Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nyuuksemaang: Konsep Rasa Syukur dalam Interpretasi Bahasa Bali Adingga Rahman, Muhamad Vicko; Nurrohim, Ahmad; Dahliana, Yeti; Azizah, Alfiatul
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss1pp202-217

Abstract

Indonesia is a multicultural society with diverse religions, cultures, and traditions, largely rooted in its history as an international trade route that introduced new religions and cultures to coastal regions. In Bali, interfaith tolerance represents an effort to maintain harmony amidst differences, supported by gratitude as an acknowledgment of blessings and harmony granted by God. Gratitude, as a form of submission to God and using His blessings in accordance with His will, becomes an essential value for Muslims in Bali to address these social challenges. This study focuses on the concept of gratitude in the Balinese translation of the Qur'an by the Ministry of Religious Affairs to explore the understanding of gratitude within the Balinese cultural context, which is expected to strengthen interfaith tolerance. This research employs a qualitative method to facilitate a comprehensive understanding of themes and concepts, requiring data analysis in line with qualitative methodology principles. The method applied is library research, utilizing data sources from the Qur'an Balinese Translation printed by the Ministry of Religious Affairs of Indonesia. The study adopts a thematic interpretation method to collect verses related to gratitude. The results reveal that gratitude in the Balinese translation of the Qur'an includes various terms, each reflecting different nuances and contexts of gratitude, such as nyuksemaang, masuksema, ngastungkara, kesuksmaan, suksmaang, and pangastungkara, all of which signify acknowledgment of Allah’s blessings.
Analisis Kadar Kafein dengan Metode Spektrofotometri pada Minuman Berenergi Sediaan Sachet yang Beredar di Sekitar Kasihan, Bantul Pratama, Safridjal Nara; Azizah, Alfiatul; Meiriani, Fatma; Munir, Muhammad Abdurrahman; Trisnawati, Icha; Unaldi, Rio Gusraya; Imam, Triyanti M; Nuryanti, Sundari Desi
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v9i1.2242

Abstract

Kafein merupakan suatu senyawa organik yang mempunyai nama latin yaitu kafein, tein, atau 1,3,7- trimetilxantin. Senyawa ini terbentuk secara alami dan termasuk ke dalam turunan xantin-alkaloid. Kafein memiliki manfaat yang terbukti secara klinis di antaranya adalah relaksasi otot polos, stimulasi susunan syara pusat serta otot jantung. Preparasi larutan induk (1000mg/L) serta seri kadar diprepasi pada rentang 1-6 mg/L, yang memberikan persamaan garis Y= 0,1029x-0,0989 dengan nilai koefisien korelasi sebesar R2 = 0,909. Dari hasil analisis kuantitatif pada kopi dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis, ada 6 sampel kopi yaitu sampel A, B, C, D, E, dan F yang dibaca dengan panjang gelombang 275 nm. Untuk membaca nilai  konsentrasi, masing-masing 100 mL sampel diambil 0,05 mL kemudian diencerkan dalam 3 mL akuades. Senyawa kafein dapat dianalisis dengan spektrofotometri karena memiliki gugus kromofor yang dapat menyerap radiasi atau panjang gelombang. Ekstraksi senyawa kafein dalam minuman berenergi dilakukan dengan metode corong pisah yang didasarkan pada perbedaan kepolaran pelarut. Semakin tinggi konsentrasi pelarut semakin besar absorbansinya. Nilai koefisien korelasi yang mendekati 1,0 menunjukkan korelasi yang sangat baik antara absorbansi dan kadar baku kafein sehingga persamaan regresi linier dapat digunakan untuk menentukan kadar kafein di dalam minuman.