Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) Reki Lintang Nastiti; Eny Sendra; Arika Indah Setyarini; Ira Titisari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.941

Abstract

Metode Operasi Wanita (MOW) merupakan metode kontrasepsi yang sangat efisien dan lebih efektif namun penggunaanya tergolong masih sangat rendah hanya sebesar 2,76% dari semua pengguna akseptor KB. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor pengetahuan, pendidikan dan dukungan suami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi MOW. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan desain traditional review. Pencarian artikel jurnal dilakukan dengan memerhatikan format PEOS. Pencarian dilakukan pada beberapa database Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct dengan menggunakan kata kunci yang telah ditentukan oleh peneliti. Seluruh jurnal artikel yang ditemukan diseleksi menggunakan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Dilakukan seleksi dan penilaian kualitas jurnal kemudian artikel dianalisis satu persatu untuk ditarik kesimpulan. Dari 11 artikel ilmiah yang telah dianalisis, pengetahuan, pendidikan, dan dukungan suami merupakan faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) dan faktor yang paling berpengaruh adalah faktor pengetahuan. Terdapat hubungan pengetahuan dengan pemilihan MOW. Tidak terdapat hubungan tingkat pendidikan dengan pemilihan MOW. Terdapat hubungan dukungan suami dengan pemilihan MOW. Faktor pengetahuan merupakan faktor yang paling berpengaruh dengan pemilihan MOW.
Tingkat Pengetahuan Wanita tentang Deteksi Dini Kanker Serviks dan Pemeriksaan Pap Smear Victoria Adelina Khoirunisa; Arika Indah Setyarini; Ririn Indriani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i1.1358

Abstract

Kejadian kanker serviks meningkat setiap tahunnya dan urutan kedua sebagai penyebab kematian wanita terbanyak setelah kanker payudara. Tingginya kasus kanker serviks karena kurangnya pengetahuan sehingga banyak wanita yang enggan melakukan skrining khususnya dengan pemeriksaan Pap Smear, selain itu rasa takut, rasa malu, dan factor biaya yang menyebakan angka cakupan pemeriksaan Pap Smear masih cukup rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan Pap Smear. Penelitian ini merupakan Studi Literatur menggunakan 10 jurnal publikasi 5 tahun terakhir dari database Google Schoolar, Pubmed, dan ProQuest sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian ini merupakan literatur review yang meringkas beberapa literatur yang relevan sesuai tema penelitian dengan pendekatan Traditional review. Jurnal yang direview menggunakan uji statistic chi square. Sebagian besar jumlah Responden dalam jurnal ini adalah 50 - lebih dari 100 Responden. Dari 10 jurnal hanya 6 jurnal yang membahas hubungan tingkat pengetahuan wanita tentang deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan Pap Smear dan terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan pemeriksaan Pap Smear, sedangkan 4 jurnal lainnya berisi pengetahuan dan pemeriksaan Pap Smear lebih dibahas secara masing masing.
Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) Reki Lintang Nastiti; Eny Sendra; Arika Indah Setyarini; Ira Titisari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.941

Abstract

Metode Operasi Wanita (MOW) merupakan metode kontrasepsi yang sangat efisien dan lebih efektif namun penggunaanya tergolong masih sangat rendah hanya sebesar 2,76% dari semua pengguna akseptor KB. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor pengetahuan, pendidikan dan dukungan suami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi MOW. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan desain traditional review. Pencarian artikel jurnal dilakukan dengan memerhatikan format PEOS. Pencarian dilakukan pada beberapa database Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct dengan menggunakan kata kunci yang telah ditentukan oleh peneliti. Seluruh jurnal artikel yang ditemukan diseleksi menggunakan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Dilakukan seleksi dan penilaian kualitas jurnal kemudian artikel dianalisis satu persatu untuk ditarik kesimpulan. Dari 11 artikel ilmiah yang telah dianalisis, pengetahuan, pendidikan, dan dukungan suami merupakan faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) dan faktor yang paling berpengaruh adalah faktor pengetahuan. Terdapat hubungan pengetahuan dengan pemilihan MOW. Tidak terdapat hubungan tingkat pendidikan dengan pemilihan MOW. Terdapat hubungan dukungan suami dengan pemilihan MOW. Faktor pengetahuan merupakan faktor yang paling berpengaruh dengan pemilihan MOW.
Analisa Kebutuhan Diklat RSUD Dr. Iskak Tulungagung Tahun 2024 Setyarini, Arika Indah; Cahyono, Agus Heru; Rokhmad, Kasil; Aini, Zuhrotul; Sukiatun, Sukiatun; Nugroho, Feri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6109

Abstract

Peningkatan kompetensi Sumberdaya Manusia perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah. Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pemerintahan yang handal dan profesional sangat diperlukan agar tanggungjawab penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat terlaksana dengan baik. RSUD Dr. Iskak merupakan Rumah Sakit tipe B yang sedang merintis menuju tipe A milik pemerintah Kabupaten Tulungagung, sehingga harus dilakukan peningkatan kualitas sumber daya manusianya melalui pelatihan agar dapat memberikan pelayanan terbaik. Sebelum pelatihan diselenggarakan perlu adanya penilaian kebutuhan pelatihan terlebih dahulu. Dengan melakukan penilaian kebutuhan pelatihan dapat diketahui aspek mana saja yang perlu diperbaiki. Tujuan Penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan pelatihan Sumber Daya Manusia di RSUD dr. Iskak Tulungagung Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode Job Description, selanjutnya akan dianalisis kebutuhan dan problem solving sehingga bisa dilakukan penilaian. Penelitian ini dilakukan dari bulan April sampai Juni 2024 bertempat di dalam lingkup RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak jumlah perawat dan bidan yang tersebar di 24 ruangan dijadikan sebagai responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket pada link yang diberikan kepada responden. Ini merupakan cara pengumpulan data sekunder, sedangkan pengumpulan data primer menggunakan metode angket, wawancara atau jika diperlukan dengan diskusi terfokus (FGD). Data yang dikumpulkan oleh peneliti kemudian dilakukan editing, coding, tabulasi dan analisis data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji statistik univariat dan bivariat. Seluruh ruangan yang dijadikan sampel penelitian sejumlah 24 ruangan dengan jumlah perawat dan bidan 745 orang telah mendapatkan pelatihan dengan rata-rata capaian 16,1%. Capaian pelatihan paling tinggi di ruangan IDIK sebesar 44,8% dan capaian paling rendah di IGD sebesar 3,6%. Hampir seluruh ruangan yang dijadikan sampel (87,5%) belum memenuhi standar minimal jumlah perawat dan bidan yang telah mengikuti pelatihan BHD berdasar jumlah tempat tidur dan seluruh ruangan yang dijadikan sampel (100%) belum memenuhi pelatihan BHD berdasar jumlah perawat-bidan yang ada di ruangan.