Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN PESTISIDA NABATI DI DESA TEGALKODO Heny Suhindarno; Musta’ana, Musta’ana; Adita Nur Karismah; Inayatul Maghfiroh
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i8.9493

Abstract

Pelatihan pembuatan pupuk organik cair dan pestisida nabati di Desa Tegalkodo bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani lokal dalam mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan. Dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah diperoleh di sekitar lingkungan, para petani dibor untuk membuat pupuk dan pestisida yang aman dan ramah lingkungan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk kimia yang cenderung mahal dan dapat merusak keseimbangan ekosistem. Hal ini berdampak pada kesehatan tanah dan kesehatan masyarakat. Untuk itu, pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan alternatif yang lebih ramah lingkungan. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah berupa Pendamping dengan melakukan sosialisasi dan pemetaan kebutuhan kepada masyarakat desa terkait pentingnya penggunaan pupuk organik cair dan pestisida nabati untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami manfaat dan cara membuat pupuk organik cair serta pestisida nabati. Hasil pelatihan pupuk organik cair dan pestisida nabati di Desa Tegalkodo menunjukkan bahwa pelatihan tersebut berhasil mencapai berbagai tujuan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi para petani. Dengan fokus pada penggunaan bahan-bahan alami yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mengendalikan hama secara efektif, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan praktik pertanian yang ramah lingkungan
KOMUNIKASI DESTINATION BRANDING LEREH LEREH BWI 1 TV DALAM MEMBENTUK IDENTITAS DAERAH Moch. Nuril Anwar; Mariyatul Qiptiyah; Siti Holiza Fitriana; Fasya Rina Sitajeng; Inayatul Maghfiroh
Maddah : Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the strategy of the "Lereh Lereh" program on the local television station BWI 1 TV in constructing tourism and culinary identities in Banyuwangi Regency. Amidst digital media disruption, local television faces significant challenges in remaining relevant as a cultural agent. Using a descriptive qualitative method with a case study approach, data were collected through in-depth interviews, observation, and content analysis. The results indicate that BWI 1 TV implements three main strategic pillars: history-based narrative selection (framing), visualization of local cultural symbols, and digital platform synchronization. The program has successfully transformed audience perceptions of culinary and tourism from mere commodities into ancestral heritage that must be preserved. Theoretically, the program fulfills the cycle of social construction through the stages of objectification, internalization, and externalization, triggering the emergence of collective pride (social validation). This study concludes that technological adaptation and consistency in local narratives are key for regional television media to maintain their existence while strengthening regional identity in the era of globalization.