Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan pemahaman dan kualitas Lesson Plan guru melalui Inquiry Collaborative Learning (ICL) Prayitno, Baskoro Adi; Sri Widoretno; Bowo Sugiharto; Chandra Adi Prabowo; Dwi Oetomo; Faturrahim, Muhammad Ilham; Aprilia, Nur Isna; Chasanah, Elisa Hidayatul; Ismara, Viana; Kartika, Rahma Eka
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 5 No 2 (2024): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v5i2.28062

Abstract

Inquiry Collaborative Learning (ICL) is a learning model based on the scientific method, enhanced by collaborative elements. This model aims to encourage students not only to memorize scientific concepts but also to understand scientific processes and the attitudes of scientists. This activity aimed to evaluate the impact of training, modeling, and mentoring in implementing ICL on teachers' understanding and the quality of ICL-based lesson plans in Ngawi Regency. The program involved 80 participants, comprising 70 teachers from the IPA MGMP and 10 members of the implementing team, representing 13 public and 47 private Islamic junior high schools. The activities were conducted using a blended learning approach, including theoretical training, modeling, online mentoring for lesson plan development, and classroom implementation of ICL. The results showed a significant improvement in teachers' understanding, from 60% before the program to 85% afterward. The quality of lesson plans also improved in terms of setting learning objectives, analyzing the structure and flow of materials, designing active learning-based teaching scenarios, and evaluating the learning process. These findings affirm that ICL-based training, modeling, and mentoring effectively enhance teachers' understanding and skills in implementing scientific process-based teaching
Project-Based Learning Berbasis Entrepreneurship untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kemandirian Siswa Kelas X Safrilla Rahma Marshella; Sajidan; Dwi Oetomo; Idam Ragil Widianto Atmojo
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.84214

Abstract

Pembelajaran biologi yang dilakukan masih bersifat teoritis dengan menggunakan metode ceramah, siswa mendapatkan materi langsung dari guru sehingga siswa kurang inisiatif dalam belajar. Hasil persentase tingkat berpikir kreatif dan kemandirian siswa juga rendah yang ditunjukkan melalui penyebaran angket pada kegiatan prasiklus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model Project-based learning  berbasis entrepreneurship pada materi pencemaran lingkungan di kelas X terhadap tingkat berpikir kreatif dan kemandirian siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian merupakan siswa kelas XE 5 berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan tes berupa pemberian lembar tes yang disesuaikan dengan aspek berpikir kreatif yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration dan non tes berupa lembar angket,  wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi data. Teknik validitas instrumen dilakukan dengan uji validitas. Hasil penelitian, menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian peserta didik. Hal ini dapat dibuktikan dengan kenaikan nilai dan persentase angket berpikir kreatif dan kemandirian peserta didik dari mulai pratindakan atau prasiklus, kemudian siklus 1, dan siklus 2. Simpulan menunjukkan penerapan model pembelajaran project-based learning berbasis entrepreneurship pada pembelajaran biologi untuk materi pencemaran lingkungan berdampak pada kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian peserta didik.