Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Training on Flying Fish Egg Processing to Increase Household Income: Pelatihan Pengolahan Telur Ikan Terbang Untuk Meningkatkan Pendapatan Rumah Tangga  Harianto, Dedi Harianto; Andi Sawe Ri Esso; Supratman Tajuddin
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 1 Issue 6 October 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2433

Abstract

The Community Partnership Program (PKM) is implemented in Village Kalukuang, Galesong District, Takalar Regency, South Sulawesi Province. This initiative is motivated by several issues, primarily the limited capacity of housewives to develop the processing of flying fish eggs, which affects their income. The challenges are rooted in three aspects: (1) a lack of knowledge and skills in managing flying fish eggs, (2) insufficient access to marketing opportunities, and (3) the non involvement of local government. These limitations significantly impact household income derived from processing flying fish eggs. To address this issue, it is essential to expand knowledge and enhance skills, thereby improving these constraints through training, knowledge-sharing, and skill development. The methods employed to resolve these problems include mentoring, discussions, and question and answer sessions. Abstrak Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di laksanakan di Desa Kalukuang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini dimotivasi oleh beberapa permasalahan, yaitu keterbatasan kemampuan ibu rumah tangga dalam mengembangkan pengolahan telur ikan terbang sehingga mempengaruhi pendapatan mereka. Hal ini di dasari tiga aspek yaitu, (1) kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola telur ikan terbang (2) akses yang dimiliki untuk memasarkan masih kurang (3) tidak melibatkan peran pemerintah setempat. Keterbatasan yang dimiliki ini mempengaruhi pendapatan rumah tangga dalam mengelolah telur ikan terbang. Untuk megatasi masalah ini perlu pengetahuan yang lebih luas dan keterampilan yang cukup sehingga keterbatasan tersebut dapat ditingkatkan dengan memberikan pelatihan, pengetahuan dan peningkatan keterampilan. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan yakni; pendampingan, diskusi, dan tanya jawab.
Pelatihan Hukum Bisnis dan Manajemen Keuangan di Desa Tanakarang Kecamatan Manuju Kab. Gowa Sulawesi Selatan Supratman Tajuddin; Maulidya Permata Sari; Andi Sawe Ri Esso; Andi Sumarlin; Soemarno Hidayahtullah. S
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.10781

Abstract

Penguatan kapasitas masyarakat dalam bidang usaha tidak hanya membutuhkan pemahaman ekonomi, tetapi juga kesadaran akan aspek hukum yang mengatur kegiatan bisnis. Di tengah pesatnya pertumbuhan UMKM di Kabupaten Gowa Desa Tanakarang, Sulawesi Selatan, masih banyak pelaku usaha yang menjalankan kegiatan ekonominya tanpa dasar hukum yang memadai dan pengelolaan keuangan yang terstruktur. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan terpadu mengenai hukum bisnis dasar dan manajemen keuangan sederhana kepada warga desa Manuju, dengan harapan meningkatkan legalitas, keberlanjutan, dan kemandirian usaha masyarakat. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah interaktif dan praktik penyusunan dokumen usaha serta pencatatan keuangan dasar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dalam aspek legalitas usaha (izin usaha, kontrak, dan perlindungan hukum) serta memiliki kemampuan awal dalam membuat laporan keuangan sederhana. Program ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, legal, dan produktif di tingkat lokal