Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Social Institutions in the Social Development of Transmigrant Communities in Jambi 1983-2006 Simatupang, Novia Roza; Arianti, Amelda; Garadian, Endi Aulia
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization Vol. 5 No. 2 (2024): History: Civilization and Social Change
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jhcc.v5i2.24452

Abstract

This study discusses social institutions in the social, cultural, and economic advancement of transmigrant communities in the Durian Luncuk I Transmigration Settlement Unit (UPT) - Jangga Baru Village, Jambi Province, in the period 1983-2006. Transmigration in Durian Luncuk was carried out using the PIR (People's Core Plantation)-Special pattern, which received social guidance from the Department of Transmigration and Economics from PTPN VI Durian Luncuk. This study uses a historical method of heuristics, verification, interpretation, and historiography. Primary data were obtained through interviews, written documents, and archives obtained from the Regional Library and the National Library, in the form of research report monographs, and newspaper articles. The results of the study indicate that social institutions, both formal and non-formal, such as farmer groups, KUD, markets, social gatherings, mosques, and art groups play an important role in improving the economic level, and socio-cultural advancement of transmigrant communities, in addition, social institutions also play a role in building harmonious interactions among heterogeneous transmigrants. In other words, social institutions are important capital in the success of the transmigration program.
Islamic Discourse and Gender Inequality in Colonial Java: A Feminist Reading of Pramoedya Ananta Toer’s Gadis Pantai Mahamid, Mochammad Nginwanun Likullil; Arianti, Amelda; Putri, Evi Kurnia; Shofiyuddin, Haris; Masuwd, Mowafg Abrahem
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 4 No 3 (2025): December: Women and Children Welfare in Indonesian Context
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v4i3.439

Abstract

Penelitian ini membahas representasi gender, kekuasaan, dan nilai-nilai Islam Jawa dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer (1987). Permasalahan utama penelitian ini terletak pada bagaimana agama, khususnya Islam, digunakan bukan hanya sebagai latar spiritual, tetapi juga sebagai perangkat ideologis yang menopang struktur sosial dan patriarki dalam masyarakat Jawa pesisir awal abad ke-20. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan relasi antara agama, kelas sosial, dan gender melalui analisis tokoh-tokoh utama, terutama Bendoro sebagai priyayi dan guru agama serta Gadis Pantai sebagai representasi perempuan wong cilik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis dengan pendekatan sejarah dan analisis teks sastra melalui studi pustaka terhadap novel Gadis Pantai serta beberapa referensi pendukung dari buku dan artikel jurnal akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pramoedya menghadirkan Islam Jawa sebagai medan wacana sosial yang ambivalen, di satu sisi mengandung nilai moral dan spiritual, namun di sisi lain digunakan untuk melegitimasi kekuasaan patriarkal dan ketimpangan sosial dalam masyarakat tradisional.