Mangolo, Ewendi W.
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Social Training: Pembangunan Olah raga untuk Kesehatan dan Kebudayaan dalam Satu Gerakan Bagi Tim Bolavoli Papua Snanfi, Ferinandus Leonardo; Qomarrullah, Rif'iy; Saa, Septinus; Mangolo, Ewendi W.; Wainggai, Heppy Hein
Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/intisari.v2i2.163

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya integrasi olah raga dalam kehidupan masyarakat untuk meningkatkan kesehatan fisik dan melestarikan kebudayaan lokal. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam aktivitas olah raga yang tidak hanya meningkatkan kesehatan, tetapi juga menguatkan identitas budaya melalui gerakan yang dirancang khusus. Metode pelaksanaan kegiatan melibatkan pelatihan olah raga berbasis komunitas yang menggabungkan aspek kesehatan dan budaya, dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik dan peningkatan pemahaman mereka tentang pentingnya melestarikan kebudayaan melalui olah raga. Temuan lainnya mencakup peningkatan solidaritas dan kohesi sosial di kalangan peserta. Kegiatan ini berhasil menciptakan platform yang efektif untuk menggabungkan tujuan kesehatan dan kebudayaan dalam satu gerakan yang holistik.
Pemberdayaan Siswa SMK Penerbangan dalam Teknologi Aeromodelling dalam Membangun Kewirausahaan Widyanto, Zainal; Mangolo, Ewendi W.; Widyanuri, Noventya; Zainuri, Zainuri; Purba, Willy Frenky
Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/intisari.v2i2.170

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu Sentani dengan tujuan untuk memberdayakan siswa dalam bidang teknologi aeromodelling guna mendorong semangat kewirausahaan. Latar belakang kegiatan ini adalah tingginya minat siswa terhadap teknologi penerbangan, namun kurangnya keterampilan praktis yang dapat diimplementasikan sebagai peluang usaha. Metode yang digunakan meliputi pelatihan intensif dan workshop yang melibatkan pembuatan serta pengoperasian model pesawat terbang (aeromodelling). Kegiatan ini juga mencakup pembekalan kewirausahaan dengan fokus pada pemasaran produk aeromodelling. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan siswa dalam teknologi aeromodelling dan pemahaman dasar mengenai kewirausahaan. Temuan ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi siswa untuk mengembangkan usaha di bidang aeromodelling, baik sebagai hobi maupun sebagai potensi bisnis.
Dampak Edukasi Gizi Olahraga Bagi Atlet, Pelatih dan Official Binaraga Papua Sinaga, Evi; Ita, Saharuddin; Mandosir, Yohanis M.; Putra, Miftah Fariz Prima; Womsiwor, Daniel; Kurdi, Kurdi; Mangolo, Ewendi W.; Guntoro, Tri Setyo; Sinaga, Eva; Sinaga, Dewi Oktavia
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 4 (2024): Special Issue National Conference: Mengembalikan Marwah PJOK dan Penerapan Tekn
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i4.21872

Abstract

Atlet binaraga rentan terhadap kelebihan asupan energi dan protein serta penggunaan suplemen yang tidak tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dampak edukasi gizi olahraga bagi atlet, pelatih dan official binaraga Papua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre test and post test design serta observasi yang melibatkan 6 binaragawan, 1 pelatih dan 2 official. Penelitian ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan atlet, pelatih dan official binaraga secara signifikan (p value = 0.000, N Gain score = 85) mengenai gizi dan suplemen bagi binaraga masa pre kompetisi. Hasil observasi menunjukkan bahwa atlet taat mengikuti diet dan berhati-hati dalam memilihi makanan dan suplemen yang dikonsumsi. Dengan demikian, disimpulkan bahwa edukasi gizi dan suplemen bagi atlet binaraga meningkatkan pengetahuan gizi dan suplemen atlet yang disertai dengan perubahan perilaku makan.
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kelas dalam Meningkatkan Kompetensi Sosial Emosional Siswa Ansi, Sadly; Irianto, Petrus; Hutabarat, Ida Mariati; Masreng, Robert; Gultom, Monika; Mangolo, Ewendi W.
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.8254

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada urgensi kebutuhan akan model supervisi yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga kolaboratif dan efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) berbasis kelas dalam meningkatkan kompetensi sosial emosional siswa di SMP Negeri 1 Malagai, Distrik Malagai, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah dan seluruh guru di SD Negeri Guninggame. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, peserta didik, serta komite/ketua adat. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik, dan member checking. Hasil Penelitian: (1) implementasi PPK berbasis kelas dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran; pada perencanaan guru mengintegrasikan nilai karakter dan indikator sosial-emosional dalam tujuan, materi, dan strategi, pada pelaksanaan dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan kelas, aktivitas kooperatif, serta pengelolaan kelas yang menekankan disiplin positif, sedangkan evaluasi dilakukan melalui observasi sikap, refleksi sederhana, dan tindak lanjut pembinaan yang realistis sesuai kondisi sekolah. (2) nilai-nilai lokal setempat diintegrasikan sebagai konteks pembelajaran dan pembiasaan (misalnya kebersamaan, saling menolong, penghormatan terhadap aturan/adat kampung) sehingga memperkuat pengalaman sosial siswa di kelas. (3) faktor pendukung utama meliputi komitmen guru, budaya kebersamaan, dukungan komunitas, dan komunikasi sekolah dan orang tua; sementara faktor penghambat dominan mencakup keterbatasan listrik/internet, sarana belajar, beban administrasi, serta tantangan kedisiplinan yang berdampak pada ruang perencanaan dan dokumentasi penilaian. (4) implementasi PPK berbasis kelas berimplikasi pada penguatan kompetensi sosial emosional siswa, terutama kesadaran diri, pengelolaan emosi, empati/kepedulian sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Temuan ini menegaskan bahwa pada konteks 3T Papua Pegunungan, keberhasilan PPK lebih ditentukan oleh konsistensi praktik keteladanan, pembiasaan, dan pengalaman sosial yang kontekstual daripada kelengkapan administrasi semata.
KERJASAMA SEKOLAH DAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Wenda, Tiwena; Irianto, Petrus; Sampebua, Mingsep Rante; Masreng, Robert; Gultom, Monika; Mangolo, Ewendi W.
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10499

Abstract

The implementation of education policies in underdeveloped regions of Papua faces geographical barriers, digital limitations, and highly complex sociocultural dynamics. This study aims to analyze in-depth the collaboration mechanisms between schools and parents at SMP Negeri 1 Tiom, Lanny Jaya, to improve student achievement. Using a qualitative approach with a case study design, data was collected from eleven key informants through purposive sampling and validated using a triangulation strategy and sources. The research steps included participant observation at committee meetings, in-depth interviews regarding parenting patterns, and an analysis of the achievement information system. The research findings revealed that integrating WhatsApp communication with traditional methods such as home visits and contact books was highly effective in breaking down distance barriers and strengthening student discipline. Furthermore, family education through religious forums was proven to increase parents' understanding of the importance of daily learning support. The implementation of an informal talent mapping strategy also stimulated the intrinsic motivation of indigenous Papuan students. Quantitative results showed a tangible impact in the form of an increase in students' average academic scores from 70 to 78 and a significant decrease in absenteeism. The main conclusion confirms that a flexible, transparent partnership model based on the local wisdom of the Lani community is a strategic key in maintaining the sustainability of education services while breaking the chain of poverty in the interior of the Papua Highlands. ABSTRAK Penerapan kebijakan pendidikan di wilayah tertinggal Papua menghadapi hambatan geografis, keterbatasan digital, serta dinamika sosiokultural yang sangat kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam mekanisme kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua di SMP Negeri 1 Tiom, Lanny Jaya, untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dihimpun dari sebelas informan kunci melalui teknik purposive sampling dan divalidasi menggunakan strategi triangulasi teknik serta sumber. Langkah penelitian mencakup observasi partisipatif pada rapat komite, wawancara mendalam terkait pola asuh, dan analisis sistem informasi prestasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa integrasi komunikasi media WhatsApp dengan metode tradisional seperti kunjungan rumah dan buku penghubung sangat efektif meruntuhkan kendala jarak serta memperkuat disiplin siswa. Selain itu, edukasi keluarga melalui forum keagamaan terbukti meningkatkan pemahaman wali murid mengenai pentingnya pendampingan belajar harian. Penerapan strategi pemetaan bakat secara informal juga mampu membangkitkan motivasi intrinsik siswa asli Papua. Hasil kuantitatif menunjukkan dampak nyata berupa kenaikan rata-rata nilai akademik siswa dari skor 70 menjadi 78 serta penurunan angka absensi secara signifikan. Simpulan utama menegaskan bahwa model kemitraan yang fleksibel, transparan, dan berbasis kearifan lokal masyarakat Lani merupakan kunci strategis dalam menjaga keberlanjutan layanan pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan di pedalaman Papua Pegunungan.