Farabi, Muhammad Nadzif Zaky El
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Praktik Seks Virtual pada Pasangan Pernikahan Jarak Jauh (Studi Kasus Mahasiwa Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i Jember) Ramadhan, Abdul Rahman; Ali, Abdan Mukhlis; Hasan; Farabi, Muhammad Nadzif Zaky El; Wijayanto, Wahyu
MAHAKIM Journal of Islamic Family Law Vol 8 No 1 (2024): January 2024
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/mahakim.v8i1.371

Abstract

Beberapa pasangan pernikahan terpaksa harus terpisahkan jarak disebabkan berbagai faktor. Pernikahan jarak jauh merupakan situasi disaat pasangan terpisah secara fisik. Seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi, pasangan yang terpisah oleh ribuan kilometer kini dapat menjaga keterhubungan melalui berbagai platform digital. Salah satu aspek yang semakin mencuat dalam konteks ini adalah praktik seks virtual. Seks virtual merupakan suatu aktivitas penggunaan internet untuk aktivitas kesenangan seksual yang terkadang diikuti oleh masturbasi. Meskipun dianggap sebagai sesuatu yang solutif, praktik ini memunculkan pertanyaan esensial tentang etika, moralitas, dan nilai-nilai agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan pendapat ulama kontemporer, dan pandangan mahasiswa STDI Imam Syafi'i Jember tentang seks virtual, serta solusi bagi pasangan pernikahan jarak jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pandangan mahasiswa STDI Imam Syafi'i Jember tentang seks virtual pada pasangan pernikahan jarak jauh terbagi menjadi pandangan positif dan pandangan negatif. Pandangan positif meliputi sesuatu yang boleh antara suami-istri, perbuatan yang sah dilakukan, dan aman dari segi privasi. Adapun pandangan negatif meliputi sesuatu yang tabu, tidak etis dan menyalahi etika, dan tidak aman terhadap kebocoran data.
The Obligation of Hijab in the Perspective of Maqasidi Interpretation: A Critical Study of Gender Equality Perspectives: فريضة الحجاب من منظور التفسير المقاصدي: دراسة نقدية لوجهة نظر المساواة بين الجنسين Ramadhan, Abdul Rahman; Farabi, Muhammad Nadzif Zaky El; Zain, Bayu Rizky Fachri; Nugroho, Kevin Zidane; Kurniawan, Nabil Rasheed; Alkhalidi, Aminullah
ZAD Al-Mufassirin Vol. 7 No. 2 (2025): Zad Al-Mufassirin December 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) ZAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55759/zam.v7i2.256

Abstract

The debate over the hijab obligation for Muslim women has long been a pivotal issue in religious and social discussions. The hijab requirement is often seen as a gender restriction and is sometimes rejected in the context of gender equality. This study aims to examine the wisdom behind the hijab obligation from a maqasid sharia perspective, while critiquing common misconceptions related to gender equality. This qualitative research utilizes secondary data, gathered through literature reviews from books, journals, and scientific articles related to Qur'anic interpretation and maqasid sharia. Content analysis is employed to explore the meanings and wisdom of the hijab obligation. The results show that the hijab is not merely a religious command but also encompasses profound social and spiritual purposes. The study concludes that a maqasid sharia approach provides a broader understanding of the hijab’s function, portraying it as a form of protection and respect for Muslim women..