Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Metode Penyuluhan Menggunakan Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Siswa tentang Kesehatan Reproduksi Remaja di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Amabi Oefeto Lette, Arman Rifat; Fitri, Hironima Niyati; Wulandari, Estiyani; Nenogasu, Yeri Delsia; Jumetan, Mili Arthanedi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i8.14472

Abstract

ABSTRACT Adolescence is a period of transition from children to adults. Teenagers will experience various changes both in terms of psychological, physical (puberty) and social environment. During this period of change there will be various problems that arise and can have a negative impact on adolescents. There is a need for educational efforts to increase students' knowledge and understanding of reproductive health. This study aims to determine the effect of counseling using educational videos on knowledge about adolescent reproductive health at SMA Negeri 1 Amabi Oefeto in 2023. This research is a type of pre-experimental research with a one group pre-test post-test design. Total population of 61 students using the total sampling method and data collection using a questionnaire. Data analysis included univariate and bivariate analysis using the Wilcoxon statistical test. The results of the study showed that there was a significant difference in the level of knowledge between before and after counseling using educational videos about reproductive health in adolescents. The p value obtained from the level of knowledge is 0.010 <0.05 which means that there is a significant effect of the use of educational videos on students' knowledge. It is hoped that further researchers can conduct further research by adding measurements of attitudes and actions. Research subjects should be divided into control and treatment groups to be able to compare the differences. Keywords: Reproductive Health, Educational Videos, Student Knowledge  ABSTRAK Masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak ke dewasa. Remaja akan mengalami berbagai  perubahan baik dari  sisi  psikologis,  fisik  (pubertas) dan sosial lingkungan. Pada masa perubahan ini akan ada berbagai masalah yang muncul dan dapat berdampak negatif pada remaja. Perlu adanya upaya edukasi untuk meningatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang Kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan video edukasi terhadap pengetahuan tentang Kesehatan reproduksi remaja di SMA Negeri 1 Amabi Oefeto Tahun 2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pre eksperimental dengan one group pre-test post-test design. Jumlah populasi 61 siswa dengan menggunakan metode total sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data analisis meliputi analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistic Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan tingkat pengetahuan yang bermakna antara sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan video edukasi tentang Kesehatan reproduksi pada remaja . p value yang diperoleh dari tingkat pengetahuan 0.010< 0.05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan video edukasi terhadap pengetahuan siswa. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lanjutan dengan cara menambahkan pengukuran sikap dan tindakan. Subjek penelitian sebaiknya dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan untuk dapat membandingkan perbedaannya. Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi, Video Edukasi, Pengetahuan Siswa
Booklet Berbahasa Daerah Amfoang dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan Tindakan Pencegahan Stunting Jumetan, Mili Arthanedi; Lette, Arman Rifat; Fitri, Hironima Niyati
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v6i2.13506

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of Amfoang regional language booklets on knowledge and stunting prevention measures in fertile couples in Fatumonas Village. The method used is pre-experimental research with one group pre-test post-test design. The results of the study showed that there was a significant difference in the level of knowledge and action before and after being given Health Education using regional language booklets, the p-value obtained from the level of expertise 0.000 <0.05 and action 0.017 <0.05 which means there is a significant difference in the knowledge and actions of respondents before and after being given Amfoang language booklets. In conclusion, Amfoang language booklets effectively increase knowledge and stunting prevention measures in families. Keywords: Booklets, Fertile Couples, Stunting
Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Kesehatan Masyarakat Pesisir di Kelurahan Sulamu melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Lette, Arman Rifat; Paulus, Aysanti Yuliana; Lutsina, Novi; Barimbing, Maryati Agustina; Tahu, Sebastianus Kurnia; Jumetan, Mili Arthanedi; Mue Juwa, Maria Magdalena; Naingalis, Angela Lovendra; More, Evanisia; Jamillah Ahmad, Siti Nur Asyah
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 6, No 1: Februari (2025) In Press
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan adalah hak dasar setiap manusia. Di wilayah pesisir, terdapat banyak permasalahan, antara lain kondisi perumahan yang tidak layak huni, masalah ekonomi, sulitnya akses terhadap layanan dasar prasarana publik, serta masalah kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan. Metode pengabdian yang diterapkan mencakup pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, serta penyuluhan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 22 Oktober 2022, pukul 08.30-13.00 WITA, bertempat di rumah Ketua RW 02 Kelurahan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Sasaran kegiatan adalah masyarakat pesisir di Kelurahan Sulamu, dengan jumlah peserta sebanyak 84 orang. Pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 35% terkait topik penyuluhan. Masyarakat sangat antusias, terutama dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Seluruh peserta dapat dilayani dengan baik, dan pada sesi penyuluhan, masyarakat juga aktif menyimak serta mengajukan pertanyaan. Sebagai saran untuk kegiatan lanjutan, diperlukan upaya untuk mengadakan kegiatan serupa di wilayah pedesaan maupun pesisir, guna meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat terkait kesehatan.
Edukasi Keluarga Berencana pada Pasangan Usia Subur di Desa Oelomin Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang Pratiwi, Endah Dwi; Jumetan, Mili Arthanedi
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.22

Abstract

Keluarga berencana merupakan tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan, mengatur interval diantara kelahahiran. , Pasangan Usia Subur sangat mudah dalam  memperoleh  keturunan,  dikarenakan  keadaan  kedua  pasangan  tersebut  normal. Hal  ini  lah  yang  menjadi  masalah  bagi  Pasangan  Usia  Subur  yaitu  perlunya  pengaturan tingkat kelahiran, perawatan kehamilan dan persalinan aman. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi keluarga berencana pada pasangan usia subur.Populasi pada pengabdian masyarakat pasangan usia subur berjumlah 18 responden. Metode  yang digunakan  dalam  pengabdian  masyarakat  ini yang  pertama  melakukan pengenalan,  Pre-tes  terlebih dahulu  kemudian memberikan  materi setelah  itu melakukan post-tes untuk mengukur pengetahuan pasangan usia subur. Hasil dari pengabdian masyarakat ini saat Pre-tes tingkat  pengetahuan  pasangan usia subur  hampir  seluruhnya  berpengetahuan kurang  sebanyak  11 responden  61%,  sedangkan  pada  saat  Post-test  pasangan usia subur  sebagian besar tingkat pengetahuan ibu baik sebanyak 15 responden 83%. Berdasarkan  pembahasan data,  dapat  disimpulkan  bahwa  edukasi  ini  berhasil  meningkatkan  pengetahuan  pasangan usia subur terhadap pentingnya penggunaan alat kontrasepsi.  Maka  dengan  ini  menyarankan  kepada  bidan  untuk sering memberikan edukasi kepada pasangan usia subur tentang alat kontrasepsi.
Hubungan Indeks Masa Tubuh Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting di Desa Oben Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang Pratiwi, Endah Dwi; Jumetan, Mili Arthanedi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.944 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i5.10399

Abstract

ABSTRACT Toddlers are one of the age groups that are vulnerable to nutritional problems. One of the nutritional problems in toddlers is the chronic nutritional problem that we know today, namely stunting, where stunting itself is characterized by a child's height being shorter than the standard for his age. Basic Health Research Data (Riskesdas) shows that the prevalence of stunting under five in 2018 reached 30.8 percent, which means that one in three under five is stunted. The prevalence of stunting in the province of East Nusa Tenggara (NTT) again occupies the top position with a stunting toddler rate of 35.3% in 2022. This research aims to Knowing the relationship between Body Mass Index (BMI) for pregnant women and the incidence of stunting toddlers in Oben Village, Nekamese District, Kupang Regency.This research is a retrospective cross-sectional study which aims to determine the correlation between the body mass index of pregnant women and stunting toddler weight. This study the results of this research are The significance value through the Chi-Square Test for body mass index variables with stunting variables is (0.001). The significance value is less than (0.05), meaning that there is a significant relationship between body mass index (BMI) and the incidence of stunting. The conclusion of this research is Research shows that there is a significant relationship between maternal BMI during pregnancy and the incidence of stunting in Oben Village, Nekamese District, Kupang Regency. Keywords: BMI, Pregnant Women, Stunting  ABSTRAK Balita merupakan salah satu kelompok umur yang  rentan terhadap permasalahan gizi. Salah satu permasalahan gizi yang pada balita yaitu masalah gizi kronis yang saat ini kita kenal yaitu stunting, yang mana stunting sendiri ditandai dengan tinggi badan anak lebih pendek dari standar anak seusianya. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan prevalensi balita stunting di tahun 2018 mencapai 30,8 persen di mana artinya satu dari tiga balita mengalami stunting. Prevelensi stunting di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menempati posisi teratas dengan angka balita stunting sebesar 35,3% pada tahun 2022. Tujuan dari penenlitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Indeks Masa Tubuh (IMT) Ibu Hamil dengan kejadian balita stunting di desa oben kecamatan nekamese kab kupang. Metode Penelitian yang digunakan dalam Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional retrospektif yang bertujuan untuk mengetahui korelasi antara indeks masa tubuh ibu hamil dengan berat badan balita stunting. Hasil dari penelitian ini yaitu nilai signifikansi melalui uji Chi-Square Test untuk variabel indeks masa tubuh dengan variabel stunting adalah sebesar (0.001). Nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari (0.05), artinya ada hbungan yang signifikan antara  indeks masa tubuh (IMT)/ dengan kejadian stunting. Kesimpulan dari penelitan menunjukkan adanya hubungan signifikan pada IMT ibu selama hamil terhadap kejadian stunting di desa oben kecamatan nekamese kab kupang. Kata Kunci: IMT, Ibu Hamil, Stunting
Edukasi Senam Hamil Pada ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan di Desa Oben Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang Pratiwi, Endah Dwi; Ahmad, Siti Nur Asyah Jamillah; Jumetan, Mili Arthanedi
Jurnal Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/jnpm.v5i1.1778

Abstract

Pregnancy exercise is a fitness program intended for pregnant women. Pregnancy exercise aims to prepare and train the muscles so that they are used to function optimally in normal childbirth. Implementation of pregnancy exercises carried out by pregnant women in the third trimester can reduce discomfort in complaints of swelling in the legs, back pain, lower back pain, leg cramps and difficulty sleeping. The results of the study show that there is an influence of pregnancy exercises on the discomfort of low back pain, back pain, swelling in the legs and cramps. on the feet. This socialization and training activity on pregnancy exercise was carried out on January 17 2024 in Oben Village, Nekamese District, Kupang Regency, involving lecturers and program holders at the local health center as well as cadres. The participants who took part in this activity were 7 third trimester pregnant women and 3 lecturers as well as 1 program holder midwife and 3 cadres. It is known that the implementation of this community service activity ran smoothly. The results of this activity also show that there has been an increase in information and ability to apply pregnancy exercises. Apart from that, pregnant women also stated that they understood pregnancy exercise and the benefits of facing childbirth.