Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA TAHUN 2018 DI DESA PEJOK KECAMATAN KEDUNGADEM KABUPATEN BOJONEGORO Suhindarno, Heny
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol 2 No 2 (2019): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembahasan mengenai Desa tidak akan dapat terlepas dari proses reformasi yang bergulir sejak tahun 1998. Sebagai evaluasi terhadap Pemerintahan Orde Baru yang dinilai sentralistik, pemerintahan di awal era reformasi membuat sebuah kebijakan yang mendorong terbentuknya desentralisasi dalam arti yang sebenarnya, yakni daerah diberikan hak otonomi yang lebih luas untuk menjalankan urusannya sendiri. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang tentang Desa yang berlaku sekarang ini menekankan pada prinsip-prinsip demokrasi, dan peran serta masyarakat. Partisipasi masyarakat, pemerataan, keadilan, serta potensi dari Desa harus dilindungi dan diberdayakan agar tercipta Desa yang kuat, maju, mandiri, dan demokratis. Menganut Undang-Undang Nomor 23 Tahun  2014 tentang Pemerintahan Daerah disebutkan bahwa Desa adalah sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengurus dan mengatur kepentingan masyarakat setempat berdasar asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
SOSIALISASI PEMILU DALAM PENYELENGGARAAN PEMILU KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH BOJONEGORO TAHUN 2014 DI KABUPATEN BOJONEGORO Heny Suhindarno
JIAN - Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 1 No. 2 (2017): JIAN - Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan suatu fenomena yang berkenaan dengan masalah yang diteliti. Penelitian ini difokuskan pada salah satu tahapan penyelenggaraan Pemilukada yakni Sosialisasi Pemilu dalam Penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Bojonegoro tahun 2014 di Kabupaten Bojonegoro. Namun demikian tentunya tidak mungkin untuk diteliti dan diamati secara individual dalam populasi karena keterbatasan waktu dan untuk menjamin keakuratan data dalam penelitian ini, sehingga penelitian dilakukan pada sampel. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling ( pengambilan sampel secara sederhana dimana pengambilan sampel dari semua anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam anggota populasi itu). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah : Library Reserach (studi kepustakaan) dan Field Research ( riset lapangan) melalui metode observasi, wawancara(interview). Data-data yang diperoleh dilapangan perlu diolah sedemikian rupa sebelum dianalisis. Adapun data yang diperoleh selanjutnya dikelompokkan dengan cara sebagai berikut: Koding, editing, dan tabulating. Setelah data-data atau informasi terkumpul secukupnya, maka data-data atau informasi tersebut disusun kembali untuk kemudian diolah dan dianalisis. Cara analisis data yang digunakan adalah analisa komperatif deskriptif yang bersifat kualitatif yang mengelola data dengan jalan menganalisa dan menguraikan penafsiran data yang diperoleh dari hasil wawancara dan dokumenter, kemudian ditarik kesimpulan akhir. Kesimpulan dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa : (1) Kegiatan sosialisasi dalam kegiatan persiapan pemilu kada Bojonegoro di tingkat kecamatan atau desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro cukup baik, ( 2 ) Sosialisasi inventarisasi dan pemutakhiran data pemilih Pemilu Kada Bojonegoro tahun 2012 di Kabupaten Bojonegoro masih kurang, ( 3) Penyelenggaraan pemilu kada Bojonegoro tahun 2012 berjalan dengan baik, namun diliat dari jumlah pemilih yang hadir hanya 72 % dari DPT yang ada. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi masih kurang.
PERAN LURAH DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI (Suatu Studi di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro) Heny Suhindarno
JIAN - Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 2 No. 1 (2018): JIAN - Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan, tulisan, atau perbuatan PNS yang tidak menaati kewajiban dan/atau melanggar larangan ketentuan disiplin PNS, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja, adapun tingkat kedisiplinan kerja pegawai Kelurahan Banjarejo dirasa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran lurah dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan pengambilan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan purposive sampling , adapun informan teriventarisir sejumlah 6 orang. Analisis data menggunakan data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing/verifying. Teknik pengambilan informan menggunakan teknik purposive snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran lurah dalam meningkatkan disiplin pegawai sudah cukup baik.
UPAYA SEKRETARIS DESA DALAM MENINGKATKAN TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (Suatu Studi Di Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro) Heny Suhindarno
JIAN - Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 2 No. 2 (2018): JIAN - Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2017 Tentang Administrasi Kependudukan dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan Administrasi Kependudukan adalah rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dokumen data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, pengelolaan informasi administrasi kependudukan serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publikdan pembangunan sektor lain, adapun tingkat pencatatan administrasi kependudukan Desa Napis dirasa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan upaya Sekretaris Desa dalam melakukan administrasi pencatatan kependudukan. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan pengambilan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan purposive sampling , adapun informan teriventarisir sejumlah 41 orang. Analisis data menggunakan data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing/verifying. Teknik pengambilan informan menggunakan teknik purposive snawball sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya Sekretaris Desa dalam melakukan pencatatan administrasi kependudukan sudah cukup baik.
Improving the Bojonegoro Community's Economy Based on Sustainable Tourism Development Robiatus Stia Ningrum; Septi Wulandari; Heny Suhindarno
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 4 No. 3 (2023): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v5i1.3878

Abstract

Improving the community's economy is the main goal for every region, including Bojonegoro. One approach adopted to achieve this goal is through sustainable tourism development. This research aims to analyze the impact and potential of developing sustainable tourism in improving the economy of the Bojonegoro community. The research results show that the development of sustainable tourism has great potential to improve the economy of the Bojonegoro community. Various initiatives for tourism infrastructure development, environmental conservation, and local community empowerment have had a significant positive impact. Increasing tourist visits, community involvement in the tourism industry, and income diversification are indicators of the success of implementing sustainable tourism-based development. However, this research also identified several challenges, such as conflicts of interest between environmental conservation and tourism infrastructure development. Therefore, cooperation between government, the private sector, and society is needed to create balanced and sustainable policies. In conclusion, the development of sustainable tourism can be the main driver in improving the economy of the Bojonegoro community. By paying attention to economic, social, and environmental aspects, sustainable policy implementation can create long-term positive impacts, open up new opportunities, and sustainably empower local communities.
Dynamic Governance dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro Khotimah, Putri Eni; Suprastiyo, Ahmad; Suhindarno, Heny
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5432

Abstract

Through population registration, civil registration, data management, and utilization of the results for public services and other sectors, population administration is the process of structuring and controlling population documents and data. In the beginning, the service conditions before the innovation were all services were centralized at the Population and Civil Registration Service of Bojonegoro Regency, resulting in piles of files, crowds, very long queues, apart from that there were problems in terms of internet network availability. This research aims to determine dynamic governance in the implementation of population administration services and identify the extent to which the government predicts every development in terms of services. This research uses a qualitative descriptive method with data collection techniques used, namely interviews and observation. This research uses theory according to Neo Chen 2007, where there are three capabilities in dynamic governance, namely Think Ahead (Thinking Ahead), Think Again (Thinking Again), Think Across (Thinking Across Boundaries). The results of this research are that the Population and Civil Registration Service of Bojonegoro Regency has thought ahead by preparing online and offline services and creating various innovations in order to bring services closer to the community, apart from that, it has also thought again by conducting periodic evaluations once a month, and thinking cross borders by adopting ideas from other regions by implementing services directly to the community.AbstrakMelalui pencatatan kependudukan, pencatatan sipil, pengelolaan data, dan pemanfaatan hasilnya untuk pelayanan publik dan sektor lainnya, administrasi kependudukan adalah proses penataan dan pengendalian dokumen dan data kependudukan. Pada awalnya kondisi pelayanan sebelum adanya inovasi seluruh pelayanan terpusat di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro sehingga terjadi penumpukan berkas, terjadi kerumunan, antrean yang sangat panjang, selain itu terdapat kendala dalam hal ketersediaan jaringan internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dynamic governance dalam penyelenggaraan pelayanan administasi kependudukan dan mengidentifikasi sejauh mana pemerintah dalam memprediksi setiap perkembangan dalam hal pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara dan observasi. Penelitian ini menggunakan teori menurut Neo Chen 2007, yang mana terdapat tiga kapabilitas dalam dynamic governance, yaitu Think Ahead (Berpikir Kedepan), Think Again (Berpikir Lagi), Think Across (Berpikir Lintas Batas). Hasil dari penelitian ini adalah Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro telah berpikir kedepan dengan mempersiapkan pelayanan online dan offline serta menciptakan berbagai inovasi dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, selain itu juga telah berpikir lagi dengan melakukan evaluasi secara periodik setiap 1 bulan sekali, dan berpikir lintas batas dengan mengadopsi pemikiran dari daerah lain dengan menerapkan pelayanan yang langsung kepada masyarakat.
Public Values Program Santunan Kematian Bagi Masyarakat Miskin di Kabupaten Bojonegoro Handayani, Putri; Suprastiyo, Ahmad; Suhindarno, Heny
Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol 6 No 3 (2024): Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : LPPM Institut Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i3.5831

Abstract

This research aims to explain the public value of the poor death compensation program in Bojonegoro Regency as perceived by the general public. The Death Compensation Program for the Poor in Bojonegoro Regency is designed to provide assistance to poor heirs whose family members have died as a manifestation of the concern of the Bojonegoro Regency Government. This research uses Mark Moore's public value theory, Legitimacy and Support, Operational Skills, and Substantial Value. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. In this study, a purposive sampling strategy was used to identify informants. Through research it is known that the Death Compensation Program for the Poor in Bojonegoro Regency has received support from the community, from an operational capability perspective supported by quality human resources, technology and finance. In terms of substantial value, it has benefits from economic value, social and social value, and political value. Although there are still several obstacles, especially in terms of data filling by the public and telecommunications networks.
Adaptive Governance dalam Mitigasi Bencana Banjir di Kabupaten Bojonegoro Yulianti, Yani Dwi; Huda, Miftahul; Suhindarno, Heny
Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol 6 No 3 (2024): Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : LPPM Institut Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i3.5870

Abstract

This research aims to find out and understand the concept of adaptive governance in managing flood disasters in Bojonegoro district. This research uses descriptive qualitative research methods using interview, observation and documentation techniques. In this research, there are several institutions involved in adaptive governance, starting from regional government, TNI, BNBP, medical personnel, social services. PMI, Flood Volunteers, BMKG, NGOs, Tagana, and several other volunteer organizations. Therefore, there is a need to strengthen formal institutions and informal institutions in handling annual disasters that occur in the Bojonegoro area by collaborating and encouraging governance that is responsive and responsive to natural disaster management. Keywords : Adaptive Governance, Mitigation, Flood Disaste ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami konsep adaptive governance dalam penanggulangan bencana banjir dalam kabupaten bojonegoro, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan Teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Adaptive governance dalam penelitian ini terdapat beberapa Lembaga yang terlibat mulai dari pemerintahan daerah, TNI, BNBP, Tenaga medis, Dinas social, PMI, Relawan Banjir, BMKG, NGO. Tagana, dan beberapa organisasir relawan lainnya. Maka dari itu dibutuhkannya penguatan antar Lembaga formal dan Lembaga informal dalam menangani bencana tahunan yang terjadi pada wilayah Bojonegoro dengan berkolaborasi serta mendorong tata Kelola yang responsive dan cepat tanggap terhadap penanggulangan bencana alam. Kata kunci : Adaptive Governance, Mitigasi, Bencana Banjir
Inovasi Layanan Mobil Siaga Desa dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Kabupaten Bojonegoro Riyani, Septia Dwi; Septian, Esa; Suhindarno, Heny
Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol 6 No 3 (2024): Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : LPPM Institut Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i3.5961

Abstract

The Bojonegoro Regency Government, through the Social Service, provides innovative Village Alert Car services to improve public services to village communities in Bojonegoro Regency. This innovation will be implemented in December 2022 as a service product innovation. This research aims to determine and describe the innovation of the Village Alert Car service. This research uses descriptive qualitative research with data collection techniques in the form of interviews, observation and documentation. Researchers use the Typology of Innovation theory according to Mulgan & Albury in Muluk (2008), an innovation is said to be successful if the innovation is the result of the creation and implementation of product innovation, process innovation, method innovation, strategy or policy innovation, and system innovation. Based on this theory, the research results show that currently the Bojonegoro Regency Government has provided a safe and comfortable transportation model for village communities in the form of village standby cars. Apart from being easy to use, this transportation has no fees. It is hoped that the innovation of the village standby car service in Bojonegoro Regency will become a role model for other regions in meeting the needs of public facilities for village communities experiencing social emergencies. Although there are several obstacles that must be evaluated based on strategy or policy innovation, namely the outreach carried out by the village government must be improved further, because not all levels of society know about the village standby car policy or program. Even though there are complaints, it is not an obstacle in implementing the village standby car service and it continues to run.
PARADIGM OF SOCIAL FACTS AND EDUCATION ON SOCIAL REALITY Heny Suhindarno; Heristyo Endro Baruno, Yosep
International Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 6 (2024): JUNE
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Educational activities are a social reality in society. As a unit of activity, education is influenced by and influences the components of society. The increasing demands of society for education and advances in science and technology have made it no longer possible for education to be managed solely through traditional patterns, in addition to this method no longer being in accordance with the needs and demands of society. The revolution in technology and science, changes in society, understanding of how children learn, advances in communication media, and so on give their own meaning to educational activities and this is what makes the policy of utilizing technological media and technological approaches in managing education as part of culture a means of transmitting values ​​and ideas, so that everyone is able to participate in the transformation of values ​​for the progress of the nation and state. The reality of education in society is still shackled by policy and control by the hands of power, the political elite. As a capitalist system of color, the policy changes made still cannot answer social problems.