Margaretha Ema Tukan
Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

OPTIMALISASI PERAN KENABIAN MELALUI PARADIGMA PEDAGOGI REFLEKTIF UNTUK SEKAMI DI STASI ST. HILDEGARD RIANGKOTEK Alfonsus Mudi Aran; Ignasia Yofita Kuna Koten; Anna Theresia Golu Aran; Barbara Leto Kolin Tukan; Margaretha Ema Tukan; Maria Angela Dora Kelen; Maria Magdalena Wea
Jurnal Reinha Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/ejr.v15i2.328

Abstract

Penelitian ini membahas peran kenabian anak-anak dalam Gereja Katolik, dengan fokus pada kelompok Serikat Kepausan Anak Misioner (Sekami) di Stasi St. Hildegard Riangkotek. Dengan menggunakan pendekatan Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR), penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran kenabian anak-anak melalui aktivitas Sekami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak memainkan peran penting dalam mengekspresikan ketaatan kepada Tuhan, menyampaikan kebenaran, memberikan dukungan rohani, terlibat dalam pelayanan sosial, menjadi saksi kasih Allah, serta berdoa dan berkorban. Melalui aktivitas Sekami dan pendekatan PPR, anak-anak dapat menginternalisasi ajaran agama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang proses pendidikan agama dapat memperkuat peran kenabian anak-anak dalam Gereja Katolik. Maka dari itu, pendekatan PPR dapat dijadikan model dalam pembinaan anak-anak untuk menjadi individu yang beriman, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.
PERAN PARTISIPASI ORANG MUDA KATOLIK DALAM KEHIDUPAN MENGGEREJA DI STASI WAIWADAN PAROKI SANTA MARIA GORETI Margaretha Ema Tukan; Maria Rasita Ina Heli, Regina Priska Wea, Vinsensia Etmunda Nini Kelen, Alfonsus Mudi Aran
JOURNAL OF COMMUNITY DEDICATION Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Community Dedication
Publisher : Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role and level of participation of young Catholics in church life at Waiwadan station. Using a descriptive qualitative research method, this study examines various forms of youth involvement in church activities, factors that influence their participation, and challenges faced in efforts to increase such participation. Data collection was conducted through in-depth interviews, field observations, and documentation studies involving young Catholics, church leaders, and local community leaders. At Waiwadan station, the problem faced by young Catholics is that they do not fully appreciate church life and spiritual life, so that some of them follow a worldly lifestyle rather than a spiritual lifestyle. Young Catholics are encouraged to participate in various church activities, which aim to arouse their enthusiasm in getting to know and deepening the Christian faith. The church is expected to provide attention and care in the apostolic task so that young people can live their faith. The research location was at Waiwadan station. The results of the study showed that the participation of young Catholics at Waiwadan station still needs to be improved in various aspects of church life. Some factors that influence their level of participation include understanding of faith, family support, youth development programs, and opportunities given to be actively involved in church services. This study recommends the need to develop more systematic development programs, improve intergenerational communication, and create a wider space for young people to actualize themselves in church life.
OPTIMALISASI PERAN KENABIAN MELALUI PARADIGMA PEDAGOGI REFLEKTIF UNTUK SEKAMI DI STASI ST. HILDEGARD RIANGKOTEK Alfonsus Mudi Aran; Ignasia Yofita Kuna Koten; Anna Theresia Golu Aran; Barbara Leto Kolin Tukan; Margaretha Ema Tukan; Maria Angela Dora Kelen; Maria Magdalena Wea
Jurnal Reinha Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/ejr.v15i2.328

Abstract

Penelitian ini membahas peran kenabian anak-anak dalam Gereja Katolik, dengan fokus pada kelompok Serikat Kepausan Anak Misioner (Sekami) di Stasi St. Hildegard Riangkotek. Dengan menggunakan pendekatan Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR), penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran kenabian anak-anak melalui aktivitas Sekami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak memainkan peran penting dalam mengekspresikan ketaatan kepada Tuhan, menyampaikan kebenaran, memberikan dukungan rohani, terlibat dalam pelayanan sosial, menjadi saksi kasih Allah, serta berdoa dan berkorban. Melalui aktivitas Sekami dan pendekatan PPR, anak-anak dapat menginternalisasi ajaran agama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang proses pendidikan agama dapat memperkuat peran kenabian anak-anak dalam Gereja Katolik. Maka dari itu, pendekatan PPR dapat dijadikan model dalam pembinaan anak-anak untuk menjadi individu yang beriman, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.
Kontribusi Pendekatan Konstruktivisme dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di SMA Negeri 1 Lewolema Margaretha Ema Tukan; Hermania Bhoki; Krisantus Minggu Kwen
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 3 (2025): September : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i3.6409

Abstract

The purpose of this study was to analyze the contribution of the construktivist approach in increasing student participation in Catholic Religious Education learning at SMA Negeri 1 Lewolema. The research method used was qualitative with a descriptive approach. The results of this study are that Catholic Religious Education teacgers have implemented a construtivist approach by trying to link learning materials with the initial knowledge that students already have. However, the implementation of this approach encountered obstacles because some students had inadequate initial knowledge. Student participation in learning which includes five indicators, namely: expressing opinions, giving responses, doing assignments, making conclusions, and presenting has not been realized properly. This study concludes that the application of the constructivist approach in Catholic Religious Educations learning has not been able to optimally increase student participation, which is caused by severral internal factors from students.