Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pemanfaatan Asupan Protein Hewani sebagai Strategi Pencegahan Stunting di Desa Honggosoco Kabupaten Kudus Saputro, Arief Adi; Sa’adah, Arina Lis; Ghazi, Tafta; Rusnoto, Rusnoto; Rahmawati, Septina; Siska, Sri
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v6i2.13656

Abstract

Desa Honggososco Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus merupakan salah satu desa di wilayah Kabupaten Kudus yang masih didominasi oleh kaus stunting. Stunting merupakan gangguan tumbuh dan kembang anak yang salah satu penyebabnya adalah masalah kurang gizi kronis. Stunting yang telah terjadi apabila tidak diimbangi dengan cath-up growth (tumbuh kejar) akan berpotensi terhambatnya pertumbuhan motorik dan mental, rendahnya kemampuan belajar. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan sosialisasi tentang pencegahan stunting anak dengan asupan protein hewani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk pencegahan stunting anak ini dilaksanakan di Desa Honggososco, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus dengan mitra anggota Nasyiatul Aisyiah Desa Honggosoco. Kegiatan pengabdian ini melalui tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil setelah dilakukan sosialisasi masyarakat di Desa Honggosoco yaitu peserta mampu mampu memahami edukasi yang diberikan dengan baik sehinngga peserta mampu untuk menerapkan ilmu yang diperoleh
Potensi Ekstrak Daun Parijoto (Medinilla speciosa) Sebagai Penghambatan Biofilm Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) Sa'adah, Arina Lis; Kartikasari, Fariza Yulia; Mundriyastutik, Yayuk; Hayati, Defi Nurul; Faizal, Imam Agus
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i10.20935

Abstract

Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) merupakan bakteri S. aureus yang bermutasi pada pembentukan biofilm menjadi resistan terhadap methicillin. Sehingga menurunkan efek terapeutik dan semakin sulit untuk diobati. Daun parijoto (Medinilla speciosa) memiliki senyawa flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid. Senyawa ini diperoleh dari ekstraksi daun parijoto dan berpotensi dapat memberikan efek penghambatan dalam pembentukan biofilm bakteri MRSA. Fokus Penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun parijoto sebagai penghambatan dalam pembentukan biofilm MRSA dengan beberapa variasi konsentrasi yaitu 100%, 80%, 60% dan 40%, serta gentamisin sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman daun parijoto mampu menghambat pertumbuhan biofilm MRSA dengan nilai persentase inhibisi tertinggi sebesar 86% pada variasi ekstrak daun parijoto 100%, lebih besar daripada kontrol positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun parijoto secara signifikan mampu mengganggu pertumbuhan biofilm MRSA dengan nilai IC50 pada uji efektivitas ekstrak daun parijoto sebagai penghambatan biofilm MRSA sebesar 4,5 μg/mL. S. aureus yang bermutasi pada pembentukan biofilm menjadi resistan terhadap methicillin. Sehingga menurunkan efek terapeutik dan semakin sulit untuk diobati. Daun parijoto (Medinilla speciosa) memiliki senyawa flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid. Senyawa ini diperoleh dari ekstraksi daun parijoto dan berpotensi dapat memberikan efek penghambatan dalam pembentukan biofilm bakteri MRSA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun parijoto sebagai penghambatan dalam pembentukan biofilm MRSA dengan beberapa variasi konsentrasi yaitu 100%, 80%, 60% dan 40%, serta gentamisin sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun parijoto mampu menghambat pertumbuhan biofilm MRSA dengan nilai persentase inhibisi tertinggi sebesar 86% pada variasi ekstrak daun parijoto 100%, lebih besar daripada kontrol positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun parijoto secara efektif mampu menghambat pertumbuhan biofilm MRSA dengan nilai IC50 pada uji efektivitas ekstrak daun parijoto sebagai penghambatan biofilm MRSA sebesar 4,5 μg/mL.