Martia Dewi, Suprayanti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Berbagai Dosis Pupuk Kalium dan Silika terhadap Produksi Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.): The Effect of Various Doses of Potassium and Silica Fertilizer on Cayenne Pepper (Capsicum frutescens L.) Production Farida Jufri, Afifah; Nurrachman, Nurrachman; Pranggawan Azhari, Anjar; Jihadi, Amrul; Martia Dewi, Suprayanti
Gontor Agrotech Science Journal Vol. 10 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v10i2.13195

Abstract

The instability of cayenne pepper production is caused by the high rate of flower and fruit loss. This research aims to determine the effect of a combination of potassium and silica fertilizer on the production of cayenne pepper plants. The research was conducted in Rembige Village, Selaparang District, Mataram City for 6 months from April-October 2024. The materials used were Ori 212 variety, 20% liquid silica (SiO4), and KCl (60%K2O). The design used is Factorial RAK with two factors. The first factor is the dose of KCl fertilizer with 3 treatment levels, a dose of 150 kg ha-1 (K1), 300 kg ha-1 (K2) and 450 kg ha-1 (K3). The second factor is the concentration of silica fertilizer with 2 treatment levels, without silica (S0) and 2ml L-1 silica (S1). Each experimental unit was carried out 3 times and each repetition carried out observations on 5 plants. Observations and data collection include the number of productive branches, number of flowers, fruit set percentage, number of fruit per plant, and fruit weight per plant. The research results were analyzed using analysis of variance, and a 5% BNJ follow-up test. The results showed that there was an interaction between potassium and silica fertilizer treatments on fruit set parameters. Plants with a potassium dose of 150 kg ha-1 without silica gave the lowest fruit set yield, namely 60.74%.  Potassium and silica had significantly different effects on all observation parameters, where a dose of 300 kg ha-1 of potassium and 2 ml L-1 of silica gave the best results.
Pengenalan Budidaya Lebah Tanpa Sengat Pada Masyarakat Di Desa Mertak, Lombok Tengah Jihadi, Amrul; Nikmatullah, Aluh; Sarjan, Muhammad; Martia Dewi, Suprayanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11647

Abstract

Desa Mertak adalah salah satu desa di Lombok Tengah yang terletak dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Mayoritas masyarakat di desa ini menghasilkan hidupnya sebagai petani dan nelayan, dan beberapa di antaranya adalah peternak lebah tanpa sengat. Kegiatan peternakan lebah tanpa sengat yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Mertak belum optimal dan hanya berdasarkan pengalaman. Tujuan dari pengenalan ini adalah untuk mengajar dan menerapkan teknik peternakan lebah tanpa sengat kepada masyarakat di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Metode dari kegiatan sosial ini adalah sosialisasi dan praktek pemisahan koloni. Masyarakat mengklaim telah memperoleh pengetahuan tentang lebah tanpa sengat, yang dapat memberikan pendapatan tambahan selain pertanian dan perikanan. Harapannya adalah semakin banyak orang yang beternak lebah tanpa sengat dengan benar dan dapat memisahkan koloni, sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat.
Sosialisasi Inovasi Pemanfaatan Lahan Kosong dan Sampah Organik di Desa Barabali, Lombok Tengah Jihadi, Amrul; Jayaputra; Nurrachman; Pranggawan Azhari, Anjar; Martia Dewi, Suprayanti; Farida Jufri, Afifah; Apriani, Reni
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13116

Abstract

Tingginya timbunan sampah organik harian di perkotaan dan pedesaan yang belum termanfaatkan, serta keberadaan lahan kosong yang tidak produktif, merupakan isu krusial yang memerlukan intervensi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai inovasi pemanfaatan lahan kosong dan sampah organik melalui metode sosialisasi dan diskusi interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua jam dengan melibatkan diskusi dan tanya jawab tanpa praktik lapangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan analisis tematik terhadap pertanyaan yang diajukan peserta. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman kognitif peserta. Pergeseran pola pertanyaan dari yang bersifat mendasar menjadi lebih spesifik dan aplikatif, membuktikan bahwa terjadi transfer pengetahuan yang efektif. Peningkatan pemahaman ini menjadi fondasi penting untuk mendorong perubahan sikap dan perilaku masyarakat menuju praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Meskipun tanpa praktik langsung, kegiatan edukasi partisipatif terbukti efektif sebagai langkah awal untuk membangun kapasitas dan inisiatif mandiri masyarakat dalam mengatasi masalah lingkungan di sekitar mereka.