Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

METAFORA BAHASA ARAB UPAYA TELAAH KEMBALI DUALISME PANDANGAN TEOLOG TERHADAP METAFORA dian - malinda
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metafora bahasa Arab yang dibahas dalam artikel ini adalah al-majaz. Metafora atau al-majaz dalam bahasa Arab sering menimbulkan perdebatan di antara para linguis, sastrawan, teolog, ataupun lainnya. Agar persoalannya menjadi jelas, maka di dalam artikel ini diuraikan pengertian metafora atau al-majaz dalam bahasa Arab secara teoretis dan aplikasinya di dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Metafora atau al-majaz adalah lafal yang digunakan dalam makna yang bukan makna seharusnya, karena adanya hubungan (‘alaqah) disertai qorinah yang menghalangi makna hakiki atau makna yang sebenarnya dan di dalam Al-Quran banyak sekali contoh penggunaannya. Artikel ini diawali dengan penjabaran komparasi dan persamaan antara kedua terma tersebut. Metafora bahasa Arab atau al-majaz, dalam perkembangannya mengalami benturan-benturan pendapat baik dari kaum linguis, sastrawan hingga kaum teolog perihal metafora bahasa Arab atau al-majaz. Hingga terdapat beberapa ulama yang dengan gamblang mengingkari eksistensi lafal metaforis meski tidak sedikit juga yang mengamini wujudnya. Dalam tulisan ini, penulis berusaha menggambarkan dualisme pendapat yang bertentangan perihal eksistensi metafora Bahasa Arab. Dimulai dengan menjabarkan pendapat para ulama dan tokoh besar yang mempengaruhinya serta argumentasi mereka perihal eksistensi metafora dalam bahasa Arab atau al-majaz. Selanjutnya, penulis memberi pemaparan salah satu aplikasi dan contoh al-majaz yang terdapat dalam al-Qur’an.
HISTORY OF ARABIC LEXICOGRAPHY AND THE IMPORTANCE OF ARABIC LEXICON IN LEARNING ARABIC dian - malinda
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 3 No 1 Januari (2017): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.039 KB)

Abstract

Lexicon or dictionary has the crucial role for those who are learning foreign language. Those also became the most important appliance in acquiring any languages especially for them who teach and learn Arabic. Somehow these days many students and teachers choose to use transliteration dictionary then using dictionary that is written by Arabic. Herewith, in this text the author took discussion on history of Arabic lexicography and the phase transition in Arabic lexicon. Whithin it the reader will find the variety in Arabic lexicon. By understanding the kind of lexicon would help the learner to explore the essence and aesthetic in Arabic words .
Keindahan Dalam Rangkaian Bahasa Nabi (Tamsil Dalam Hadis Nabi) Maidin, Muh Sabir; Kartono, Akhmad Fadhillah; Malinda, Dian; Ahmad, Arifuddin
PUSAKA Vol 12 No 2 (2024): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/pusaka.v12i2.1567

Abstract

Artikel ini respon tuduhan bahwa tamsil atau perumpamaan mengiring pada kesesatan dalam memahami ajaran agama dan tidak perlu digunakan dalam Islam. Penelitian ini mengkaji rangkaian Bahasa yang digunakan Rasulullah terutama dalam menggunakan perumpamaan. Hadis merupakan pedoman kehidupan bagi umat muslim setelah Al-Qur’an. Ketetapan-ketetapan yang disebutkan secara implisit dalam Al-Qur’an dijelaskan secara lebih terperinci dalam Hadis. Adapun tamsil atau perumpamaan adalah salah satu seni berbicara yang dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah at-tasybīh yang termasuk dalam as- ṣūroh al-bayāniyah yakni salah satu bagian utama dari paramasastra Arab atau al-balāgah al-árobiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Data yang digunakan adalah data sekunder dari buku, jurnal, dan artikel terkait dengan tema penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penelaahan terhadap buku dan literatur terkait. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tidak sedikit Rasulullah saw menggunakan perumpamaan untuk menjelaskan dan memudahkan pemahaman kaum muslimin akan hal yang beliau sampaikan, bahkan dalam suatu hadis disebutkan beliau telah menggunakan lebih dari seribu perumpamaan. Diantara hadis-hadis yang menggunakan perumpamaan yakni hadis tentang keadaan kaum muslim, hadis tentang persaudaraan, hadis tentang ajaran Nabi Muhammad saw; tentang sholat, tentang zakat dan sedekah, tentang zikir bahkan tentang pertemanan. Diantara manfaat penggunaan perumpamaan untuk memberikan penjelasan secara komprehensif dan gamblang tentang sesuatu yang gamang dan kabur dengan pendekatan yang sesuatu yang berwujud atau hal yang lebih dekat sebagaimana penjelasan dengan sempitnya waktu seorang muslim dan penjelasan tentang kaum Yahudi, Nasrani dan kaum Muslim.
Between Tradition and Scripture: A Contemporary Reinterpretation of Qur’anic Verses on Women Malinda, Dian; Kartono, Akhmad Fadhillah
International Journal of Emerging Issues in Islamic Studies Vol. 5 No. 1 (2025): July 2025
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/ijeiis.v5i1.3494

Abstract

Linguistic Review on Journalistic Language in the News Heading on Indonesiaalyoum.com during January-June 2024 Malinda, Dian; Kartono, Akhmad Fadhillah; Haniah; Aswan
International Journal of Emerging Issues in Islamic Studies Vol. 5 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/ijeiis.v5i2.3493

Abstract

Indonesiaalyoum.com is the first Indonesian news portal to provide news in Arabic, offering comprehensive information about Indonesia to the Arab and Islamic nations. However, there is no previous study on journalistic language on this website. This research is providing significant academic and practical contributions to Islamic studies. Academically, it deepens the knowledge of Arabic journalistic practices in Indonesia, discloses how Islamic and national issues are represented. Practically, it entails a roadmap for Muslim communicators to productize ethical and effective headlines, translate news, offer editorial advice, and foster media literacy among Muslim readers. The study represents a notable advancement in Islamic social science as it addresses an issue of cross-cultural communication and media ethics through the lens of linguistic analysis of Arabic-language news headlines within the wider frameworks of intercultural communication and media ethics in Islamic contexts. Working in the area where Arab and Indonesian Muslim cultures meet, Indonesiaalyoum.com is not only a source of information but also a means of cross-cultural engagement in the global Muslim society. The method utilized in this study is descriptive research with an error analysis technique using semantic and syntactic analysis. The process began with collecting data, which consisted of 25 articles from January to June 2024, making notes, and then analysing it using semantical and syntactical approaches. The results of the research can be concluded that the articles on Indonesia.com are based on two main sources: journalist correspondence and translations of other publications. The translated news source is particularly mentioned at the end of the articles, which are published until February 15, 2024. Afterwards, some subsequent publications implied it tacitly. This study also identified errors in the use of journalistic language, including spelling errors, mistranslations, and misinformation. In addition, the most common translation technique employed in these articles is the literal translation.