Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Second Account Instagram sebagai Identitas Digital: Fenomena Kultural dalam Ekspresi Diri pada Generasi Z Nugraha, Ika; Vita Sukmarini, Andi; Yusuf AR, Muhammad
Iapa Proceedings Conference 2024: Resiliensi Indonesia dalam Pusaran Disrupsi Global
Publisher : Indonesian Association for Public Administration (IAPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30589/proceedings.2024.1066

Abstract

Generasi Z sangat erat kaitannya dengan sosial media Instagram. Instagram memiliki banyak fitur salah satunya yaitu memperbolehkan pengguna memiliki lebih dari satu akun dalam satu aplikasi. Saat ini generasi Z memanfaatkan fitur tersebut untuk membuat akun kedua instagram dan generasi Z lebih aktif memperlihatkan aktifitasnya serta lebih bebas mngekspresikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Akun Kedua Instagram dalam mengekspresikan diri disosial media pada Geneasi Z. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis regresi yang dimana menggunakan instumen kuisioner yang berisi pertanyaan tertutup dengan menggunakan teknik accidental sampling dan sampelnya adalah generasi Z pengguna akun kedua Instagram yang ada di kabupaten Maros. Hasil penelitian menunjukkan variabel akun kedua Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap identitas digital dan fenomena Kultural dalam ekspresi diri.
Pemanfaatan Kekayaan Media dalam Kepemimpinan Efektif dengan Sistem Komunikasi Multi-Channel di Masa Pandemi COVID-19 Vita Sukmarini, Andi; Yusuf AR, Muhammad; Kadir, Darmawati
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 01 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v3i01.557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan Kekayaan Media yang digunakan sebagai alat komunikasi Multi-Channel di masa pandemi COVID-19. Pemanfaatan Teknologi Multimedia dengan segala kekayaan konten dan fungsinya saat pandemi covid-19 menuntut lembaga atau organisasi harus cerdas dalam memanfaatkan berbagai aplikasi multimedia. Jika merujuk pada teori kekayaan media, maka sudah selayaknya sebuah Organisasi dengan kepemimpinan efektif harus memanfaatkan kelebihan setiap aplikasi multimedia yang ada, sehingga komunikasi multi-channel dapat efektif berjalan. Penelitian ini dilakukan di sebuah Universitas Swasta Al Asyariah Mandar, Sulawesi Barat yang berada di daerah dengan segala keterbatasan layanan jaringan komunikasi. Metode penelitian menggunakan mix metode yakni sampel analisa berdasarkan quisisoner yang disebar dalam tim organisasi dan pejabat kampus dan studi kasus berdasarkan observasi wawancara pada beberapa pimpinan bidang terkait di lokasi penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa di lokasi penelitan penggunaan aplikasi multimedia efektif mendukung tujuan organisasi sehingga dapat bertahan bahkan secara kinerja kelembagaan berprestasi, meskipun di situasi pandemi COVID-19 melanda sejak dua tahun terakhir. Selain itu didapatkan bahwa komunikasi multi-channel dengan pemanfaatan teori kekayaan media, juga dapat mendukung berjalannya organisasi dengan baik.                                                                           
Analysis of Government Communication Towards the Implementation of the Sp4n Lapor Application in the Communication and Informatics Service Riba, Daud; Yusmanizar, Yusmanizar; Yusuf AR, Muhammad
Journal of Public Representative and Society Provision Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Public Representative and Society Provision
Publisher : Pusat Studi Pembangunan dan Pemberdayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55885/jprsp.v4i1.757

Abstract

This study examines how government communication influences the implementation of the National Public Service Complaint Management System – People’s Online Aspirations and Complaints Service (SP4N-LAPOR) at the Department of Communication and Informatics of Biak Numfor Regency. The analysis is based on George C. Edward III’s policy implementation model, focusing on four aspects: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Using a descriptive qualitative method, data were gathered through interviews, observations, and documentation. The results show that while SP4N-LAPOR has been implemented, it has yet to reach optimal performance. Public outreach remains limited, inter-agency coordination is not fully effective, supporting facilities and technical training for administrators are inadequate, and the application of Standard Operating Procedures (SOPs) is inconsistent. Other obstacles include low digital literacy among the community, budget constraints, and the archipelagic geography that hinders service coverage. The study recommends enhancing public outreach, providing more training, increasing resources, and strengthening cross-agency coordination to ensure SP4N-LAPOR operates more effectively in Biak Numfor.