Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengintegrasikan Automasi pada Perpustakaan SMPN 10 Jakarta: Studi Kasus Implementasi SLiMS di Era Society 5.0 Yasmin, Anisa Putri; Abidin, Saenal; Umar, Touku
Inkunabula: Journal of Library Science and Islamic Information Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Universitas Islam Negerin Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/inkunabula.v3i2.3289

Abstract

This study aims to analyze the implementation of library automation at SMPN 10 Jakarta in the Society 5.0 era using the Senayan Library Management System (SLiMS). A qualitative research method with a case study approach was employed, involving direct observation and semi-structured interviews with librarians and the head librarian of SMPN 10 Jakarta. Observations were conducted during two visits in March 2024. The results indicate that the implementation of SLiMS enhanced the library's operational efficiency, particularly in collection management and circulation service quality. The increased speed and accuracy of circulation transactions contributed to improved user satisfaction. Enhanced information accessibility through the Online Public Access Catalog (OPAC) facilitated user autonomy in information retrieval. Primary challenges included technical constraints and limited librarian understanding, which were addressed through intensive training and ongoing support. In conclusion, the application of library automation at SMPN 10 Jakarta has positively impacted the teaching-learning process and students' literacy development, aligning with the demands of the Society 5.0 era. This research contributes to the development of an automation implementation model that can be adapted by other school libraries in Indonesia. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi automasi perpustakaan pada SMPN 10 Jakarta di Era Society 5.0 menggunakan Senayan Library Management System (SLiMS). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur dengan pustakawan dan kepala pustakawan SMPN 10 Jakarta. Observasi dilakukan dalam dua kunjungan pada bulan Maret 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SLiMS meningkatkan efisiensi operasional perpustakaan, terutama dalam pengelolaan koleksi dan kualitas layanan sirkulasi. Peningkatan kecepatan dan akurasi transaksi sirkulasi berkontribusi pada peningkatan kepuasan pengguna. Peningkatan aksesibilitas informasi melalui OPAC memfasilitasi kemandirian pengguna dalam penelusuran informasi. Tantangan utama meliputi kendala teknis dan keterbatasan pemahaman pustakawan, yang diatasi melalui pelatihan intensif dan pendampingan berkelanjutan. Kesimpulannya, penerapan automasi perpustakaan di SMPN 10 Jakarta memberikan dampak positif pada proses belajar-mengajar dan pengembangan literasi siswa, sejalan dengan tuntutan era Society 5.0. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model implementasi automasi yang dapat diadaptasi oleh perpustakaan sekolah lain di Indonesia.
Penguatan Minat Baca Siswa melalui Program Pemberdayaan Literasi Berbasis Reading Corner di SD IT Qatrunnada, Jakarta Pusat Samtani, Heri; Kurnianingsih, Indah; Yasmin, Anisa Putri; Putri, Kayza Namira; Triandsa, Bagas; Assofyan, Muhammad Ilham; Hasyim, Muhammad Faishal
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2468

Abstract

Rendahnya minat baca pelajar menjadi tantangan terbesar dalam penguatan literasi di Indonesia yang berdampak pada budaya membaca di lingkungan sekolah dasar, salah satunya di SD IT Qatrunnada, Jakarta. Kondisi ini menunjukkan perlunya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kemampuan kognitif dan pemberdayaan siswa dengan menciptakan lingkungan belajar yang literasi. Pengabdian Masyarakat ini bertema “Fun Reading Day” melalui kolaborasi bersama sekolah sebagai mitra serta melibatkan siswa kelas 4-6 serta guru sebagai partisipatif. Metode yang digunakan mencakup seminar motivasi untuk mendorong kegiatan membaca, diskusi interaktif dan pembuatan reading corner sebagai ruang literasi yang ramah dan berkelanjutan. Pendekatan apresiatif digunakan untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan membaca. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan serta antusiasme terhadap kebiasaan membaca siswa serta pengoptimalisasi reading corner yang menjadi sarana pendukung kegiatan literasi di sekolah. Program ini menekankan bahwa menciptakan lingkungan literasi yang ramah serta menggunakan pendekatan partisipatif sangat penting untuk mengembangkan budaya membaca yang berkelanjutan di sekolah dasar.