Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN METODE DISCOVERY BERBASIS MEDIA REALITA TERHADAP HASIL BELAJAR MATAKULIAH KONSEP DASAR IPA 1 Atmojo, Idam Ragil Widianto
Mimbar Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v2i2.1324

Abstract

This study aims to determine how much influence the use of media-based discovery method's realities of the learning outcomes during the course Basic Concepts IPA 1 when compared to those taught using direct instruction-based Power Point (PPT). This research is a quantitative type of experiment using a quasi-experimental method (Quasi-Experimental Design). Experimental Design). Design research is the Control Group Pre-test Post-test. Populations of this study were all students of PGSD FKIP UNS second semester of academic year 2013/2014. Cluster Random Sampling is used in sampling. The technique of collecting data through observation, documentation, and testing. The data analysis technique used is the prerequisite test data analysis and hypothesis testing. For prerequisite test, including normality test with chip-square method and homogeneity test methods Bartlett. Based on the analysis of t test showed the t count t table (3.599 2.001), so that H0 is rejected. Thus there is a positive impact on learning outcomes of the course the basic concepts of science one-second semester students are taught using methods of discovery-based media reality. Conclusions This study is the result of learning the basic concepts of science subject 1 student taught by media-based discovery method's realities better than students taught by direct instruction-based power point.Keywords: discovery, media reality, learning outcomes, basic concepts IPA.
Pemberdayaan Masyarakat Non Produktif Dusun Demangan Kabupaten Sukoharjo Melalui UMKM Berbasis Bahan Dasar Bekatul untuk Mewujudkan Ketahanan Ekonomi Sajidan, Sajidan; Adi, Fadhil Purnama; Atmojo, Idam Ragil Widianto; Ardiansyah, Roy; Saputri, Dwi Yuniasih
International Journal of Community Service Learning Vol 5, No 2 (2021): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.348 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34394

Abstract

Penelitian ditujukan untuk memberikan pelatihan dan pengembangan usaha masyarakat non produktif melalui UMKM berbasis bahan dasar bekatul. Kegiatan pengabdian yaitu pemberian materi tentang kandungan bekatul, cara pengolahan bekatul sebagai pakan ternak berkualitas dan makanan bergizi, pengemasan dan pemasaran produk. Jumlah peserta yang diikutsertakan dalam program ini yakni sebanyak 35 masyarakat dengan teknik pengumpulan data penelitian dengan cara: observasi potensi, wawancara, analisis data sekunder, dan dokumentasi. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara pemaparan materi oleh ahli, fact finding (analisis kebutuhan), discussion (diskusi antara pemateri), asking and answering (tanya jawab dan diskusi), dan recitation (resitasi atau pembagian tugas), practice and experiment (praktik dan eksperimen). Hasil kegiatan ini berupa temuan bahwa saat ini masyarakat memiliki pemahaman pengolahan bekatul terbatas pada produk olahan untuk pakan ternak. Kegiatan diskusi memberikan paradigma baru terhadap masyarakat untuk mengolah berbagai macam produk makanan berbahan bekatul. Pelatihan ini memberikan bekal kepada masyarakat untuk menganalisis produk berbahan bekatul untuk dikembangkan menjadi produk olahan makanan sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Kegiatan pengabdian membekali masyarakat untuk memiliki pengetahuan dasar pengolahan makanan hingga ke tahap pemasaran sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
The Correlation between Mathematics Comprehension and Student’s Self-Efficacy on Fractional Mathematics Learning Novi Rahmawati; Sudiyanto Sudiyanto; Idam Ragil Widianto Atmojo
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 9, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v9i1.351

Abstract

Abstract: In the process of teaching and learning mathematics, students usually have an anxiety. One of the anxieties faced by students of elementary schools is tend to hesitated in answering questions because of a lack by self-efficacy and mathematical comprehension. Therefore, this study aims to determine the correlation between mathematics comprehension and student’s self- efficacy on fractional mathematics learning. The method used in this research is a correlational design. The population is all second grade students in North Sumedang. The second grade student’s in the experimental classI (Panyingkiran III Elementary School) and class II (Sukamaju Elementary School) as the research samples. Normality test used by Kolmogorov-Smirnov and correlation test used by Spearman's rho. The results of this research are: 1) There are positive correlation between the mathematics comprehension and student’s self-efficacy on fractional mathematics learning and 2) there are similarities in characteristics between student's of mathematics comprehension and student self-efficacy, so that 28.09% of the variation in achievement students' mathematics comprehension can be influenced by students' self- efficacy. Keywords: Mathematics Comprehension, Self-Efficacy, and Fractional Mathematics Learning.
ANALISIS KECAKAPAN ABAD 21 MELALUI LITERASI SAINS PADA SISWA SEKOLAH DASAR Fransiskus Kasse; Idam Ragil Widianto Atmojo
Jurnal Education and Development Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.394 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i1.3322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wacana keterampilan abad 21 secara komprehensif. Pengetahuan tersebut merupakan modal dasar paradigma pendidik untuk mengembangkan peserta didik terampil sesuai dengan zamannya. Mengingat realitas pendidik yang enggan untuk benar-benar menggunakan teknologi yang dimiliki dan bahkan dimiliki oleh setiap anak. Keengganan ini mungkin disebabkan oleh technophobia, skeptisisme atau alasan lain. penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pendekatan kualitatif menekankan analisisnya terhadap data deskriptif. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif yang terdiri dari tiga kegiatan utama, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan dengan menggali makna yang terdalam secara sistematis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi digital harus dimiliki oleh pendidik untuk menyajikan konten baru dalam pembelajaran abad ke-21melalui litesi sains. Kompetensi digital adalah kemampuan baru bagi pendidik dalam pembelajaran abad 21. Kompetensi digital menunjukkan penggunaan informasi dan teknologi komunikasi berdasarkan prinsip-prinsip pedagogis dengan menyadari implikasinya untuk pendidikan. Kompetensi digital meliputi penguasaan informasi dan komunikasi, menciptakan konten pembelajaran, dan memecahkan masalah pendidikan.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Digital Berbasis Flipbook untuk Memberdayakan Keterampilan Abad 21 Peserta Didik pada Pembelajaran IPA Sekolah Dasar Sari, Fransiska Faberta Kencana; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1715

Abstract

Abad 21 menuntut dikuasainya berbagai kompetensi oleh peserta didik sebagai upaya memperkuat daya saing khususnya pada bidang sumber daya manusia. Bahan ajar yang terintegrasi dengan teknologi menjadi salah satu sumber belajar yang penting untuk menunjang proses belajar. Kurangnya inovasi pemanfaatan bahan yang terintegrasi dengan teknologi menjadikan kurang optimalnya pencapaian tujuan pembelajaran dan penguasaan kompetensi – kompetensi oleh peserta didik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan terhadap peluang pengembangan bahan ajar yang terintegrasi dengan teknologi berbasis flipbook dengan harapan dapat memperbesar peluang peserta didik dalam meningkatkan kemampuan literasi sains. Penelitian ini dilakukan dengan desain kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara berbantuan kuesioner analisis kebutuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru pada umumnya menggunakan bahan ajar cetak yang sudah tersedia dalam pembelajaran. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi yang positif terhadap peluang pengembangan dan pemanfaatan flipbook untuk memfasilitasi penggunaan bahan ajar digital. Melalui hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan bahan ajar digital berbasis flipbook untuk memfasilitasi proses belajar peserta didik.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Digital dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Utami, Noviyani; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1716

Abstract

Perkembangan teknologi yang saling terintegrasi dan menyatu saat ini dibutuhkan seni media digital yang estetis dan inovatif untuk penerapan teknologi dengan memberikan dukungan bagi dunia teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mempetakan terkait kebutuhan pendidik dalam penggunaan bahan ajar digital pembelajaran IPA. Penelitian ini berkontribusi guna merekomendasikan kepada seluruh pemangku kepentingan pendidik untuk mempetakan terkait kebutuhan penggunaan bahan ajar digital dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan sampel 24 guru kelas dari 10 sekolah dasar. pendidik dihadapkan masih menggunakan bahan ajar konvesional terkait media pembelajaran yang digunakan; kebutuhan materi bahan ajar digital yang beragam dan kompleks serta perlunya adanya dukungan dari seluruh stakeholder guna memenuhi kebutuhan pendidik di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memperbaiki potensi kekurangan era digital dan menyadari akan kehadiran era reformasi teknologi.
Analisis Media Digital Video Pembelajaran Abad 21 Menggunakan Aplikasi Canva Pada Pembelajaran IPA Rahmawati, Farida; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1717

Abstract

Pendidikan di abad 21 berbeda dengan abad sebelumnya. Pendidikan abad 21 bersifat konstruksional dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Pembelajaran harus dapat mengembangkan keterampilan critical thinking and problem solving, creativity and innovation, communication, collaboration. Oleh sebab itu, guru harus kreatif dan inovatif dalam menciptakan pembelajaran yang menumbuhkan berpikir tingkat tinggi pada peserta didik. Salah satunya dalam pemilihan media pembelajaran yang variatif dan berbasis digital sesuai dengan perkembangan pendidikan abad 21. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mendeskripsikan  media pembelajaran yang inovatif dan kreatif berbasis digital yaitu berupa video pembelajaran dengan menggunakan aplikasi canva pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Kajian ini menggunakan metode tinjauan pustaka. Hasil dari kajian ini yaitu video pembelajaran menggunakan aplikasi canva pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam merupakan salah satu media pembelajaran yang menarik dan inovatif sesuai dengan perkembangan Pendidikan abad 21 yaitu segala aspek memanfaatkan teknologi dalam kehidupan. Selain itu, akses dan pengoperasian aplikasi canva mudah dipahami dan ekonomis. Jadi video pembelajaran menggunakan aplikasi canva pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam merupakan salah satu solusi tepat sebagai penunjang guru dalam pengembangan media pembelajaran berbasis digital di abad 21. 
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Digital Interaktif untuk Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Abad 21 Yuliana, Yuliana; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1733

Abstract

Penelitian ini menjelaskan sejauh mana proses belajar mengajar dalam konteks sekolah dasar apakah telah telah memenuhi karakteristik pembelajaran abad 21, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian studi kasus ini mengumpulkan data 8 guru sekolah dasar dari 8 sekolah dasar. Data yang dikumpulkan melalui wawancara, dianalisis dengan model interaktif dan disajikan secara deskriptif kuantitatif. Bukti empiris menunjukkan bahwa proses belajar mengajar yang dilakukan oleh lebih dari separuh guru SD tidak menampilkan pembelajaran abad 21. Sebagian besar pembelajaran mengadopsi pembelajaran yang berpusat pada guru, penggunaan metode konvensional, tidak adanya penggunaan teknologi dalam pembelajaran (100 %), dan diskonfirmasi perkembangan belajar peserta didik di tingkat SD. Namun, guru ditemukan memiliki beberapa kekuatan dalam hal penguasaan konten yang dapat secara eksplisit dan lengkap menyampaikan materi di kelas. Ketiadaan infrastruktur digital di sekolah dan kurangnya pengetahuan pedagogis dan teknologi serta pemahaman tentang perkembangan peserta didik tetap menjadi tantangan dalam memenuhi karakteristik pembelajaran abad ke-21 di kelas. Implikasi dari kondisi ini adalah peserta didik di Indonesia tertinggal dari negara lain dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi
Etnosains Pasar Terapung Kalimantan Selatan dalam Materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Sekolah Dasar Rahmawati, Farida; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1809

Abstract

Etnosains merupakan pendekatan pembelajaran dengan mengintegrasikan budaya dan sains sehingga memberikan pembelajaran yang bermakna bagi perserta didik. Belum semua guru atau sekolah yang mengkaitkan pembelajaran berbasis etnosais padahal melalui etnosains, akan menanamkan sikap ilmiah pada peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kearifan lokal pasar terapung di provinsi Kalimantan Selatan berbasis etnosains dengan mengintegrasikan pada materi pembelajaran IPA kelas IV Sekolah Dasar yaitu “Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia”. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tinjauan pustaka pada beberapa buku serta jurnal-jurnal relevan. Hasil dari kajian ini adalah pembelajaran berbasis etnosains menarik dan inovatif sebagai strategi dalam mengembangkan pembelajaran yang kontekstual berpusat pada siswa sehingga memberikan pengalaman bermakna. Kesimpulannya adalah pembelajaran etnosains dipercaya efektif digunakan dalam pembelajaran karena mengintegrasikan budaya lokal dengan materi-materi di sekolah sehingga peserta didik akan mudah memahami dan mampu berpikir secara ilmiah dalam kehidupan. Penelitian ini perlu dikembangkan kembali berupa bahan ajar pengintegrasian etnosains berbasis digital sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang inovatif dan kreatif pada peserta didik.
Media Digital dalam Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis Abad 21 pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Jannah, Dewi Rahmawati Noer; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2124

Abstract

Keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar belum maksimal dikarenakan guru belum menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik maupun materi ajar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan inovasi media digital dalam memberdayakan kemampuan berpikir kritis abad 21 pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian literature review dengan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan terkait buku, jurnal nasional, dan jurnal internasional sesuai fokus penelitian. Teknik analisis data berupa teknik analisis isi. Keabsahan data diuji dengan meningkatkan ketekunan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk inovasi media digital dalam memberdayakan kemampuan berpikir kritis abad 21 pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar, antara lain: game edukasi digital, video, youtube, power point, macromedia/ adobe flash, komik digital, e-book, flipbook, augmented reality, virtual reality, website pendidikan, televisi pendidikan, dan aplikasi pendidikan, seperti ruang guru, quipper school, dan kelas pintar.
Co-Authors Adi, Fadhil Purnama Adlia, Silva Mufti Afifah, Sekar Rana Ainun Nafisah, Ainun Alfianita Nur Fadhilah Aliyah, Cantika Oktaviana Rahmatul Anesa Surya Annisa Noor Baity Annisa Nur Fadhilah Ardhiani, Nur Rakhma Ardiansyah, Roy Ardiansyah Arrafat, Rahajeng Andriyani Noer Aryfien, Wahyu Noor Ashadi Ashadi, Ashadi Astuti, Risma Dwi Aulianingsih, Natri Ayu Nur Cahyani Baskoro Adi Prayitno Bekti, Akhirul Yunita Beni Solikin Cahya Puri, Salsa Istya Chasanah, Ana Nur Chumdari Chumdari Chumdari Chumdari, Chumdari Citra, Wilis Erila Damayant, Mellissa Dewi Shinta Dewi, Alfitra Permata Dewi, Metha Asmara Dewi, Miranda Chintya Dewi, Putri Tri Buana Dian Kumalasari Dwi Oetomo Efendy, Alifia Fitria Elvi Elvi, Elvi Elvin Yusliana Ekawati Elysia, Sarah Masyitha Eryva Tri Anggraini Evi Nur Fajri Wijaya Fadhil Purnama Adi Fadhilah, Alfianita Nur Fajri, Alifia Khaerunnisa Fardha Aini Ikhtiana Farida Rahmawati Farikha Maghfiroh Fitriyani Fitriyani Fransiska Faberta Kencana Sari Fransiskus Kasse Galang Budi Prakoso Gia Anggin Sambaranni Gloria, Gloria Gloria, Gloria Gloria Gumelar, Agus Habibah, Kurnia Hadi Mulyono Hadi Mulyono Hadiyah, Hadiyah Halimah Halimah Hanifah Nur Heliza Hanifah, Muhammad Hanun Hanun Hanifaw Rahma Setyaningrum Hartono Hartono Hasan Mahfud Hayuningtyas, Prestanti Hernanto, Muhdi Dendy Hidayah, Fitri Hidayat, Alfin Nur Hidayat, Rizqi Satria Nur Hidayatullah, Dewi Istikomah Ilmi Amalia Indah Murti, Indah Ingati, Embun Seger Islami, Nadu Azizah Isnantyo, Fajar Danur Izah Mukti Ferlina Jannah, Aldhira Kiswatul Jannah, Dewi Rahmawati Noer Jenny Indrastoeti Siti Poerwanti, Jenny Indrastoeti Siti Jimin Jimin, Jimin Joko Daryanto Joko Daryanto Kaeksi, Esti Karsono Karsono Kartika Chrysti Suryandari Kartono , Khasanah, Dyah Nur Kholifah, Cindy Nur Khusnawan, Muh Luthfi khusnul khotimah Kristyowening, Dewi Kurniasari, Latifah Kusuma, Niken Febriana Kusuma, Niken Indah Laili, Faizatul Lestari, Endah Yuliana Lestari, Eunike Dwi Lestari, Khilma Ayu Lilia Halim, Lilia M. Sukarno Maryam Faizah Maryani, Widi Ika Matsuri Matsuri Matsuri, Matsuri Moh Salimi Mohammad Masykuri Muhammad Ismail Sriyanto, Muhammad Ismail Muharromah, Fityatul Munawaroh, Desiyamti Murdiono, Adhi Tri Murtopo, Dwi Murwatiningsih Murwatiningsih, Murwatiningsih Muzzazinah Muzzazinah Nadhilla Andrianni Niagati, Anggit Novatona, Vivi Novi Rahmawati Nuraini, Khofifah nurbayti, Hania Nurhadi, Tri Pamungkas, Novalia Yudha Aji Parjiati, Parjiati Paryanto, Aris Pramesthi, Angel Dyah Prastiwi, Diah Eka Pratama, Riky Rivaldi Purbaningrum, Ainun Dyah Puspitasari, Septa Dwi Putra, David Bonaventura Helia Putri Manafe, Merliana Putri, Levita Nuraeni Rachmasari, Dewi Hary Radjijo, Radjijo Rahayu, Vifi Anggraini Septi Rahmadian, Rizqi Karisma Rahmawati, Galih Rahmawati, Havita Rahmawati, Ninda Ramadian, Rizqi Karisma Resty Kurnia Dewi Ria Juhariyani Rini Triastuti, Rini Rini, Febi Sulistyo Ririn Wijayanti Riyadi Riyadi Rohmah Pangestu Suci Rohmatun, Isnaini Nur Roslan, Roslinawati Mohd Rosyada, Muhammad Isna Rosyid, Haniifah Alyaa Azmiira Roy Ardiansyah Roy Ardiansyah Roy Ardiansyah, Roy Rukayah Rukayah Safrilla Rahma Marshella Sajidan Sajidan Sajidan Sajidan Sajidan Salma, Rafida Santoso, Della Alvionita Saputra, Akhmad Rizki Saputri, Dwi Yuniasih Saputri, Ilmy Sari, Dewi Artika Sari, Fifi Putri Huda Sarwanto Sarwanto Septianawati, Laili Khusnul Septiyani, Tuti Sesotejowati, Peni Shintawati, Aisyah Siti Aminah Nur hidayah Siti Fadhilah, Siti Siti Istiyati Siti Istiyati Siti Kamsiyati Siti Poerwanti, Jenny Indrastoeti Slamet Riyadi Sobah, Sauki Fadlillah Nurus Soegiyanto Soegiyanto Soegiyanto Soegiyanto, Soegiyanto Solikhati, Freida Amia Sri Marmoah Sri Yamtinah St. Y Slamet Subandi, Ira Wati Subekti, Rahmawati Dwi Sudiyanto Sudiyanto Sularmi Sularmi Sumayyah Sumayyah, Sumayyah Supianto Supianto, Supianto Tiana, Rista Toyib Nurcahyo Umi Latifah Utami, Ajeng Tri Utami, Dika Putri Utami, Noviyani Wahida, Aldiana Nuril Wahyu Noor Aryfien Wahyu Widi Wijayanti Wahyuni, Lin Wahyuningtyas, Maria Wati, Bondan Retno Wicaksana, Prinsa Damar Widha Winarno Widianto, Joko Tri Widiastuti, Titis Arum Widyarini, Tri Widyasari, Resti Wijayanti, Wahyu Widi Wijianto, Bakhtiar Winarno Winarno Winarno, Widha Wulan Fabilla Wulandari Wulandari Wulandari, Dwi Ayuk Wuri, Okvita Indras Yuliana Yuliana Yuliasari, Brigita Yulisetiani, Septi Yunianingrum, Shelta Yuningsih Yuningsih Yunita Fitri Anggraeni Yunita Sari Zulfa, Oktavia Nurhana