Kedaulatan Allah adalah keniscayaan, bahkan ketika ada orang yang tidak percaya kepada-Nya. Dia memliki segala sesuatu dan berdaulat untuk menyatakan kehendak-Nya kepada seluruh ciptaan-Nya. Namun demikian bagaimana menghubungkan sifat Allah ini dengan misi bagi gereja-Nya. Untuk menjelaskan hal ini, maka penulis melakukan penelitian kualitatif dengan cara menelusuri literatur yang membahas dan mendiskusikan baik berkaitan dengan kedaulatan Allah dan juga Misi, kemudian setelah itu menghubungkan kedua hal itu. Allah berdaulat untuk membuat rencana misi penyelamatan dan juga menetapkan manusia untuk melaksanakan misi-Nya ini. Gereja harusnya peka dengan apa yang menjadi kehendakNya ini dan secara taat sepenuhnya mengerjakan misi-Nya yaitu memberitakan Injil-Nya.
Copyrights © 2022