Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kepatuhan Terhadap Prinsip Syariah Melalui Polis Standar Asuransi Syariah Ahmad Ridho; Bayu Arya Wiguna; Cika Audira; Eko Abdi Pranata; Jihan Syahirah Lubis; Nurhaida Fahrisma Putri; Nurdaliani; Rama Oktovi
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Januari)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i1.77

Abstract

Salah satu tantangan utama dalam pertumbuhan industri asuransi syariah adalah kurangnya sumber daya manusia yang memahami prinsip-prinsip asuransi syariah, yang menyebabkan rendahnya pemahaman masyarakat tentang perbedaan antara asuransi syariah dan konvensional, terutama terkait akad dan kontribusi dana tabarru. Penelitian ini menganalisis implementasi prinsip syariah melalui polis standar asuransi syariah, yang berfungsi untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan ini diharapkan oleh masyarakat, dan polis standar dapat membantu menjelaskan perbedaan mendasar antara kedua jenis asuransi. Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian telah mengubah lanskap regulasi industri asuransi di Indonesia. Undang-undang ini secara jelas mengakui keberadaan asuransi syariah bersamaan dengan asuransi konvensional, memberikan dasar hukum bagi masyarakat untuk memilih asuransi syariah. Namun, pengaturan ini belum sepenuhnya optimal karena belum ada undang-undang khusus yang mengatur asuransi syariah, berbeda dengan perbankan syariah yang diatur dalam UU Nomor 21 Tahun 2008. Akibatnya, terdapat dualisme hukum dalam industri asuransi di Indonesia, meliputi hukum asuransi konvensional dan hukum asuransi syariah.
PERTANGGUNGJAWABAN PENYEWA TERHADAP KERUSAKAN ALAT CAMPING YANG DISEWA: STUDI ANALISA PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH : (STUDI KASUS SIBAYAK ADVENTURE) Nurdaliani; Nas, Zulkifli
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 3 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i3.1220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hukum dan tanggung jawab atas kerusakan benda objek sewa Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES), bagaimana praktik akad sewa menyewa peralatan camping di Sibayak Adventure, dan bagaimana hukum ganti benda objek sewa yang rusak dengan yang baru menurut perspektif Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES), sebagaimana kebijakan tersebut ada pada Sibayak Adventure. Untuk menjawab masalah dalam penelitian ini, peneliti melakukan kajian hukum non-doktrinal. Sumber data primer adalah informan dari Sibayak Adventure dan pelanggannya, sedangkan sumber data sekunder berasal dari Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) dan berbagai kitab, buku dan jurnal lainnya. Adapun instrumen pengumpulan data melalui wawancara terarah, observasi berdasarkan daftar observasi dan studi dokumen. Hasil dari penelitian, yaitu Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) menegaskan sangat penting ditentukan akad atau perjanjian sebelum terjadi transaksi sewa menyewa. Bentuk pertanggungjawaban atas kerusakan benda objek sewa diatur sesuai dengan perjanjian dan kesepakatan yang tertuang di dalam akad. Praktek sewa menyewa peralatan camping di Sibayak Adventure telah sesuai dengan ketentuan yang ada di dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) karena ia memenuhi syarat dan rukun ijarah. Hanya saja, kelemahan yang ada berkaitan dengan pertanggungjawaban atas kerusakan benda objek sewa tidak ditentukan berdasarkan akad atau Surat Perjanjian sebelumnya, padahal itu sangat penting menurut Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Hukum wajib ganti benda objek sewa yang rusak dengan yang baru sebagaimana kebijakan yang ada pada Sibayak Adventure tidak sesuai dengan ketentuan yang ada menurut perspektif Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES).