Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PERSPEKTIF SOSIOLOGI TERHADAP PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI Lase, Apriliana; Sembiring, Feriel Amelia; Buulolo, Marlius; Simbolon, Nova Elisah
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v6i1.19864

Abstract

This study aims to examine the use of Artificial Intelligence (AI) in universities that are rampant, especially in technology universities, studied from a sociological perspective. This type of research is qualitative descriptive sociological analysis. Data collection is used by means of observation, in-depth interviews and documentation techniques. The results of this study explain the use of technology in shaping interactions between lecturers and students in the learning process. This study focuses on how AI affects the Tridharma process of higher education, especially in the learning process in universities in technology universities. how AI interacts with the values and social norms that apply in the campus environment, as well as the use of AI in building and strengthening existing social interactions. The purpose of using artificial intelligence is to facilitate the learning process. There were no problems found regarding the limitations of interaction on campus, but the interaction between lecturers and students became closer due to this application.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL BAGI MAHASISWA IAKN TARUTUNG Gea, Niat Jeserlin; Lase, Apriliana
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 6 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara yang multikultural menjadi suatu kekayaan bangsa yang harus dilestarikan. Namun, saat ini jutru pendidikan multikultural di kalangan mahasiswa berkualitas rendah. Banyak terjadi perbedaan karena masalah budaya. Salah satu solusi yang dapat dicapai adalah menanamkan pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal. Tujuan penulisan ini untuk memberikan gambaran mengenai pentingnya multikultural dan pembelajarannya pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal bagi Mahasiswa IAKN tarutung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitataif dengan melakukan kajian pustaka. Teknik analisis datanya adalah kualitatif deskriptif. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa pendidikan multikultural bagi mahasiswa sangatlah penting. Dosen harus mendesain proses pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal. Hal itu menjadi bagian dari kontribusi positif untuk membina sikap nasionalisme dan sikap multikultural para mahasiswa. Pengenalan multikultural berbasis kearifan bertujuan membentuk karakter anak negeri yang dapat menerima, memahami, dan menghargai semua orang yang berbeda ras, kepribadian, sosial, suku, adat istiadat, dan agama. Upaya pembelajaran pendidikan multikultural harus dilakukan sebagai sarana pelatihan dan penyadaran untuk generasi muda, agar dapat menerima dan menghargai semua perbedaan yang multikultural.
ANALISIS FAKTOR MULTIKULTURALISME DALAM PEMBELIAN ULOS BATAK TOBA PADA INSIDEN ONAN TARUTUNG TAHUN 2024 Hutabarat, Christian Mauliate Parningotan; Lase, Apriliana
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 6 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i6.1571

Abstract

Penelitiannya bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam pembelian Ulos Batak Toba di Onan Tarutung. Menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sampel yang diteliti berjumlah 18 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan terbentuk menjadi 2 faktor yaitu faktor sosial dan faktor situasional. Pada analisis faktor diperoleh nilai kecukupan besar kecilnya laba tahun 2023 dan laba tahun 2024. Dari hasil penjelasan total variance menunjukkan total nilai eingen sosial awal sebanyak 18 responden, laki-laki 8 orang dan perempuan 10 orang, total nilai awal selama 1 bulan dari 18 responden, pada tahun 2023 keuntungan mencapai 131% dan pada tahun 2024 dengan kejadian onan tarutung keuntungan mencapai 114% dan setelah dijumlahkan kerugian kejadian onan tarutung mencapai 17%. Secara budaya, hasil penelitian menunjukkan dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen karena ulos yang dibeli akan digunakan pada setiap acara adat khususnya suku Batak Toba.
PENGARUH MEDIA MASSA TERHADAP PEMBENTUKAN SIKAP MULTIKULTURAL PADA GENERASI MUDA Lase, Susi Murni; Lase, Apriliana
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 6 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i6.1572

Abstract

Pengaruh media massa terhadap pembentukan sikap multikultural pada generasi muda adalah suatu topik yang sangat relevan dalam era digital ini. Media massa memiliki empat fungsi yang penting dalam perkembangan komunikasi yang terjadi di dalam masyarakat, yaitu sebagai alat transportasi komunikasi massa yang dapat menyebarkan sebuah berita atau informasi dengan jangkauan yang lebih luas, cepat dan efisien. Media massa juga memiliki potensi paling besar dalam mempengaruhi dan mengarahkan cara pikir, cara bertindak, dan cara merasa generasi muda. Penelitian ini menemukan bahwa media massa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan sikap dan perilaku modern generasi muda, serta mempengaruhi pemanfaatan teknologi informasi oleh generasi muda dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa generasi muda diharapkan memilih ragam dan isi media yang mencerdaskan, karena media massa memiliki potensi paling besar dalam mempengaruhi dan mengarahkan cara pikir, cara bertindak, dan cara merasa.
MULTIKULTURALISME: KONSEP, DAMPAK, DAN STRATEGI PENGELOLAAN KERAGAMAN BUDAYA DALAM KONTEKS GLOBAL Manalu, Febrian Jordan; Lase, Apriliana
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 6 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era globalisasi yang semakin berkembang, multikulturalisme telah menjadi topik yang sangat relevan dalam pembahasan mengenai dinamika sosial dan budaya di masyarakat global. Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki konsep, dampak, dan strategi pengelolaan keragaman budaya dalam konteks multikulturalisme global. Melalui pendekatan analisis literatur yang mendalam, kami menyajikan landasan konseptual yang mendalam tentang multikulturalisme, menyoroti bagaimana konsep ini melibatkan pengakuan, penghargaan, dan penerimaan terhadap keberagaman budaya di dalam masyarakat. Selanjutnya, artikel ini menguraikan dampak yang dihasilkan dari multikulturalisme, baik dampak positif maupun negatifnya. Dampak positif mencakup peningkatan toleransi, saling pengertian, dan kerjasama lintas budaya, sementara dampak negatifnya mencakup konflik antarbudaya, ketegangan sosial, dan isolasi budaya. Dalam memahami kompleksitas dampak ini, kami mempertimbangkan konteks global yang semakin terkoneksi dan interdependen. Selain itu, artikel ini mengeksplorasi berbagai strategi pengelolaan yang dapat diterapkan untuk menghadapi tantangan multikulturalisme. Strategi-strategi ini meliputi pendekatan pendidikan multikultural, promosi dialog antarbudaya, kebijakan inklusif, dan pembangunan kesadaran multikultural. Kami menyoroti pentingnya pendekatan yang holistik dan terintegrasi dalam mengelola keragaman budaya, serta mempertimbangkan aspek-aspek politik, ekonomi, dan sosial yang terlibat.
Harmoni Multikultural: Budaya dalam Dinamika Sosial Kontemporer Masyarakat Tarutung Zulukha, Djefrin; Lase, Apriliana
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 6: Mei 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i6.3526

Abstract

Penelitian ini menggunakan studi pustaka (library research). Teknik pengumpulan data berupa buku, jurnal, artikel, dokumen dan literatur yang relavan dengan fokus penelitian. Pendekatan ini menekankan pada fragmentasi, pluralitas, dan dekonstruksi dalam budaya. Konsep seperti pencampuran budaya, hibriditas, dan pluralisme identitas menjadi penting dalam konteks harmoni multikultural. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana peran budaya dalam dinamika social kontemporer, dengan fokus pada upaya membangun harmoni multikultural masyarakat Sipoholon Tapanuli Utara yang dapat digunakan untuk memahami resolusi konflik mengenai strategi dan mekanisme yang digunakan untuk mengelola konflik antarbudaya dan membangun harmoni dalam masyarkat multicultural. onsep identitas budaya telah mengalami transformasi signifikan, dengan individu-individu yang menghadapi tantangan baru dalam membangun dan mempertahankan identitas masyarakat. Filsafat postmodernisme menawarkan perspektif yang relevan dalam memahami dinamika budaya saat ini.
Komunikasi Antar Etnis di Antara Mahasiswa Tarutung Siregar, Gita Revalina; Lase, Apriliana
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 2 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses komunikasi antar etnis yang terjadi di iakn Tarutung Etnis Batak merupakan salah satu etnis yang paling dominan di wilayah Tarutung dengan jumlah penduduk yang banyak dibandingkan dengan mahasiswa yang dari berbagai suku asli etnis Batak juga mampu mempertahankan budaya dan adat istiadat nenek moyang mereka padahal sudah lama sekali etnis Batak ini menetap di wilayah tersebut , dengan berbagai kejolak dari zaman ke zaman namun identitas asli mereka masih utuh sehingga sampai saat ini perpaduan budaya etnis Batak, Nias, dan Papua, pada saat ini kampus menjalankan kehidupan bukan hal yang mudah bagi Papua dalam penelitian ini penyusun menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif di mana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi serta mengumpulkan data yang didapatkan dari beberapa informasi. Tujuan penelitian ini diantaranya adalah mengetahui proses komunikasi antara emis dan hambatan dalam proses komunikasi antar budaya melalui interaksi antara mahasiswa etnis Batak Papua dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi yang dibangun oleh kelompok yang berbeda latar belakang budaya tersebut memiliki caranya masingmasing seperti, pertunjukan kesenian dari setiap masing-masing budaya, dalam proses tersebut dapat terjadi dengan baik dan efektif diantara ketiga kebudayaan yang berbeda latar belakang.
KOMUNIKASI MULTIKULTURALISME DI ERA GLOBALISASI Pane, Oky Oktaviani; Lase, Apriliana
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 2 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multikulturalisme termanifestasi dalam berbagai bentuk, termasuk keragaman budaya, agama, dan bahasa. Hal ini tercermin dalam berbagai tradisi, ritual, dan perayaan yang dilakukan oleh masyarakat. Komunikasi multikultural juga dipengaruhi oleh globalisasi, yang membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan studi pustaka (library research). Teknik pengumpulan data berupa buku, jurnal, artikel, dokumen dan literatur yang relavan dengan fokus penelitian. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana komunikasi multikulturalisme di era globalisasi . Temuan penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan kebijakan dan program yang lebih sensitif terhadap keragaman budaya dan untuk mempromosikan toleransi dan saling menghormati antar kelompok masyarakat.
MULTIKULTURALISME DAN PENGARUHNYA PADA ISU KESEJAHTERAAN SOSIAL Panggabean, Theresia; Lase, Apriliana
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 2 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang multikulturalisme dan pengaruhnya pada isu kesejahteraan sosial. Multikulturalisme diartikan sebagai pengakuan terhadap berbagai perbedaan dan kompleksitas kehidupan dalam masyarakat, serta upaya untuk menjunjung tinggi toleransi, kerukunan, dan perdamaian bukan konflik atau kekerasan dalam arus perubahan sosial. Penelitian ini menemukan bahwa multikulturalisme memiliki pengaruh signifikan pada kesejahteraan sosial masyarakat Indonesia, terutama dalam meningkatkan kesadaran dan toleransi terhadap perbedaan budaya dan etnis. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa multikulturalisme dapat membantu mengurangi konflik sosial dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk mempromosikan multikulturalisme sebagai cara untuk meningkatkan kesejahteraan sosial di Indonesia.
POLA PEMANFAATAN APLIKASI ZOOM MEETING SEBAGAI MEDIA BELAJAR DAN KUALITAS INTERAKSI PEMBELAJARAN ONLINE MAHASISWA Sihombing, Swiamanto; Lase, Apriliana
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 2 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dalam hal ini Era globalisasi memungkinkan berkembangnya informasi yang lebih baik pelayanan di bidang pendidikan. Salah satu inovasi baru dalam penggunaan media pembelajaran dan pembelajaran berbasis teknologi sumber daya dan informasi adalah e-Learning. Istilah e-Learning mengandung pengertian yang sangat luas sehingga banyak ahli yang menguraikannya pengertian e-Leaning dari berbagai sudut pandang. E-learning atau pembelajaran elektronik adalah pembelajaran yang memanfaatkan internet dalam pembelajaran kegiatan dengan menjadikan fasilitas elektronik sebagai media pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metodologi penelitian library research dengan tujuan untuk mengetahui manfaat Media Online Pada pembelajaran. Adapun aplikasi yang digunakan adalah Zoom Meeting sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian pada jurnal dan artikel yang relevanc mengindikasikan bahwa pemanfaatan Aplikasi Zoom Meeting sebagai media pembelajaran berpengaruh dalam kualitas interaksi pembelajaran mahasiswa. Konsep e-Learning membawa dampak dalam transformasi tersebut dalam proses pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik isinya dan sistem. Selain itu, media internet melakukan interaksi antara dosen dan mahasiswa baik dalam bentuk real time maupun tidak.