Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pelaksanaan Sistem Digital di Disnaker Kota Pekanbaru Ajeng Putri Antia; Chica Nabila Octariani; Tengku Alfira Masyitah; Elly Niel Waty
Eksekusi : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara Vol. 3 No. 1 (2025): Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/eksekusi.v3i1.1656

Abstract

This study aims to analyze the implementation of digital systems in the Pekanbaru City Manpower Office. This research uses a qualitative approach which aims to produce descriptive data. Data collection techniques applied include interviews, observation and documentation. Based on research findings, it was found that there is potential for implementing SIMANJA (Inter-Employment System) in the Pekanbaru City Manpower Office as an effort to increase the efficiency and effectiveness of employment services. Although the specifics regarding SIMANJA in the Pekanbaru City Manpower Office have not been found, an analysis based on general practices of inter-employment systems shows information about SIMANJA's great potential in simplifying the job search process, increasing the accessibility of job information, and increasing the transparency of the scanning process. This article also identifies several challenges to SIMANJA implementation, such as data integration, data security, promotion and outreach, and digital community literacy. It is recommended that the Pekanbaru City Manpower Office make efforts to overcome this challenge, so that SIMANJA can be an effective solution in improving Pekanbaru city power services.
EFEKTIFITAS KEBIJAKAN PENGHIJAUAN DALAM MENGATASI URBAN HEAT ISLAND DI PEKANBARU Gebrial Fandiko; Farikh Maulana; Anna Niayosifa; Elly Niel Waty
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya  pertumbuhan  kota  yang  terus  berkembang  menimbulkan  banyak  masalah  dan  diperparah   dengan   meningkatnya   urbanisasi.   Metode   penelitian   ini   yaitu   penelitian  kepustakaan  dengan  didasarkan  pada  analisis  kritis.  dan  pengetahuan  yang  mendalam tentang  bahan  dari  pustaka  yang  relevan.  Selain  itu, perluasan  pemukiman  kumuh  juga  telah  menyebabkan  kualitas  hidup  menjadi  semakin memburuk yang semuanya akan berkontribusi pada degradasi lingkungan. Sedangkan efek urban heat island dengan penyebabnya adalah pertumbuhan penduduk, adanya peningkatan dari  kegiatan  pembangunan  infrastruktur  berbeton,  intensifnya  penggunaan  dari  energi berlebihan, dan meluasnya penggunaan moda transportasi.
KUALITAS PELAYANAN BAGI PESERTA BPJS DI RUMAH SAKIT SYAFIRA PEKANBARU Evan Jelika Armestia Siahaan; Dina Lauren Marpaung; Elly Niel Waty
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan bagi peserta BPJS di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman dan kualitas pelayanan yang diterima pasien sangat berpengaruh terhadap tingkat kepuasan mereka. Meskipun terdapat penurunan jumlah pasien BPJS pada tahun 2016 dan 2017, terjadi peningkatan signifikan pada tahun 2018, khususnya untuk pasien BPJS kelas III. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan meliputi kualitas sumber daya manusia, fasilitas rumah sakit, proses administrasi, dan komunikasi dengan pasien. Penelitian ini juga menemukan bahwa sosialisasi yang kurang efektif mengenai hak-hak peserta BPJS berdampak negatif pada pengalaman berobat masyarakat. Oleh karena itu, disarankan agar Rumah Sakit Syafira meningkatkan citra dan kualitas pelayanan serta melakukan sosialisasi yang lebih efektif dan evaluasi berkala terhadap kualitas pelayanan untuk menarik dan mempertahankan pasien di tengah persaingan yang ketat.
ANALISIS KENDALA DALAM PENGGUNAAN FITUR PEMBAYARAN PAJAK TAHUNAN PADA APLIKASI SIGNAL OLEH MAHASISWA DI WILAYAH RUMBAI, KOTA PEKANBARU Bayu Ramadhani; Diki Sanrego Siregar; Elly Niel Waty
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dialami mahasiswa dalam menggunakan fitur pembayaran pajak tahunan pada aplikasi SIGNAL di wilayah Rumbai, Kota Pekanbaru. Latar belakang penelitian berangkat dari upaya pemerintah dalam mendorong digitalisasi layanan publik, termasuk pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui aplikasi SIGNAL. Namun, pada praktiknya masih ditemukan berbagai hambatan yang menyebabkan mahasiswa sebagai pengguna potensial belum memanfaatkan aplikasi ini secara optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap mahasiswa pengguna maupun calon pengguna aplikasi SIGNAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi kurangnya pemahaman terkait alur penggunaan aplikasi, kesulitan dalam verifikasi data, kendala teknis seperti error sistem dan lambatnya respons aplikasi, serta minimnya sosialisasi mengenai manfaat dan cara penggunaan fitur pembayaran pajak tahunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas penggunaan fitur pembayaran pajak tahunan pada aplikasi SIGNAL sangat dipengaruhi oleh faktor literasi digital, keandalan aplikasi, dan akses informasi. Rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan sosialisasi, penyederhanaan proses verifikasi, serta optimalisasi kinerja aplikasi agar lebih ramah bagi pengguna, khususnya kalangan mahasiswa.
DIGITALISASI LAYANAN ANTAR UNIT DIRSUD ARIFIN AHMAD PEKANBARU MENUJU RUMAH SAKIT CERDAS Nur Wahidah; Salsabila Octarivi; Elly Niel Waty
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.144

Abstract

Digitalisasi layanan kesehatan telah menjadi fondasi utama dalam pengembangan smart hospital di berbagai negara, termasuk Indonesia. RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru sebagai rumah sakit rujukan tingkat provinsi menghadapi tantangan kompleks terkait koordinasi antar unit, integrasi data, serta efektivitas alur pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi digitalisasi layanan antar unit di RSUD Arifin Ahmad dan menilai kontribusinya terhadap peningkatan kinerja pelayanan dan kesiapan rumah sakit menuju konsep Rumah Sakit Cerdas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen yang terkait dengan SIMRS, Rekam Medis Elektronik (RME), serta sistem pendukung digital lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum digitalisasi, layanan antar unit masih didominasi proses manual, yang mengakibatkan tingginya waktu tunggu, kesalahan input, dan koordinasi yang kurang efektif. Setelah implementasi digitalisasi, terjadi peningkatan signifikan pada aspek kecepatan pelayanan, sinkronisasi data real-time, transparansi proses, serta keselamatan pasien. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan seperti variasi literasi digital pegawai, kebutuhan peningkatan infrastruktur TI, resistensi terhadap perubahan, serta isu keamanan data. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi layanan antar unit tidak hanya meningkatkan mutu pelayanan, tetapi juga menjadi prasyarat fundamental dalam mewujudkan RSUD Arifin Ahmad sebagai Rumah Sakit Cerdas yang adaptif, efisien, dan terintegrasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui integrasi konsep Technology Acceptance Model, Reinventing Government, dan Smart Hospital Framework sebagai dasar analisis transformasi digital di sektor kesehatan.
PENGGUNAAN QRIS (QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD) PADA UMKM DI KELURAHAN UMBAN SARI KECAMATAN RUMBAI Tiurmawati Sitorus; Ribka Septiani Harefa; Elly Niel Waty
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.145

Abstract

Perkembangan sistem pembayaran digital di Indonesia telah mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan teknologi finansial, salah satunya melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat penggunaan, manfaat yang dirasakan, kemudahan, sikap, dan minat UMKM terhadap implementasi QRIS di Desa Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS dinilai bermanfaat karena mempercepat transaksi, meningkatkan keamanan, menyederhanakan pencatatan keuangan, dan beradaptasi dengan kebutuhan konsumen digital yang semakin meningkat. Namun, masih terdapat kendala, terutama terkait jaringan internet yang belum stabil, literasi digital yang rendah, dan pemahaman yang belum merata tentang penggunaan QRIS. Kebijakan pemerintah melalui penetapan tarif MDR dan regulasi sistem pembayaran juga telah mendorong adopsi QRIS di kalangan UMKM. Dengan demikian, dukungan edukasi, infrastruktur digital yang lebih baik, dan pendampingan yang intensif diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaan QRIS di lingkungan UMKM.
IMPLEMENTASI E-PAJAK DI UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI PEKANBARU Ayara Nattria Mulya; Enjelika; Elly Niel Waty
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.149

Abstract

Penerapan sistem e-Pajak melalui SMART TAX di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kota Pekanbaru merupakan langkah digitalisasi pelayanan publik yang bertujuan meningkatkan efisiensi layanan serta kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengacu pada teori Implementasi Kebijakan Van Meter & Van Horn (1975), yang mencakup enam variabel: standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antarorganisasi, karakteristik agen pelaksana, kondisi sosial-ekonomi-politik, serta disposisi pelaksana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-Pajak memberikan dampak positif berupa peningkatan transparansi, kemudahan akses, dan efektivitas pengawasan terhadap transaksi pajak. Namun demikian, implementasi belum optimal karena masih ditemukan kendala seperti rendahnya literasi digital masyarakat, preferensi pembayaran manual, keterbatasan sarana teknologi, serta kesiapan SDM pelaksana. Upaya UPT dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak dilakukan melalui sosialisasi, peningkatan pelayanan digital, pemberian insentif, serta penguatan pengawasan berbasis sistem real-time. Secara keseluruhan, keberhasilan e-Pajak sangat dipengaruhi oleh kesiapan teknologi dan kapasitas manusia sebagai pelaksana maupun pengguna layanan.