Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Senam Hamil Pada ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan di Desa Oben Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang Pratiwi, Endah Dwi; Ahmad, Siti Nur Asyah Jamillah; Jumetan, Mili Arthanedi
Jurnal Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/jnpm.v5i1.1778

Abstract

Pregnancy exercise is a fitness program intended for pregnant women. Pregnancy exercise aims to prepare and train the muscles so that they are used to function optimally in normal childbirth. Implementation of pregnancy exercises carried out by pregnant women in the third trimester can reduce discomfort in complaints of swelling in the legs, back pain, lower back pain, leg cramps and difficulty sleeping. The results of the study show that there is an influence of pregnancy exercises on the discomfort of low back pain, back pain, swelling in the legs and cramps. on the feet. This socialization and training activity on pregnancy exercise was carried out on January 17 2024 in Oben Village, Nekamese District, Kupang Regency, involving lecturers and program holders at the local health center as well as cadres. The participants who took part in this activity were 7 third trimester pregnant women and 3 lecturers as well as 1 program holder midwife and 3 cadres. It is known that the implementation of this community service activity ran smoothly. The results of this activity also show that there has been an increase in information and ability to apply pregnancy exercises. Apart from that, pregnant women also stated that they understood pregnancy exercise and the benefits of facing childbirth.
Hubungan Sosial Budaya Dengan Kejadian Stunting Pada Balita  Usia 24-59 Bulan Ahmad, Siti Nur Asyah Jamillah; Pay, Frida S
Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/9nqjyh19

Abstract

Desa Oben merupakan desa yang memiliki adat istiadat atau kebiasaan tertentu yang masih berlangsung hinggga sekarang. Beberapa orangtua beranggapan bahwa anak mereka sehat dan tidak mengalami stunting, sehingga orangtua tidak mau untuk dilakukan intervensi atau penanganan selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan faktor sosial budaya terhadap kejadian stunting  pada balita di desa Oben Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif  dengan metode cross sectional. Populasi adalah seluruh balita yang ada di desa Oben. Total sampel dalam penelitian ini adalah 34 balita dengan usia 24-59 bulan dengan teknik sampel adalah purposive sampling. Hasil penelitian dilakukan analisis univariat dan bivariat kemudian diuji menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di desa Oben Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang dan tidak terdapat hubungan sosial budaya, kepercayaan makanan dan pengasuhan anak dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di desa Oben Kecamatan Nekamese.
Hubungan Pengetahuan Ibu dan Dukungan Suami terhadap Kunjungan Antenatal Care (ANC) Ahmad, Siti Nur Asyah Jamillah; Henukh, Dina M.S
Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/rjwem831

Abstract

Ibu yang  tidak melakukan pemeriksaan ANC secara teratur dan rutin dapat meningkatkan resiko kehamilan dan persalinan. Pengetahuan dan dukungan suami merupakan salah satu faktor yang berperan dalam kepatuhan ibu melakukan pemeriksaan ANC secara lengkap. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan dukungan suami terhadap pemeriksaan ANC di Puskesmas Sikumana. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif  dengan metode cross sectional. Populasi adalah seluruh  ibu hamil trimester III yang melakukan pemeriksaan ANC di Puskesmas Sikumana. Total sampel dalam penelitian ini adalah 58 ibu hami dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Hasil penelitian dilakukan analisis univariat dan bivariat kemudian diuji menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan dukungan suami terhadap pemeriksaan ANC di Puskesmas Sikumana
Pemberian Makananan Tambahan pada Bayi Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kelurahan Fatukoa Kecamatan Maulafa Kota Kupang Ahmad, Siti Nur Asyah Jamillah; Henukh, Dina M.S
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 01 Nomor 02 (Oktober 2023)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v1i2.527

Abstract

Stunting can be prevented by providing additional food in the form of animal protein because of the role of animal protein as a macronutrient which has the best source of essential amino acids that the body needs to activate various enzymes and growth hormones. Therefore, consumption of a variety of animal proteins is currently highly encouraged, especially among vulnerable community groups, namely pregnant women, toddlers and children under 2 years of age and breastfeeding mothers, because these community groups experience a core life cycle which is often referred to as 1000 HPK ( First 1000 Days of Life). At 1000 HPK, if nutritional disorders can be overcome, it can reduce the possibility of malnutrition and stunting in the next period of a child's life. The aim of implementing this activity is to increase the protein adequacy of babies and toddlers and increase mothers' knowledge in preparing animal protein needs for babies and toddlers. The method used in this service is to provide PMT in the form of animal protein directly to the target, while to provide education using the lecture and question and answer method. After carrying out this community service activity, mothers were willing to practice giving animal protein correctly to babies and toddlers at home.