Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Transformasi Masalah Sehari-hari Menjadi Ide Usaha Kreatif: Studi Literatur pada Konten Media Sosial Febrian Batara Aditya Rahman; Ridwan Irawansyah; Muhammad Chairil Abdul Aziz; Ratu Agny Aprilia; Raja Aybeun Daffa Sayanda
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana masalah sehari-hari dapat ditransformasi menjadi peluang usaha kreatif melalui pendekatan kewirausahaan berbasis solusi (problem-driven entrepreneurship). Studi ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kasus terhadap empat usaha inovatif di Indonesia: Shoes and Care, Self Photo Studio, Evermos, dan Rebricks. Keempat bisnis tersebut muncul dari kebutuhan nyata masyarakat, mulai dari perawatan sepatu urban, ekspresi diri visual, distribusi produk halal UMKM, hingga pengelolaan limbah plastik multilayer. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan usaha kreatif berbasis masalah ditentukan oleh relevansi permasalahan dengan kebutuhan pasar, pemanfaatan media sosial, nilai diferensiasi yang kuat, serta kapasitas adaptasi dan skalabilitas usaha. Meskipun demikian, tantangan tetap ada, seperti ketergantungan terhadap tren digital, mudahnya replikasi model bisnis, serta keterbatasan manajerial saat usaha mulai berkembang. Penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi yang kontekstual dan berkelanjutan, serta dukungan ekosistem digital dan komunitas dalam mengembangkan usaha kreatif di era digital
PENGARUH TAGLINE KAMPUS BERTAUHID DALAM MEMBENTUK KARAKTER MAHASISWA UNIVERSITAS DJUANDA Bayu Sang Aji Pangestu; Muhamad Zakki Algifari; Muhammad Ijlal Alamin; Raja Aybeun Daffa Sayanda; Ratu Agny Aprilia; Rizky Bani Yusna; Febriansyah Febriansyah; Rami Arum Dinasti; Edward Ayubi; Muhammad Teguh Dwi Rizki
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan karakter mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki moralitas dan etika yang tinggi. Universitas Djuanda, melalui tagline “Kamp us Bertauhid,” berusaha menjadikan nilai-nilai keagamaan, khususnya tauhid, sebagai landasan utama dalam pendidikan dan pembentukan karakter mahasiswanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas tagline “Kampus Bertauhid” dalam membentuk karakter dan perilaku mahasiswa Universitas Djuanda. Hasil penelitian ini menjelaskan Tagline "Kampus Bertauhid" di Universitas Djuanda berperan sangat penting dalam membentuk karakter mahasiswa. Melalui internalisasi nilai-nilai ketauhidan dalam berbagai kegiatan akademik dan non-akademik, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan karakter yang kuat, religius, dan berintegritas
Persepsi Masyarakat terhadap Political Branding Anggota DPRD Kota Bogor Raja Aybeun Daffa Sayanda; Koesworo Setiawan; Robby Firliandoko
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humani... Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/tuturan.v4i2.2169

Abstract

The low level of public trust in local legislative institutions poses a serious challenge to the democratic dynamics in Bogor City, as indicated by various fluctuating community satisfaction survey results. This research aims to analyze in depth the public perception of the political branding strategy carried out by members of The Bogor Parlementary as an effort to restore and increase public trust. Using the Brand Identity Prism theoretical framework developed by Jean-Noel Kapferer, this research dissects political identity through six main dimensions: physique, personality, culture, relationship, reflection, and self-image. The research method applied is descriptive qualitative, with primary data collection techniques through in-depth interviews with key informants in Tanah Sareal District, field observations, and documentation studies. The results showed that public perception of the subject's political branding tended to be positive in the external dimensions, where the subject was portrayed as a young, professional, neat, and communicative figure. However, in the internal dimension, public perception was found to be not optimal due to the lack of emphasis on Bogor's local cultural values and the existence of direct communication access barriers resulting from the use of intermediaries in constituent interactions. The conclusion of this study emphasizes that although the visual image has been well-formed, the level of public trust is still in a transitional stage. Strengthening the consistency between the identity displayed and the actual realization of political promises is needed to transform positive perceptions into stable and sustainable public trust.