Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH POLA PELAYANAN GEREJA DAN PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP PEMUDA-PEMUDI SOULSCATCHER SEBAGAI SURAT PUJIAN MENURUT 2 KORINTUS 3:2-3 (ANALISA KASUS DI GEREJA ORANG BERIMAN JAKARTA) Situmorang, Kosmartua
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71055/jtr.v9i2.116

Abstract

Pendidikan karakter di gereja fokus pada karakter Kristen, yang mencerminkan kualitas sejati seseorang. Seorang Kristen adalah yang mengikuti Yesus Kristus dan meneladani ajaran-Nya. Ini penting ditanamkan di gereja, terutama di kalangan anak muda. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dan explanatory research. Metode ini melihat hubungan antara pola pelayanan gereja dan pendidikan karakter dengan surat pujian. Variabel bebas seperti Pola Pelayanan Gereja dan Pendidikan Karakter berpengaruh terhadap Variabel terikat, Surat Pujian. Meskipun pengaruhnya positif, tidak terlalu signifikan. Pengembangan teori-teori ini di gereja diharapkan dapat meningkatkan pengaruhnya terhadap hasil yang diharapkan, yakni sebagai surat pujian sesuai 2 Korintus 2:2-3.
KAJIAN TEOLOGIS GEMBALA YANG BAIK BERDASARKAN MAZMUR 23:1-6 SERTA IMPLEMENTASI TERHADAP PENGGEMBALAAN DI GEREJA GPdI UNITY MINISTRY JAKARTA Harus, Sriwati Kristina; Situmorang, Kosmartua
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 11 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gembala yang baik merupakan sosok yang diceritakan oleh Alkitab dalam Mazmur 23:1-6. Gambaran seorang gembala yang baik yang digambarkan oleh Daud yang mengakui bahwa Allah adalah gembala yang baik semesterinya diteladani oleh setiap gembala, sehingga pengembalaan terhadap jemaat dapat dilakukan dengan baik. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kajian teologis gembala yang baik berdasarkan Maz. 23:1-6 terhadap pengembalaannya di gereja Unity Ministry metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah seorang gembala yang baik adalah sosok yang penuh perhatian dan kasih sayang terhadap kawanan domba yang dipercayakan kepadanya. Sedangkan implikasinya bagi pengembalaan di GPdI Unity adalah gembala gereja perlu meneladani karakter Allah sebagai gembala yang baik. Mereka harus memiliki kasih dan perhatian yang tulus terhadap jemaat, serta berkomitmen untuk memberikan penggembalaan yang melimpah, melindungi, dan memenuhi kebutuhan rohani jemaat secara penuh.
An Analysis of the Intertextuality of the Book of Job in the Old Testament Bible Situmorang, Kosmartua
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i2.1769

Abstract

The story of Job is a story that is familiar to the three major religions in the world, namely Christianity, Islam and Judaism. For Christianity and Judaism, the story of Job is recorded as a long writing so that it is made into a separate book. The book of Job has problems that have caused much debate, such as whether the story of Job actually exists, who the author is and when it was written, what genre the book is. This article seeks an approach that can provide solutions to these problems. The method used in this research is a qualitative research method by conducting a literature search of both primary sources, namely the text of Job which is intertextual with other books in the Bible. Also, secondary sources are comments or ideas from other authors that are relevant to this research. From the results of the research, it turns out that by using the intertextual approach, alternative answers to the problems in the book of Job were found. Therefore, the intertextual approach of the Bible can be an approach in interpreting the Bible.
Teologi dan Spiritualitas Kristen: Kembali Kepada Kesejatian “Imitatio Christo” Situmorang, Kosmartua
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spiritualitas sering menjadi pokok bahasan yang dipisahkan dengan teologi. Pada kenyataannya istilah spiritualitas sendiri berasal dari kekristenan dan berhubungan erat dengan teologi. Spiritualitas membutuhkan dasar dan pijakan yaitu teologi yang benar dan teologi membutuhkan spiritualitas sebagai hasil akhir dari berteologi. Untuk mendapatkan hubungan yang sejati antara spiritualitas dan teologi, maka harus kembali kepada unsur penting dalam kekristenan yaitu ortodoksi, ortopraksi dan ortopathi untuk menghasilkan spiritualitas holistik. Gambaran kesejatian hubungan terebut adalah ada pada Kristus yang memiliki kasih sejati. Gereja adalah hasil kasih sejati Allah dan akan dapat menghasilkan murid sejati yang memuridkan murid sejati lainnya, ketika menjadi neksus bagi ortodoksi, ortopraksis dan ortopathi dalam teologi dan spiritualitas.
Pertemuan Antara Teologi, Filsafat dan Ilmu Pengetahuan Situmorang, Kosmartua
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Teologi, Filsafat dan Ilmu Pengetahuan mengalami pasang surut. Setiap era mewakili masa dimana salah satunya pernah mendominasi yang lainnya. Sampai pada akhirnya ketiga bidang tersebut dipisahkan antara satu dengan yang lain. Dalam masa modern, ketika ilmu pengetahuan dijunjung tinggi menjadi sebuah standar, Teologi dan Filsafat dikesampingkan karena dianggap tidak memberi dampak dalam perkembangan peradaban yang membutuhkan ilmu pengatahuan. Dalam hal ini, beberapa Teolog berusaha untuk membuktikan bahwa teologi memiliki sifat epistemologi melalui metode yang mereka rumuskan. Metode-metode yang para teolog tersebut tampilkan dapat menolong semua orang untuk dapat memperoleh ilmu pengetahuan di dalam Teologi dengan bantuan pendekatan Filsafat. Metode yang dipergunakan tidak bisa lepas dengan menggabungkan antara teologi, filsafat dan ilmu pengetahuan. Oleh karenanya, Hubungan antara Teologi, Filsafat dan Ilmu Pengetahuan tidak dapat dipisahkan dan selalu ada dalam dialog yang harmonis
Kedaulatan Allah Dalam Misi-Nya Situmorang, Kosmartua; Marulitua, Daulat
Jurnal Teologi Rahmat Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Teologi Rahmat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedaulatan Allah adalah keniscayaan, bahkan ketika ada orang yang tidak percaya kepada-Nya. Dia memliki segala sesuatu dan berdaulat untuk menyatakan kehendak-Nya kepada seluruh ciptaan-Nya. Namun demikian bagaimana menghubungkan sifat Allah ini dengan misi bagi gereja-Nya. Untuk menjelaskan hal ini, maka penulis melakukan penelitian kualitatif dengan cara menelusuri literatur yang membahas dan mendiskusikan baik berkaitan dengan kedaulatan Allah dan juga Misi, kemudian setelah itu menghubungkan kedua hal itu. Allah berdaulat untuk membuat rencana misi penyelamatan dan juga menetapkan manusia untuk melaksanakan misi-Nya ini. Gereja harusnya peka dengan apa yang menjadi kehendakNya ini dan secara taat sepenuhnya mengerjakan misi-Nya yaitu memberitakan Injil-Nya.