Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN ALAT PERAGA BONEKA DENGAN TEKNIK VENTRILOQUIST UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA DALAM MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM Maulana, Muhammad Aditya; Susanti, Ria; Washfiah, Khairul
FIKRUNA Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Kemasyarakatan Vol 5 No 2 (2023): FIKRUNA : JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEMASYARAKATAN
Publisher : STIT Ibnu Rusyd Tanah Grogot

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56489/fik.v6i2.116

Abstract

The ventriloquist technique is the use of abdominal sounds accompanied by dolls by having a certain character personality. This research departs from the background that the learning process of students experiences a lackof a pleasant learning atmosphere and it makes children bored. Especially in learning Islamic Cultural History which is notoriously boring, the application of puppet props with ventriloquist techniques in learning Islamic Cultural History is very necessary. This study aims to determine the application of puppet props with ventriloquist techniques in increasing students' understanding in MI Rakha Amuntai. The subjects in this study were class VI A MI Rakha Amuntai students totaling 3.3 people consisting of 15 men and 1.8 women. The executing subjects of action are researchers and teachers of the history of Islamic culture. The object in this study is puppet props. This research is a class action research, which is carried out in 2 cycles with each cycle consisting of 2 meetings and 4 stages, namely Planning, Implementation, Observation, and Reflection. This class action research was conducted in class VI A MI Rakha. Data collection in this study was carried out by observation, documentation, and tests. The results of this study showed thatthe increase in learning activities in cycle I was 55.71% (Sufficient) to 92.8% (Very Good) in cycle II. Astudent activity in cycle I is 52.5% (Enough) to 100% (Very Good) in cycle II. Hasil student learning from 30.30% (Sufficient) to 100% (Very Good) in cycle II. This study can be concluded that the application of puppet props with ventriloquist techniques can increase student understanding by marking student activity in learning and completeness scores have been achieved.
PENGGUNAAN TEKNOLOGI DALAM PENGAJARAN: SEBUAH PENELITIAN NARATIF DARI CALON GURU BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH Ardila, Istiqamah; Washfiah, Khairul; Purnama Sari, Nuriyah Welia
Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Vol. 16 (2024): TING XVI 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengeksplorasi pengalaman calon guru bahasa Inggris selama praktikmengajar (PPL B) dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan proses pembelajaran,dengan fokus pada perannya dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),khususnya dalam Pendidikan Berkualitas. Dengan menggunakan metode naratif, studi inimenggali cerita-cerita dari mahasiswa yang telah mengintegrasikan teknologi dalam kelasmereka. Cerita-cerita ini diperoleh dari wawancara mendalam dan kerangka naratif terhadapseorang mahasiswa calon guru yang mengajar bahasa Inggris di tingkat Sekolah Menengah Atas.Hasil temuan menunjukkan bahwa Quizizz adalah jenis teknologi yang digunakan olehmahasiswa tersebut dalam mengajar bahasa Inggris. Teknologi ini dapat mendorong lingkunganbelajar yang lebih interaktif dan inklusif bagi siswa di kelas bahasa Inggris sehingga tujuanpengajaran dapat tercapai dengan sukses. Karena siswa sudah terbiasa menggunakan teknologi,terutama smartphone, maka tidak banyak hambatan dalam penerapan teknologi ini, dan siswa punbersedia menggunakan data seluler mereka untuk mengakses Quizizz di kelas tanpa perlumenggunakan wifi sekolah. Selain itu, siswa sangat antusias dan aktif dalam menggunakanQuizizz selama pelajaran. Oleh karena itu, studi ini memberikan rekomendasi untukmeningkatkan integrasi teknologi dalam pendidikan dan berkontribusi pada wacana tentangbagaimana inovasi digital dapat mendukung tujuan pendidikan untuk generasi Z