Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mitos Bawang sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis Bashory, Kharisma Adi
INVENSI Vol 9, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Graduate School of the Indonesia Institute of the Arts Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/invensi.v9i2.11109

Abstract

Penelitian artistik ini dilakukan sebagai upaya untuk memberi pandangan baru terhadap mitos karena sering kali mitos hanya dianggap pesan oral tuturan yang sulit dipahami dan begitu abstrak. Teori Roland Barthes digunakan untuk mencari sebuah makna denotasi dari beberapa pesan mitos yang berkembang, khususnya pada mitos tumbuhan bawang. Tujuan penelitian penciptaan seni ini adalah menciptakan karya seni yang mempunyai cara pandang positif terhadap mitos tumbuhan bawang guna memantik wacana pentingnya merawat pikiran dan menjaga kesehatan. Metode penelitian artistik ini adalah practice-based research. Peneliti sebagai subjek, menyatu dengan objek penelitian, dalam penghayatan secara timbal-balik (prinsip in and through), serta merujuk metode penciptaan terpublikasi agar pemaparannya rinci dan tidak subjektif. Terdapat lima tahapan pada metode penciptaan David Campbell yang dijadikan rujukan, yaitu preparation, concentration, incubation, illumination, dan verification. Hasil penelitian ini berupa karya yang merupakan hasil olah permasalahan mitos tumbuhan bawang. Karya ini secara teknis menggunakan teknik akuarel dengan penggunaan media dari olahan tumbuhan bawang dan beberapa bahan alam lain untuk mempertajam korelasi ide gagasan konsep dan medium sehingga audiens dapat menangkap pesan yang terkandung di dalam karya. The Myth of Union as Creation Idea of Painting ABSTRACT Artistic research is carried out in an effort to give a new look at the myth. Because that myth is often just a speech message that is hard to understand and so abstract. By using the theory of Roland barthes to seek a denological meaning of several texts that developed. The purpose of this art creation research is to create works of art that have a positive view of myths, in addition to making myths a means of love for the environment, encouraged by innovative materials and exploratory use of natural dyes to stimulate the notion of the importance of caring for our minds and maintaining the relationship between man and nature and the creator. This method of artistic research is practice based research, researchers fused with objects that are done in mutual application (the in and through principle), and must also refer to the method of published creation, thus avoiding its subjective and elaborate design. There are 5 stages in the referral of David Campbell's creative methods: preparation, concentration, interbation, tolerance, and verification. This study was a work that was the product of a sort of Myth problem, such as definitions and philosophical myths. The work is technically the product of a variety of mythical oral messages as well as visual references, using an acupuncture technique using a medium of natural processed to improve the correlations of concept ideas and mediums in harmony with the environment and being able to project positive vibrations to maintain the environment at all times.
Perancangan Buku Ilustrasi “Ayo Mengaji” Sebagai Upaya Meningkatkan Belajar Mengaji Anak Usia Dini 3-7 Tahun Nahdiya, Elisa Amalia; Zenmira, Kharisma Nanda; Bashory, Kharisma Adi
Dimensi : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Seni Desain Grafis Vol. 6 No. 2 (2026): Dimensi : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Seni Desain Grafis (Januari)
Publisher : University of Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/dimensi.v6i2.1123

Abstract

Anak usia dini berada tahap perkembangan yang sangat dipengaruhi oleh pengalamanbelajar visual, motorik, dan emosional, sehingga mereka sudah bosan jika dihadapkandengan metode belajar yang mononton. Saat ini, media pembelajaran di lembagapendidikan formal maupun non formal masih banyak menggunakan bahan ajarkonvensional yang kaku dan kurang menarik, seperti buku Qira’ati tanpa ilustrasi atauaktivitas pendukung. Akibatnya, minat dan motivasi anak dalam belajar mengaji menjadirendah, padahal pengenalan huruf hijaiyah sejak dini sangat penting sebagai dasarpembelajaran Al-Qur’an. Oleh karena itu, dibutuhkan media pembelajaran yang menarik,menyenangkan, dan sesuai dengan dunia anak untuk meningkatkan minat belajar mereka.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan atauR&D (Research and Development) oleh sugiyono dengan tahapan penelitian yang disingkatmenjadi 7 tahapan. Subjek uji coba yang digunakan adalah 10 murid TPQ Khoirur RabbaniBayeman sebagai subjek uji keterbacaan dan 30 murid TPQ Khoirur Rabbani Bayemanisebagai subjek uji coba, dengan instrumen pengumpulan datanya yaitu kuesioner untukmengetahui tingkat kelayakan dan efektifitas pada buku. Hasil validasi oleh ahli mediamenunjukkan persentase kelayakan sebesar 97,5%, sementara validasi oleh ahli materimemperoleh skor 98%, sehingga buku ini dikategorikan dalam kriteria “Sangat Baik”.Selanjutnya, hasil uji coba efektivitas pada skala kecil dengan 10 responden menunjukkanpersentase sebesar 91%, dan pada skala besar dengan 30 responden menunjukkanpersentase 94,3%, yang keduanya masuk dalam kategori “Sangat Baik” berdasarkanstandar interpretasi kelayakan produk.
OPTIMALISASI PEMASARAN DIGITAL MELALUI PELATIHAN KONTEN VISUAL KREATIF BAGI PELAKU USAHA DI DESA TAMBAKASRI KABUPATEN MALANG Zulkif, Senjaya Machfudi; Jamil, Amidatus Sholihat; Astuti, Eka Rini Widya; Zenmira, Kharisma Nanda; Bashory, Kharisma Adi; Wardhani, Fitria Maudy; Alfiana, Nuraviah; Triandika, Lulus Sugeng
Jurnal Difusi Ipteks Legowo Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Difusi Ipteks Legowo
Publisher : Perkumpulan Legowo Cerdas Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62242/jdil.v3i1.54

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan masyarakat Desa Tambakasri Kabupaten Malang dalam memanfaatkan desain komunikasi visual untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Meskipun memiliki potensi yang cukup berkembang terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebagian besar pelaku usaha menghadapi kesulitan dalam memasarkan produk secara efektif, terutama terkait aspek branding, kemasan, dan promosi digital. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan serta pendampingan kepada masyarakat dalam bidang desain komunikasi visual sehingga mampu menghasilkan identitas visual produk yang menarik, serta strategi promosi digital yang tepat sasaran. Edukasi terkait prinsip-prinsip desain komunikasi visual diharapkan dapat menghasilkan konten yang menarik secara visual serta informatif sehingga mampu menarik perhatian konsumen. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR). PAR diimplementasikan dalam kegiatan pelatihan, diskusi interaktif, serta praktik langsung serta pembuatan materi promosi digital. Peserta dilatih cara penggunaan kamera, mengolah hasil foto dan video dengan perangkat lunak dan materi lainnya yang relevan dengan pengembangan potensi UMKM. Selain itu, pendampingan pasca-pelatihan dilakukan untuk memastikan bahwa peserta dapat menerapkan keterampilan secara mandiri.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta terkait desain komunikasi visual. Beberapa UMKM berhasil menghasilkan konten promosi digital yang lebih profesional. Kegiatan ini membuktikan bahwa desain komunikasi visual dapat menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, terutama dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberdayakan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis lokal.