Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SQ3R Sebagai Langkah Praktis Dalam Memahami Teks Qira'ah Huda, Nurul; Fikri, Shofil; Wargadinata , Wildana
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 21 No. 3 (2024): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v21i3.36800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi efektivitas metode SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) sebagai langkah praktis dalam memahami teks qira’ah serta respon siswa MTS Al-Hidayah batu terhadap penerapan metode ini. SQ3R merupakan teknik pembelajaran yang dirancang untuk membantu siswa membaca dan memahami teks dengan lebih efektif dan terstruktur. Dalam konteks pembelajaran qira’ah, metode ini mendorong siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran, mulai dari mengidentifikasi informasi penting hingga mengingat dan mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan metode kulalitatif dengan pendekatan deskriptif, jenis studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi angket dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa SQ3R sebagai langkah praktik dalam memahami teks dapat dipaparkan secara ringkas yaitu dengan menerapkan beberapa tahapan yaitu, survey, question, read, recite dan review, Yang merupakan sebuah metode dalam memahami teks bacaan dengan proses bertahap, hal ini berdampak membantu memicu daya ingat yng kuat, dapat membantu menyerap intisari bacaan yang dibacanya dan memperoleh sesuatu dari kegitan membaca yang dibacanya, metode ini memiliki dampak dalam mebantu siswa memahami materi qira’ah. Respon siswa terhadap metode ini dapat dilihat dari hasil data quasioner yang menunjukkan bahwa rata-rata siswa menyatakan positif, mereka merasa lebih terbantu dalam menyerap informasi dan merasa lebih percaya diri dalam memahami materi yang lebih kompleks. Oleh karena itu, metode SQ3R diakui sebagai pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran qira’ah dan mendapatkan respon yang baik dari siswa.
From Cognitive Skill To Intellectual Disposition: An Affective Internalization Model Of Critical Thinking In Arabic Language Learning Among Madrasah Aliyah Students Afriansyah, Dibi; Wargadinata , Wildana; Syuhadak, Syuhadak; 'Ainul Haq, Muhammad
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v6i1.2656

Abstract

This study addresses a critical gap in language education, where critical thinking is often treated as a situational cognitive skill rather than a sustained intellectual disposition. It examines how affective internalization shapes the development of critical thinking in Arabic language learning. A qualitative case study was conducted over eight weeks, involving sixteen classroom observations, semi-structured interviews (2 teachers and 12 students), and document analysis, with data analyzed thematically based on Krathwohl’s affective domain. The findings show that critical thinking develops through five stages: receiving, responding, valuing, organization, and characterization, mediated by affective engagement in classroom practices. Most students remained at transitional stages (receiving–responding: 55%), while fewer reached dispositional levels (organization–characterization: 25%). Dialogic interaction, text interpretation, and reflective reasoning facilitate the shift from externally guided responses to internally regulated thinking. This study demonstrates that critical thinking develops through affective internalization rather than cognitive training alone and proposes an integrative model linking affective and cognitive processes. However, this study is limited to a single institutional context, which may affect the generalizability of the findings.