (RAPPO). Analisis dilakukan berdasarkan empat dimensi keberlanjutan, yaitu ekonomi, sosial, ekologi, dan kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekebun bersertifikasi memiliki tingkat keberlanjutan yang lebih baik dibandingkan dengan pekebun non-sertifikasi. Skor keberlanjutan kumulatif untuk pekebun bersertifikasi adalah 67,71 (kategori cukup berkelanjutan), sedangkan pekebun non-sertifikasi hanya mencapai 47,45 (kategori kurang berkelanjutan). Dimensi kelembagaan menjadi faktor pembeda, di mana pekebun bersertifikasi mendapatkan manfaat dari kelompok tani dan koperasi dalam bentuk penyuluhan, akses pasar, dan penerapan teknik budidaya berkelanjutan. Oleh karena itu, upaya penguatan kelembagaan melalui peningkatan partisipasi dalam kelompok tani dan koperasi, serta penyuluhan berkelanjutan, menjadi langkah strategis dalam meningkatkan keberlanjutan usaha perkebunan sawit rakyat di Kabupaten Simalungun.
Peran Media dalam Agenda Setting: Diskursus Dampak Lingkungan Industri Kelapa Sawit Indonesia Nabila, Asma; Prima Sani Nasution, Zulfi; Akmal Agustira, Muhammad; Nurkhoiry, Ratnawati
Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Vol 33 No 3 (2025): Jurnal Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.jur.jpks.v33i3.272

Abstract

Pengelolaan dampak lingkungan pada industri kelapa sawit di Indonesia telah menjadi topik diskursus publik yang signifikan. Di satu sisi, industri ini memainkan peran penting bagi perekonomian nasional melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, serta Pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Namun, di sisi lain, industri ini kerap dikaitkan dengan degradasi lingkungan. Media memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik dan menetapkan agenda kebijakan melalui framing isu. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan framing isu lingkungan terkait industri kelapa sawit di berbagai tingkat media (internasional, nasional, lokal, dan media LSM). Penelitian menggunakan metode analisis konten terhadap 470 artikel berita yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2014–2023, dengan pendekatan Media Coverage Review dan sistem kategorisasi berbasis tema isu dan atribusi penyebab. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam penyebab dan penekanan isu antar jenis media. Media internasional dan LSM cenderung mengaitkan industri kelapa sawit dengan deforestasi, sementara media nasional lebih menyoroti kontribusi sektor lain terhadap degradasi lingkungan. Diskrepansi ini mencerminkan ketimpangan informasi yang dapat memengaruhi proses perumusan kebijakan berbasis bukti. Temuan ini menekankan pentingnya harmonisasi informasi media untuk mendukung pengambilan kebijakan yang adil dan berkelanjutan di sektor kelapa sawit.