Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENERAPAN INSTRUKSI PADA TAHAP DISCUSSION MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENEMUKAN DAN MENGHUBUNGKAN KONSEP Ade Raya Anggriyani; Muzzazinah Muzzazinah; Sri Widoretno
Biogenesis Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.413 KB) | DOI: 10.31258/biogenesis.14.2.37-44

Abstract

ABSTRACT The research aims to improve the ability of student’s find and connect concepts through implementation of instruction in discussion phase guided inquiry learning. The research is a classroom action research with 2 cycles. The research procedure includes stages planning, acting, observing, and reflecting. Subjects of this research are Senior High School students consist of 10 male and 22 female. Data collected with observation, interview, documentation, and test for measure score of concept map’s students. The data validation used triangulation method. The analyzed data technique were using qualitative-descrptive with stages data reduction, data display, and drawing inference. The result of the research showed score of concept map in the pre-cycle have range 3,1%-10,8% and average score 6,7% with 50%  students above the average. Score of concept map in the cycle I have range 6,8%-34,8% and average score 14,6% with 35,4% students above the average. Score of concept map in the cycle II have range 7,9%-42,9% and average score 15,6% with 27,5%  students above the average, thus the ability of student’s find and connecting conceptwas improved by the range and average score of concept map from pre-cycle to cycle II. Keywords:  instruction, discussion, guided inquiry, find concept, connect concept
IDENTIFIKASI CACING TANAH DAN INTERAKSINYA DENGAN LINGKUNGAN LAHAN BERKAPUR Sri Dwiastuti; Sri Widoretno; Puguh Karyanto
Biogenesis Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.761 KB) | DOI: 10.31258/biogenesis.14.2.23-28

Abstract

ABSTRACTThe research aims to utilizing interaction earthworm with environment in the calcareous land. The research can be specified through a two-stage: the first year and second year. Results from our earlier studies aims: (1) to find out earthworm interaction with calcareous land, (2) identification of earthworm in calcareous land. Using three examples from different land: monoculture, polyculture, and agroforestry. The research data collected with 3 repetitions in every land. Measurement of micro climates include temperature, humidity, pH, and light intensity. Identification the type of earthworm consist of: the body shape, color, position and the form of klitelum, the prostomium, setae, and the position of genetal males and females. Identification using binocular microscopy at 10 to 40x magnification. Analysis correlation  were tested to figure out the relationships between variables. If the correlation of relationship between variable is very real or real continued test by STEPWISE REGRESSION to find out the most influential environmental factors on earthworms living. The result of the research are: (1) Earthworm had very significant most correlation (significant = 0,01) with air humidity (r= 0,855), light intensity (r = - 0,825), and soil humidity (r = 0,60). Other environmental factors had a significantly small influence  (pH, r =0,17; soil temperature, r = - 0,28; and temperature r = 0,03). Air humidity is the most influential environmental factors on earthworms living (2) identification of the types earthworm in different three land was found 2 species: Pontoscolex corethrurus and Metaphire javanica. In monoculture land is dominated by Metaphire javanica, whereas in Polikultur and Agroforestry land is dominated by Pontoscolex corethrurus. As a result, air humidity is the most influential environmental factors on the lives of earthworms and other environmental factors is relative small influence. On the calcareous land found two species of earthworm: Pontoscolex corethrurus and Metaphire javanica.     Keyword:Calcareous land environment, Identification earthworm, Pontoscolex corethrurus, Metaphire javanica
PENGUATAN PEMAHAMAN DAN PRAKTIK GURU IPA DALAM INTEGRASI LOW-CARBON STEM DALAM PEMBELAJARAN N.Y Indriyanti; Budi Utami; Bayu Antrakusuma; I. A Fakhrudin; Annisa Nur Khasanah; Riezky Maya Probosari; Sri Widoretno; Daniswara Prasetya
ABDIMAS UNWAHAS Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v8i2.10104

Abstract

Pemahaman Guru IPA dan Praktik Implementasi Pembelajaran IPA berbasis STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics)  guru masih kurang. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mendampingi guru disekolah memproduksi perangkat pembelajaran berbasis Low-Carbon STEM untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA ramah lingkungan. Low-Carbon STEM adalah perangkat pembelajaran yang dikemas berdasarkan sintaks Engineering Design Process (Define, Learn, Plan, Try, Test, and Decide) yang menerapkan konsep ramah lingkungan. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan mitra dirancang untuk mendorong kemampuan siswa dalam memproduksi sesuatu yang baru yang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pola pikir anak dalam pengintegrasian bidang STEM dan tentunya tetap menjaga kelestarian lingkungan. Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan guru dapat menerapkan Low Carbon STEM pada perangkat pembelajaran IPA di tingkat kelas yang lain dan ditularkan dalam ranah yang lebih luas seperti MGMP IPA. Metode yang dilaksanakan dimulai dengan kegiatan analisis kebutuhan mitra sekolah di Surakarta. Kegiatan dilanjutkan dengan workshop materi Low Carbon STEM kepada guru sekolah mitra yang dipandu oleh ketua pengabdian. Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan praktik pembuatan perangkat pembelajaran Low Carbon STEM yang dipandu oleh semua tim pengabdi dan ditularkan guru mitra ke MGMP IPA. Metode akhir yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif didapatkan dari angket dan wawancara setelah pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran Low Carbon STEM. Hasil angket dan wawancara disajikan dalam data deskriptif kualitatif.Kata kunci: Perangkat Pembelajaran IPA, Low-Carbon STEM
CONVEYOR BELT DAN ALAT PENGHITUNG OTOMATIS BERBASIS ARDUINO NANO MENGGUNAKAN SENSOR INFRAMERAH PADA PRODUKSI ROTI TAWAR Mukhlison; Sri Widoretno; Ava Muhamad Alsa Fahri Mahardika
Jurnal Qua Teknika Vol 14 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v14i1.3495

Abstract

Bread is a staple food that is often consumed by Indonesian people and is made from wheat flour. In Indonesia, there are many small-scale bakery industries that continue to thrive despite the economic crisis. Seeing the rapid development of the bakery industry, product innovation is needed to improve business. One of them is making bread products with various variations. Not only that, bread industry entrepreneurs must know the latest trends and technology so they can adapt to current developments. Production of bread in large quantities means that bread calculations require a fast time, so producers must have tools that can increase effectiveness in production. Manufacturers need tools to count hundreds, thousands or even millions of goods. So this final project will design a conveyor belt and automatic counting device based on Arduino Nano using infrared sensors for the production of white bread. This prototype utilizes Arduino Nano and Arduino Nano components, Servo Motor, Ultrasonic Sensor, 20 x 4 LCDD, and a drive system in the form of a conveyor. It was then concluded that with this tool, the effectiveness of calculating bread production would increase, and shorten the time for producers and workers in calculating the amount of product produced.
MENINGKATKAN KETAHANAN EKONOMI MASYARAKAT DAN SUMBER DAYA MANUSIA DI KELURAHAN SRENGAT Sri Widoretno; Andi Abrianto; Raka Lidra Putra; Fajar Putri Fismawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2022): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.774 KB) | DOI: 10.58169/jpmsaintek.v1i3.25

Abstract

Jurnal ini meneliti tentang program kegiatan yang dilaksanakan sebagai solusi atas permasalahan yang terjadi di sebuah wilayah, tepatnya di Kelurahan Srengat, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Pada April tahun 2022, Indonesia dihebohkan dengan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) adalah infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular. Penyakit ini menyerang semua hewan berkuku belah/genap, seperti sapi, kerbau, babi, kambing, domba, termasuk juga hewan liar seperti gajah, rusa dan sebagainya, sehingga memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Untuk menunjang kegiatan yang berkaitan dengan cara mengatasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, dilakukan sosialisasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada warga. Memandang permasalahan lain yang terjadi, pada penelitian ini juga dilakukan cek kesehatan secara gratis mulai kalangan anak-anak hingga dewasa guna menunjukan pentingnya menjaga kesehatan. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan cek asam urat, kolesterol dan gula darah dengan diskon 15%. Penelitian ini juga ditujukan sebagai solusi atas salah satu bidang usaha dalam perekonomian nasional yaitu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Menanggapi masalah yang terjadi pada UMKM, sosialisasi digital marketing pun diselenggarakan untuk warga. Digital marketing merupakan salah satu teknologi informasi yang saat ini berkembang pesat, yaitu dengan memanfaatkan sosial media yang dianggap sangat berpotensi dalam mendorong kinerja sebuah bisnis. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran secara menyeluruh mengenai ketahanan ekonomi dan sumber daya manusia melalui program yang dilaksanakan.
TEKNOLOGI PAKAN KUCING OTOMATIS DENGAN SISTEM BUKA TUTUP MENGGUNAKAN DINAMO, SERVO, DAN SENSOR LIMIT SWITCH BERBASIS ARDUINO UNO Mukhlison; Sri Widoretno; Iftah Anjani Putra
Jurnal Qua Teknika Vol 14 No 02 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v14i02.3494

Abstract

Pet welfare is a human right that belongs to the animal itself. However, this does not get enough attention from the public or pet owners. Judging from the owner's lack of knowledge of the pets they own and the lack of facilities that support the welfare of the pets themselves. Inefficient and ineffective feeding of cats will affect the animal's diet. Because irregular eating patterns can cause digestive disorders in cats. For this reason, an automatic mechanism is needed that can be used to help feed pets according to the right time and dose. So that this final project will design and build an Automatic Cat Feeding Tool with an Open and Close System Using a Dynamo, Servo, and Sensor Limit Switch which is composed of several connected programs and is based on Arduino Uno. With the existence of an automatic cat feeding device, it is hoped that it can overcome the problems faced by cat owners. Apart from that, it can also save costs, increase the time and energy efficiency of cat owners, and can create a sense of calm for cat owners when leaving their pets at home even without full supervision
Peningkatan pemahaman dan kualitas Lesson Plan guru melalui Inquiry Collaborative Learning (ICL) Prayitno, Baskoro Adi; Sri Widoretno; Bowo Sugiharto; Chandra Adi Prabowo; Dwi Oetomo; Faturrahim, Muhammad Ilham; Aprilia, Nur Isna; Chasanah, Elisa Hidayatul; Ismara, Viana; Kartika, Rahma Eka
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 5 No 2 (2024): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v5i2.28062

Abstract

Inquiry Collaborative Learning (ICL) is a learning model based on the scientific method, enhanced by collaborative elements. This model aims to encourage students not only to memorize scientific concepts but also to understand scientific processes and the attitudes of scientists. This activity aimed to evaluate the impact of training, modeling, and mentoring in implementing ICL on teachers' understanding and the quality of ICL-based lesson plans in Ngawi Regency. The program involved 80 participants, comprising 70 teachers from the IPA MGMP and 10 members of the implementing team, representing 13 public and 47 private Islamic junior high schools. The activities were conducted using a blended learning approach, including theoretical training, modeling, online mentoring for lesson plan development, and classroom implementation of ICL. The results showed a significant improvement in teachers' understanding, from 60% before the program to 85% afterward. The quality of lesson plans also improved in terms of setting learning objectives, analyzing the structure and flow of materials, designing active learning-based teaching scenarios, and evaluating the learning process. These findings affirm that ICL-based training, modeling, and mentoring effectively enhance teachers' understanding and skills in implementing scientific process-based teaching
TANTANGAN MENGGUNAKAN LITERASI SAIN DALAM PEMBELAJARAN Sri Widoretno
SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 1 (2022): SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/sembio.v1.2276

Abstract

Literasi diperlukan untuk mengkostruksi dan mengevaluasi sains melalui keaksaraan dasar, sehingga memperoleh keterampilan untuk memproses dan menggunakan kata. Pengetahuan tentang literasi yang memuat konten, pemahaman dan praktek ilmiah, diperlukan karena mengidentifikasi berbagai interaksi dengan berbagai macam informasi untuk mengambil keputusan, khususnya dalam mengembangkan kompetensi guru yang berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa. Literasi dan kompetenensi guru sangat berkaitan dengan pilar pembelajaran TPACk, namun untuk menerapkan literasi dengan maksimal dalam proses pembelajaran memerlukan monitoring dan assessment sesuai dengan dinamika dan kebutuhan di eranya.
SISTEM KUNCI PINTU OTOMATIS BERBASIS RASPBERRY PI 4B DENGAN METODE IMAGE RECOGNITION UNTUK PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN OPENCV Noormalasari, Audrey Berlian; Noormalasari, Audrey; Sri Widoretno
Jurnal Qua Teknika Vol 16 No 01 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v16i01.5223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem kunci pintu otomatis berbasis face recognition menggunakan Raspberry Pi 4 dan library OpenCV. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan keamanan rumah dengan memanfaatkan teknologi biometrik yang hanya memberikan akses kepada individu yang telah terverifikasi melalui pengenalan wajah. Penelitian ini merupakan pengembangan dari sistem sebelumnya yang menggunakan ESP32-CAM, yang memiliki keterbatasan dalam hal performa komputasi dan kestabilan pengolahan citra. Dengan menggunakan Raspberry Pi 4 dan kamera Pi Cam V3, sistem mampu melakukan deteksi dan pengenalan wajah secara real-time dengan kualitas citra yang lebih baik dan kecepatan pemrosesan yang lebih tinggi. Tahapan utama penelitian meliputi akuisisi citra, preprocessing citra, face encoding, serta pengenalan wajah. Output dari sistem ini mengendalikan solenoid door lock sebagai aktuator pintu otomatis. Selain itu, sistem dilengkapi dengan integrasi bot Telegram yang memungkinkan kontrol pintu dan pengiriman notifikasi status secara jarak jauh dan real-time melalui perangkat seluler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengenali wajah pengguna terdaftar dengan tingkat akurasi tinggi serta menolak wajah yang tidak dikenali. Dengan memanfaatkan kemampuan komputasi Raspberry Pi 4, pustaka OpenCV, dan fitur komunikasi Telegram, sistem ini memberikan solusi keamanan rumah yang cerdas, modern, dan efektif.
OTOMASI PENYIRAMAN TANAMAN BAWANG MERAH MENGGUNAKAN METODE LOGIKA FUZZY DENGAN SISTEM KONTROL JARAK JAUH Perlista Widyla, Puja; Sri Widoretno
Jurnal Qua Teknika Vol 16 No 01 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v16i01.5225

Abstract

Perkembangan teknologi memberi banyak manfaat di berbagai bidang, termasuk pertanian. Penelitian ini merancang sistem penyiraman otomatis untuk budidaya bawang merah dengan metode logika fuzzy tipe Sugeno, sehingga penyiraman dapat berjalan otomatis sesuai kondisi suhu dan kelembaban tanah. Mikrokontroler ESP32 digunakan sebagai pusat kendali, dengan sensor suhu DHT11 dan sensor kelembaban tanah untuk membaca kondisi lingkungan. Contoh penerapan, saat suhu 31°C dan kelembaban tanah 35%, pompa menyiram selama 4000 milidetik. Sebaliknya, pada suhu 26°C dengan kelembaban 55%, durasi penyiraman dipersingkat menjadi 1000 milidetik. Ini menunjukkan sistem dapat menyesuaikan durasi penyiraman secara efisien. Hasil pengujian membuktikan perangkat bekerja baik: pompa aktif saat tanah kering dan berhenti ketika cukup lembab. Sistem juga bisa dipantau dan dikendalikan jarak jauh melalui aplikasi smartphone. Dengan alat ini, penggunaan air lebih hemat dan pertumbuhan bawang merah lebih optimal.