Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SSC (Smart Shore Connection ): Inovasi suplai kapal berbasis energi terbarukan guna mengefisiensikan emisi dan biaya pelayaran Novandi, Faris; Amrullah, Romanda Annas; Lazim, Ahmad; Pratama, Rizki Adi; Azizah, Dhea Putriana Cahya
Jurnal Teknologi Cerdas Vol. 2 No. 1 (2025): JTC - April
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/wne9ss09

Abstract

In today's era, environmental quality has become a strategic global issue. Based on IQAir 2023 data, air quality in Jakarta is in a dangerous condition. In this case, sea transportation is a global contributor to Tanjung Priok Port. This is due to the use of fuel that does not comply with SOP. SSC (Smart Shore Connection) is an innovation in providing onshore electricity services to meet the needs of ship engines when docking and loading and unloading. This innovation is integrated with an electricity control application with the main electricity source coming from a hybrid of PLTS and PLTA with a switch controller mechanism. In operation, the results of the stored electricity generation are connected with a power delivery cable to the ship's engine room. Mathematically, the implementation of SSC is able to reduce emissions in the Tanjung Priok Port area by 82.71% and the value of operational cost savings is 35.9%. With this proposed innovation, it is expected to reduce air pollution in the Jakarta area so that a healthier environment is formed. In addition, ship operational costs can be reduced and will also have an impact on the welfare and smoothness of logistics in Indonesia.
Pengembangan Simulator untuk Menentukan Jarak Tempuh dan Arah Haluan Kapal Berbasis Peta Digital Web Purba, Damoyanto; Novandi, Faris; Arleny, Arleny
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 2 (2017): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v29i2.522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran simulator yang berkualitas baik. Media pembelajaran simulator berupa software digunakan untuk menentukan jarak dan arah haluan kapal yang di desain menyerupai alat navigasi ECDIS (Electronic Chart Display and Information System). Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (RdanD) dengan metode pengembangan menggunakan model Borg dan Gall (1983) yang dimodifikasi. Pengembangan media pembelajaran simulator terdiri atas 4 tahap yaitu 1) Studi Pendahuluan, 2) Tahap Desain, 3) Tahap Validasi dan Revisi, 4) Ujicoba dan Revisi, denagan subjek penelitian taruna diploma 3 jrurusan nautika. Data hasil penelitian diperoleh sebagai berikut:  Hasil validasi media simulator mendapat skor minimal 3 untuk setiap aspek, validasi keakuratan perhitungan simulator dibandingkan dengan ECDIS didapatkan rata-rata eror dan presentase eror jarak tempuh adalah -0,06 dan 0,072%, rata-rata eror dan presentase eror arah haluan adalah 0,06 dan 0,16%. Kemampuan dosen menggunakan simulator mendapat skor minimal 3 untuk setiap aspek, aktivitas taruna sesuai dengan waktu ideal, banyak respon positif taruna 87,5%, Hasil belajar taruna lulus kompetensi sebanyak 26 dan tidak lulus kompetensi sebanyak 4, ketuntasan hasil belajar secara klasikal adalah 87%. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa media simulator berkualitas baik.
Pengembangan Simulator untuk Menentukan Jarak Tempuh dan Arah Haluan Kapal Berbasis Peta Digital Web Purba, Damoyanto; Novandi, Faris; Arleny, Arleny
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 2 (2017): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v29i2.522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran simulator yang berkualitas baik. Media pembelajaran simulator berupa software digunakan untuk menentukan jarak dan arah haluan kapal yang di desain menyerupai alat navigasi ECDIS (Electronic Chart Display and Information System). Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (RdanD) dengan metode pengembangan menggunakan model Borg dan Gall (1983) yang dimodifikasi. Pengembangan media pembelajaran simulator terdiri atas 4 tahap yaitu 1) Studi Pendahuluan, 2) Tahap Desain, 3) Tahap Validasi dan Revisi, 4) Ujicoba dan Revisi, denagan subjek penelitian taruna diploma 3 jrurusan nautika. Data hasil penelitian diperoleh sebagai berikut:  Hasil validasi media simulator mendapat skor minimal 3 untuk setiap aspek, validasi keakuratan perhitungan simulator dibandingkan dengan ECDIS didapatkan rata-rata eror dan presentase eror jarak tempuh adalah -0,06 dan 0,072%, rata-rata eror dan presentase eror arah haluan adalah 0,06 dan 0,16%. Kemampuan dosen menggunakan simulator mendapat skor minimal 3 untuk setiap aspek, aktivitas taruna sesuai dengan waktu ideal, banyak respon positif taruna 87,5%, Hasil belajar taruna lulus kompetensi sebanyak 26 dan tidak lulus kompetensi sebanyak 4, ketuntasan hasil belajar secara klasikal adalah 87%. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa media simulator berkualitas baik.
Implementasi Inaportnet Terhadap Efisiensi Waktu dan Proses Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar di KSOP Kelas III Rangga Ilung Iqbal, Muhammad Iqbal Fahrozy; Rahmawati, Maulidiah; Gupron, Akhmad Kasan; Novandi, Faris
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 26 No. 1 (2025): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v26i1.442

Abstract

Penelitian ini menganalisis efisiensi implementasi Inaportnet dalam penerbitan Surat Perstujuan Berlayar (SPB). Inaportnet, platform digital administrasi pelayaran, dirancang untuk mengatasi kendala operasional pelabuhan. Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, data diperoleh melalui wawancara dengan perwakilan keagenan kapal dan KSOP, serta kuesioner kepada 30 responden keagenan kapal. Hasil studi ini menunjukkan peningkatan signifikan efisiensi waktu dan proses penerbitan SPB pasca-implementasi Inaportnet di KSOP Kelas III Rangga Ilung. Hal ini dibuktikan melalui wawancara yang menunjukkan transisi dari proses manual yang tidak menentu menjadi digital dan stabil, serta uji Paired Sample T-test (thitung (7,87) > ttabel (2,05)), menolak H0. Kendala yang ditemukan meliputi kesalahan input data pengguna dan gangguan teknis sistem. Oleh karena itu, direkomendasikan pengembangan layanan, penyempurnaan infrastruktu, serta peningkatan kapasitas penggunadan petugas