Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan hasil belajar siswa tentang sistem peredaran darah dengan pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan TGT Wahyuni, Andina; Atmaja, Gilang Tri; Khasanah, Khayatun; Maulida, Novi Apriani; Zaini, Muhammad; Putra, Aminuddin Prahatama; Fajeriadi, Hery; Hartati, Deffi; Khatimah, Husnul
Journal of Bio-Creaducation Vol 1, No 2 (2024): December
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cooperative learning offers a promising alternative for improving student understanding. CIRC method (Cooperative Integrated Reading and Composition) and TGT (Teams Games Tournaments) are two types of cooperative learning designed to increase student engagement through collaboration and active interaction. This research aims to explore the application of the CIRC and TGT methods in teaching the human circulatory system, as well as analyzing their impact on the learning outcomes of class XI science students. This research consisted of 2 cycles with 5 meetings. The first cycle was held in 3 meetings, while the second cycle was held in 2 meetings. Cycle 2 is carried out based on the results of reflection from cycle 1. There are several experts who put forward action research models with different charts, but in general there are four stages that are commonly followed, namely (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection. Analysis of research data which is classified as quantitative data in the form of learning completeness results obtained from pre-test and post-test results is carried out descriptively, namely by calculating classical completeness and individual completeness. Cooperative learning types TGT and on the concept of the human circulatory system at SMAN Banjarmasin are effective in improving student learning outcomes. This can be seen from the lower percentage increase in classical completion in cycle 2 from cycle 1. However, TGT showed a more significant increase in classical completion than CIRC in cycle 2.Pembelajaran kooperatif menawarkan alternatif yang menjanjikan untuk meningkatkan pemahaman siswa. Metode CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dan TGT (Teams Games Tournaments) merupakan dua tipe pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan siswa melalui kolaborasi dan interaksi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode CIRC dan TGT dalam pengajaran sistem peredaran darah manusia, serta menganalisis dampaknya terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPA. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan 5 kali pertemuan. Siklus pertama dilaksanakan 3 kali pertemuan, sedangkan siklus kedua dilaksanakan 2 kali pertemuan. Siklus 2 dilaksanakan berdasarkan hasil refleksi dari siklus 1. Beberapa ahli menyusun model penelitian tindakan dengan berbagai bagan, namun umumnya terdapat empat tahapan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Analisis data hasil penelitian yang tergolong data kuantitatif berupa hasil ketuntasan belajar yang diperoleh dari hasil pretes dan postes dilakukan secara deskriptif, yakni dengan menghitung ketuntasan klasikal dan ketuntasan individual. Pembelajaran kooperatif tipe TGT dan CIRC pada konsep sistem peredaran darah manusia di SMAN Banjarmasin efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari persentase kenaikan ketuntusan klasikal pada siklus 2 dari siklus 1 yang lebih rendah. Namun, TGT menunjukkan peningkatan ketuntusan klasikal yang lebih signifikan dibandingkan CIRC pada siklus 2.
Potensi Keefektifan Harapan Ensiklopedia Genus Bulbophyllum Berbasis Potensi Lokal KHDTK Tahura Sultan Adam Mandiangin dalam Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa: (Potential Expected Effectiveness of a Bulbophyllum Genus Encyclopedia Based on Local Potential of KHDTK Sultan Adam Mandiangin Tahura in Developing Students’ Critical Thinking Skills) Khasanah, Khayatun; Zaini , Muhammad
BIODIK Vol. 12 No. 02 (2026): June 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v12i02.54232

Abstract

Critical thinking skills are a crucial competency to be developed within the context of 21st-century higher education. However, there is still a need to enhance students' critical thinking skills through the use of contextual teaching materials that support the learning process. This study aimed to examine the potential effectiveness of a *Bulbophyllum* genus encyclopedia—based on the local biodiversity of the Sultan Adam Grand Forest Park (Tahura Sultan Adam)—in fostering students' critical thinking skills. The study employed an Educational Design Research (EDR) approach utilizing Tessmer’s formative evaluation model, specifically focusing on the small-group evaluation stage. The participants consisted of four students from the Biology Education Study Program who had previously completed the Phanerogamae course. Data regarding potential effectiveness were gathered through Student Worksheets (LKM)—designed to cultivate critical thinking skills—and an instrument assessing students' metacognitive skills. The data were analyzed using descriptive quantitative methods based on obtained scores to determine the category of potential effectiveness. The results indicated that the *Bulbophyllum* genus encyclopedia achieved a "good" rating across five aspects of critical thinking skills—interpretation, analysis, evaluation, inference, and explanation—as well as in the aspect of self-regulation. These findings suggest that the *Bulbophyllum* genus encyclopedia has the potential to serve as an effective contextual teaching resource—leveraging local biodiversity—for fostering critical thinking skills in university-level biology education. Abstrak : Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran abad ke-21 di perguruan tinggi. Namun, keterampilan berpikir kritis mahasiswa masih perlu ditingkatkan melalui penggunaan bahan ajar kontekstual yang mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan harapan buku ensiklopedia genus Bulbophyllum berbasis potensi lokal Tahura Sultan Adam dalam melatih keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Educational Design Research (EDR) dengan model evaluasi formatif Tessmer yang difokuskan pada tahap uji kelompok kecil (small group evaluation). Subjek penelitian terdiri atas empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi yang telah menempuh mata kuliah Phanerogamae. Data keefektifan harapan diperoleh melalui pengisian Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) yang dirancang untuk melatih keterampilan berpikir kritis serta instrumen keterampilan metakognisi mahasiswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan skor yang diperoleh untuk menentukan kategori keefektifan harapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ensiklopedia genus Bulbophyllum memperoleh kategori baik pada lima aspek keterampilan berpikir kritis, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, dan eksplanasi, serta aspek pengaturan diri. Hasil tersebut menunjukkan bahwa buku ensiklopedia genus Bulbophyllum berpotensi efektif sebagai bahan ajar kontekstual berbasis potensi lokal dalam melatih keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada pembelajaran biologi di perguruan tinggi.