Muhyi, Muhammad Muhyi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN MATERI AJAR PERMAINAN BOLAVOLI FASE E DI MADRASAH ALIYAH NEGERI I BAUBAU DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF (Asyik, Karakter, Terukur, Inovatif dan Fit) PADA MATA PELAJARAN PJOK BERBASIS KURIKULUM MERDEKA Rihuddin, Rihuddin; Muhyi, Muhammad Muhyi; Wiyarno, Yoso Wiyarno
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i1.3633

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan materi ajar pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dengan strategi pembelajaran AKTIF (Asyik, karakter, Terukur, Inovatif dan Fit) yang berbasis kurikulum merdeka pada fase E di Madrasah Aliyah Negeri 1 Baubau fokus pada permainan bola besar khusus di permianan bolavoli. Metode penelitian diarahkan pada peneltiian pengembangan yang merujuk pada tahapan peneltiian Borg dan Gall. Tahapan penelitian pengembangan meliputi identifikasi masalah, mendesain produk, validasi produk, ujicoba produk kelompok kecil, revisi, ujicoba kelompok sedang, revisi, ujicoba kelompok besar, revisi dan final produk materi ajar. Populasi adalah seluruh siswa MAN Baubau sedankgan sampel adalah 168 siswa kelas XII, instrumen pengumpulan data dan instrumen penelitian adalah angket yang dikembangkan untuk menilai materi ajar. Teknik analisis data deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan sudah divalidasi oleh ahli dengan tingkat kelayakan 83,8% dan 91.3%. Hasil ujicoba kelompok kecil adalah 83.3% , hasil ujicoba kelompok sedang adalah 84.3% dan hasil uji kelompok besar adalah 91,3% sehingga dikatakan hasil penelitian menunjukkan produk materi ajar PJOK Fase E sudah selesai dan berhasil dikembangkan untuk siswa di MAN Baubau Pelajaran PJOK. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil pengembangan materi ajar PJOK di MAN Baubau fase E dapat dikembangkan dan diterapkan untuk siswa pada pembelajaran dengan strategi PJOK AKTIF.
PENGARUH MODEL LATIHAN MULTIBALL TERHADAP PENINGKATAN TEKNIK FOREHAND DAN BACKHAND TENIS MEJA PADA PEMAIN JUNIOR USIA 16 TAHUN DI SMANOR Fibriyani, Santi Fibriyani; Rohman, Ujang Rohman; Muhyi, Muhammad Muhyi
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i1.3634

Abstract

Peningkatan minat belajar dan kebugaran jasmani melalui pendekatan CRT berbasis permainan tradisional Arifah, Nurul Hikam Arifah; Muhyi, Muhammad Muhyi; Utomo, Puji Utomo; Jatmiko, Oka Febri Dwi Jatmiko; Muhadi, Zaki Ichlasul Muhadi; Jafar, Ramadhan Ali Jafar; Novia Ramadhani; Asih, Setyo Welas Asih
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 13 No 2 (2025): Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v13i2/134

Abstract

Melalui penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching  (CRT) yang berbasis pada permainan tradisional, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat peserta didik dalam belajar dan olahraga. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus dilakukan pada peserta didik di kelas VII-A SMP Negeri 24 Surabaya. Instrument penelitian terdiri dari Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur kebugaran jasmani dan lembar observasi untuk menilai minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kedua aspek tersebut. Rata-rata skor minat belajar peserta didik meningkat dari 3,2 pada siklus I menjadi 3,8 pada siklus II, sedangkan VO2max peserta didik laki-laki meningkat dari 24,1 ml/kg/menit menjadi 32,0 ml/kg/menit, dan peserta didik perempuan dari 22,6 ml/kg/menit menjadi 27,3 ml/kg/menit. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT), yang mengintegrasikan unsur budaya lokal melalui permainan gobak sodor, tidak hanya efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar peserta didik, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kebugaran jasmani mereka. Oleh karena itu, pendekatan ini direkomendasikan untuk diimplementasikan dalam pembelajaran PJOK sebagai strategi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih inklusif, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik.